Pages

Showing posts with label July 14. Show all posts
Showing posts with label July 14. Show all posts

Saturday, July 13, 2019

Kecewa Jadi Alasan Laurent Koscielny Ingin Pindah dari Arsenal

3 Manfaat yang Didapat Anak Ketika Bosan

La Liga Catat Rekor Baru soal Transfer Pemain

Pangdam: Pencarian Heli Hilang di Oksibil Papua Terus Dilakukan 

Liputan6.com, Jakarta - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring menegaskan, pencarian helikopter MI 17 nomor seri HA-5138, yang hilang kontak di Pegunungan Oksibil Papua, terus dilakukan.

"Untuk helikopter, sampai kini belum ditemukan, bersabar. Tapi tetap kami lakukan pencarian," kata Yosua Pandit dikutip dari Antara, Papua, Sabtu 13 Juli 2019.

Menurut dia, cuaca di Papua sangat ekstrem dengan hutan di pedalaman yang sangat lebat dan kontur pegunungan yang menjulang dan curam.

"Dari 2004 hingga kini, kalau tidak salah ada delapan pesawat, termasuk heli yang jatuh di pedalaman Papua, yang beberapa di antaranya hingga kini tidak ditemukan," katanya.

Dia mencontohkan, pilot Policarpus pernah jatuh bersama pesawatnya di daerah Pegunungan Bintang dan itu pun memerlukan waktu untuk mencarinya.

"Kalau tidak salah itu 32 hari baru Policarpus keluar atau ditemukan di hutan. Tapi, soal Heli MI 17, kami tetap semangat untuk mencari hingga ditemukan," katanya.

Ketika ditanya soal jumlah senjata api yang dibawa kru helikopter dan lima personel Satgas Pamtas 725/WRG yang ikut hilang kontak, dan dikhawatirkan ditemukan oleh oknum tidak bertanggung jawab atau dari KKSB, Yosua enggan menyebutkan jumlahnya.

"Ini soal resiko dalam suatu operasi. Kalau pesawat jatuh, kami tidak tahu. Itukan asumsi dari Anda (wartawan), belum tentu juga ditemukan, buktinya pesawat heli Super Puma milik TNI AU, jatuh itu 2,5 tahun baru ditemukan, dan manusianya dalam keadaan utuh (termasuk senjata api)," katanya.

"Jadi, jangan dulu berandai-andai, diambil oleh pihak seberang. Itu prematur," katanya lagi.

2 dari 3 halaman

Bawa 12 Penumpang

Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 yang membawa 12 penumpang beserta kru yang sebelumnya terbang ke Okbibab untuk melakukan pengiriman logistik kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.

Okbibab, merupakan salah satu distrik atau kecamatan di Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini (PNG). Sekitar pukul 11.44 WIT helikopter terbang ke Jayapura dan sesaat setelah terbang, yakni pukul 11.49 WIT pilot sempat mengucapkan “terima kasih” setelah melaporkan terbang di ketinggian 7.800 feet, 6 notical mile ke utara.

Adapun nama anggota satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 725/WRG yang ikut dalam helikopter tersebut yaitu Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin dan Prada Tegar Hadi Sentana.

Sedangkan nama-nama awak helikopter tersebut yaitu Kapten (Cpn) Aris (pilot), Lettu (Cpn) Bambang (pilot), Lettu (Cpn) Ahwar (co pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo dan Pratu Aharul

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2leeAYY
July 14, 2019 at 07:44AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2leeAYY
via IFTTT

Kedatangan Antoine Griezmann Jadi Solusi Masalah di Barcelona?

Pakar Mikroekspresi: Spontanitas dan Gaya Kasual Prabowo Menunjukkan Ketulusan

Saat Karier Nurdin Basirun Kandas di Tangan KPK

Terlalu Individualis, Gelandang Persija Banjir Kritikan

Meski Tanpa Bantuan PBB, AS-Guatemala Upayakan Kesepakatan Suaka

Ada Rumah Hantu di Sunrise Hill Gedong Songo Semarang

3 Pemain Yang Masih Dibutuhkan Barcelona Setelah Dapatkan Griezmann

Kodam Cenderawasih Bantah Helikopter MI-17 yang Hilang Angkut Bronjong

Liputan6.com, Papua - Pihak Kodam XVII Cenderawasih membantah terkait informasi helikopter MI 17 membawa bronjong saat dilaporkan hilang dalam penerbangan Oksibil-Sentani, 28 Juni 2019.

"Tidak benar saat insiden terjadi helikopter milik TNI AD membawa bronjong," kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhammad Aidi kepada Antara, Sabtu (14/7/2019) di Jayapura.

Dijelaskan, dari laporan yang diterimanya, helikopter tersebut memang membawa bronjong sebelum mengalami insiden dan sudah diturunkan sebelumnya di Oksibil.

Namun tidak diketahui dengan pasti dari mana asal bronjong tersebut, aku Aidi seraya menambahkan saat terbang dari Sentani ke Oksibil membawa 10 ton bama.

"Kemungkinan bronjong tersebut dibawa dari Okbibab ke Oksibil, namun yang pasti saat kembali terbang dari Oksibil ke Sentani tidak membawanya," tegas Aidi.

Ketika ditanya apakah sudah ada titik terang dalam pencaharian, mantan Waas Intel Kodam XVII Cendrawasih itu, Kol Inf Aidi mengaku belum ada informasi pasti tentang keberadaan helikopter MI 17 yang membawa 12 penumpang dan crew.

Pencaharian masih terus dilakukan baik melalui udara maupun darat, kata Kol Inf Aidi.

Bronjong atau gabions adalah kotak yang terbuat dari anyaman kawat baja berlapis seng yang pada penggunaannya diisi bebatuan untuk mencegah erosi yang dipasang pada tebing-tebing, tepi-tepi sungai, yang proses pembuatannya menggunakan mesin.

Helikopter MI 17 dengan nomor penerbangan HA-5138 hilang kontak dalam penerbangan Oksibil-Sentani, Jumat (28/6).

Saksikan video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2O3EBrQ
July 14, 2019 at 07:00AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2O3EBrQ
via IFTTT

Perlu Tahu, Ini Beda Eustres dan Distres