Pages

Showing posts with label 2019 at 07:16AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:16AM. Show all posts

Thursday, December 5, 2019

Top 3 News: Penghina Ma'ruf Amin Ditangkap

Liputan6.com, Jakarta - Beredar sebuah video yang memperlihatkan Habib Ja'far Shoqid bin Sholeh Alattas menghina Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat ceramah.

Dalam video tersebut Ja'far menyamakan Ma'ruf Amin dengan murid Nabi Musa AS yang diubah menjadi binatang lantaran menjual agama demi duniawi.

Atas perbuatannya, pelaku penghinaan terhadap Ma'ruf Amin tersebut ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Polri di kediamannya, Kamis dini hari, 5 Desember 2019. 

Di sisi lain, mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla bersama sang istri, Mufidah Kalla  bertolak ke Padang, Sumatera Barat untuk menerima gelar Doktor Kehormatan bidang pendidikan dari Universitas Negeri Padang.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memiliki cara tersendiri membenahi perusahaan milik negara ini.

Salah satu kebijakannya yang mendapat respons positif dari publik adalah melakukan bersih-bersih di deputi kementerian dan memangkas eselon.

Lantas apa saja kebijakan Erick Thohir selama sebulan terkahir ?

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Jumat, 7 Desember 2019:

2 dari 5 halaman

1. Jafar Shodiq bin Sholeh Alattas yang Diduga Hina Ma'ruf Amin Ditangkap Polisi

Direktorat Tindak Pidana Siber Polri menjemput Ja'far Shodiq bin Sholeh Alattas di kediamannya, Kamis dini hari. Ketua RT setempat Witutu turut menyaksikan penangkapan tersebut. 

Witutu mendampingi kepolisian mendatangi rumah Ja'far Shodiq pukul 23.30 WIB di Jalan Tipar Tengah Mekarsari, Cimanggis Kota Depok.

"Polisi menanyakan ada enggak warga saya yang bernama Ja'far Shodiq, ya kebetulan kan rumahnya dia sama saya dekatan. Saya antar polisi ke rumah beliau (Ja'far Shodiq)," ucap Witutu saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019. 

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Habib Ja'far Shodiq bin Sholeh Alattas menghina Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat ceramah. Video ceramah itu diunggah di laman berbagi video oleh akun Chanel habib ja'far shodiq bin sholeh alattas.

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Jusuf Kalla Ajak Rombongan Eks Menteri ke Padang, Ada Apa?

Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Muhammad Jusuf Kalla, bertolak ke Padang, Sumatera Barat. Pria yang akrab disapa JK ini akan menerima gelar Doktor Kehormatan bidang pendidikan dari Universitas Negeri Padang.

Pantauan Liputan6.com, JK bersama sang istri Mufidah Kalla, tiba di Bandara Udara Minangkabau, pukul 08.00 WIB. JK bertolak dari Lanud Halim Perdana Kusuma dengan menumpang Boeing 737 milik TNI AU.

Sebelumnya, JK pada September 2011, juga telah mendapatkan gelar doktor kehormatan keempatnya dari Universitas Hasanudin Makassar bidang perekonomian dan politik.

Saat ditanya komentarnya, dia berpesan agar politikus jangan pernah memberikan jualan politik yang berisi janji-janji, tetapi bagaimana masyarakat adil dan sejahtera terwujud.

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Kebijakan Erick Thohir Setelah Sebulan Jadi Menteri BUMN

Sudah lebih dari satu bulan lamanya Erick Thohir menjabat sebagai Menteri BUMN menggantikan Rini Soemarno. Erick menggantikan Rini dan dipilih langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mendampinginya pada periode kedua pemerintahannya.

Ketika baru pertama kali dilantik pada Rabu, 23 Oktober 2019 lalu, Erick Thohir langsung menggelar rapat internal Kementerian BUMN bersama para deputi serta pejabat terkait.

Kala itu, Erick meminta kepada masyarakat untuk memberinya waktu guna mempelajari seluk-beluk BUMN secara keseluruhan.

Hal tersebut mengingat dari key performance index atau KPI yang disusun harus dipelajarinya lagi terkait sinkronisasi hal-hal mana yang bisa diselesaikan dalam waktu beberapa bulan atau bahkan hal-hal yang membutuhkan waktu lebih dari setahun.

Setelah sebulan menjabat, berbagai kebijakan telah dan akan dilakukan Erick Thohir. Apa sajakah itu? 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/34X3qKm
December 06, 2019 at 07:16AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/34X3qKm
via IFTTT

Tuesday, December 3, 2019

Airlangga Ungkap Alasan Bamsoet Mundur dari Bursa Calon Ketum Partai Golkar

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto membantah pertemuan dengan Bambang Soesatyo (Bamsoet) berkat campur tangan istana.

Pertemuan bersama Luhut Binsar Panjaitan di Kemenko Kemaritiman itu membuat Bamsoet mundur dari bursa calon ketua umum Partai Golkar.

"Pertemuan tadi tidak ada (intervensi Istana) karena saya breakfast sama Pak Bambang," kata Airlangga di Hotel Ritz-Carlton Kuningan, Jakarta, Selasa 3 Desember 2019.

Airlangga mengatakan, keputusan Bamsoet yang mundur dari bursa calon ketum Golkar berkat komunikasi dengan senior Golkar. Mulai dari Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Akbar Tanjung, sampai Agung Laksono.

"Sebetulnya kita sudah berkonsultasi," kata Menko Perekonomian itu.

Airlangga mengatakan bahwa dengan mundurnya Bamsoet, maka bakal ada musyawarah mufakat. Dia pun mengatakan proses tersebut tetap demokratis.

"Kita hanya mengedepankan dalam proses demokrasi musyawarah mufakat itu menjadi yang prioritas. Kalau itu bisa dicapai kita lanjutkan saja," ucapnya.

2 dari 3 halaman

Bamsoet Mundur

Sebelumnya, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan mundur dari persaingan calon ketua umum Partai Golkar.

Pernyataan mundur Bamsoet ini disampaikan usai bertemu dengan sejumlah senior Golkar, salah satunya Luhut Binsar Pandjaitan.

Bamsoet mengatakan, keputusannya untuk mundur berdasarkan nasihat para seniornya. "Saya tidak bisa lawan nasihat senior saya," kata Bamsoet saat ditanya alasannya mundur di Kemenko Kemaritiman, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa 3 Desember 2019.

Dia berharap keputusannya ini dapat membuat makin maju dan tetap solid. "Ini Untuk jaga persatuan dan mendengarkan saran, pendapat, nasihat senior," ucap dia.

Bamsoet mengatakan, tindakannya bertemu dengan para senior merupakan salah satu cara dan kultur di golkar dalam menyelesaikan permasalahan internal.

"Inilah cara Partai Golkar selesaikan masalah. Ketika senior kumpul dan sampaikan saran, pendapat, kami yang muda akan patuh. Inilah cara Golkar menyelesaikan masalah setajam apapun," ucap Ketua MPR ini.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OMlyAQ
December 04, 2019 at 07:16AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2OMlyAQ
via IFTTT

Monday, November 18, 2019

Menpan RB: Perampingan Birokrasi Tidak Sampai Daerah

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa reformasi birokrasi merupakan bentuk perampingan birokrasi.

"Perampingan ya bukan pemangkasan yang dilaksanakan secara teliti, secara hati-hati, secara cermat. Yang diawali oleh KemenpanRB," kata dia usai rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPR RI di Komplek Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Menurut Tjahjo, beberapa jabatan di pemerintahan akan dirampingkan. Namun begitu, beberapa jabatan di tingkat daerah, tidak mengalami perampingan birokrasi.

"Seperti kepala kantor, seperti camat, kepala kelurahan, kemudian satker-satker yang fungsinya melayani itu tidak dirampingkan," ucap dia.

Menurut Tjahjo tujuan perampingan yang dihendaki Presiden Joko Widodo atau Jokowi ialah guna memudahkan pelayanan masyarakat secara cepat. "Yang kedua adalah dalam rangka untuk bisa memberikan izin kepada investor baik pusat, daerah maupun ke luar negeri sehingga perubahan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bisa terpenuhi," kata dia.

2 dari 3 halaman

Surat Edaran Peyederhanaan Birokrasi

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo telah telah menandatangani Surat Edaran (SE) Nomor 393 Tahun 2019 tentang Langkah Strategis dan Konkret Penyederhanaan Birokrasi.

SE tersebut membahas sembilan langkah strategis dan konkret dalam penyederhanaan birokrasi. Langkah dimulai dengan mengidentifikasi eselon III, IV, dan V yang dapat disederhanakan dan pemetaan jabatan pada unit kerja yang terdampak peralihan.

Dilaporkan setkab.go.id, hasil identifikasi dan pemetaan jabatan eselon harus disampaikan kepada Menteri PAN-R dalam bentuk softcopy selambat-lambatnya pada minggu keempat bulan Desember 2019.

Proses transformasi jabatan struktural ke fungsional dilakukan berdasarkan hasil pemetaan, dan menurut SE Menteri PANRB ini, dilaksanakan paling lambat minggu keempat Juni 2020.

Langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk penyederhanaan eselon pada pidato pelantikannya bulan lalu. Presiden menyebut hanya ingin ada dua eselon saja.

Kementerian PANRB juga akan melakukan penyelarasan kebutuhan anggaran pada jabatan yang terdampak penyederhanaan birokrasi. Para pimpinan instansi pun diminta melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai terkait.

"Hal ini dilakukan agar setiap pegawai dapat menyesuaikan diri dengan struktur organisasi yang dinamis, agile (lincah), dan profesional untuk meningkatkan kinerja organisasi dan pelayanan publik," demikian bunyi SE tersebut.

Adapun tata cara pengalihan jabatan Struktural Eselon III, IV, dan V menjadi jabatan fungsional, menurut SE ini, diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri PANRB melalui pengangkatan inpassing/penyesuaian ke dalam jabatan fungsional secara khusus.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CXK0Za
November 19, 2019 at 07:16AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2CXK0Za
via IFTTT

Wednesday, November 13, 2019

Polisi Buru Satu Orang Terkait Bom Bunuh Diri di Medan

Liputan6.com, Jakarta - Polisi masih memburu satu orang terkait kasus bom bunuh diri yang terjadi di Markas Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu 13 November 2019.

Wakil Kepala Polda Sumatera Utara, Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pihaknya telah mengantongi identiasi dari orang yang diburu tersebut. Orang tersebut diduga kenal dengan terduga pelaku bom bunuh diri berinisial RMN (24).

Ia mengatakan, mereka telah menggeledah satu rumah di Belawan yang diduga merupakan orang tersebut.

"Kami sudah mengantongi identitas imam dari terduga pelaku," kata Mardiaz seperti dilansir dari Antara, Kamis (14/11/2019).

Sebelumnya, ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Medan, Jalan HM Said, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Pelaku disebut-sebut menggunakan atribut ojek online (ojol) dalam menjalankan aksinya. Pelaku masuk dari pintu depan Mapolrestabes Medan kemudian meledakan diri di sekitar kantin Mapolrestabes Medan.

Seorang saksi mata bernama Lila Maya Sari mneyebut, sebelum ledakan bom terjadi, banyak masyarakat sedang mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Mapolrestabes Medan.

"Saya sedang antre ngurus SKCK. Tiba-tiba terjadi ledakan, kuat. Ada asap putih, dan saya langsung teriak 'ada bom'," ujarnya, Rabu 13 November 2019.

Satu Pelaku Masih Dikejar

Terduga Teroris Blitar Berprofesi Sebagai Penjual Tabung Elpiji
Ilustrasi Densus 88 Antiteror 88 Polri, Foto: Antaranews.com

Sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud Md mengatakan masih ada satu pelaku pengeboman di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019). Pelaku itu, kata dia, masih dalam pengejaran.

"Penanganan soal bom yang saat ini sudah diketahui pasti korban jiwa ada satu pelaku, dan empat aparat kita dari Polisi yang satu dari orang biasa (luka-luka). Yang satu bombernya lari dan masih pengejaran," kata Mahfud di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 13 November 2019.

Sementara Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan, pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, menyembunyikan bom di bagian tubuhnya. Bukan dibawa menggunakan tas atau alat bantu lain.

"Di tubuh. Dililit di tubuh," tutur Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 13 November 2019.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CJ6SvC
November 14, 2019 at 07:16AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2CJ6SvC
via IFTTT

Tuesday, November 12, 2019

7 Pesona Reza Zakarya, Komentator D'Academy Asia 5 yang Curi Perhatian

Liputan6.com, Jakarta Ajang Dangdut Academy Asia kembali di gelar. Bahkan di ajang D’Academy Asia 5 kali ini diikuti beberapa peserta dari tujuh negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, Singapura, Timor Leste dan Filipina.

Tak hanya para peserta saja yang menjadi sorotan, akan tetapi para juri di ajang D’Academy Asia 5 juga jadi perhatian masyarakat, salah satunya ialah Reza Zakarya. Pria yang pernah mengikuti ajang yang sama di musim ketiga ini dipercaya untuk menjadi salah satu komentator di D’Academy Asia 5.  

Ia juga mengaku tak menyangka mendapat kepercayaan sebagai salah satu komentator.

“Enggak, masih nggak nyangka dan nggak percaya sama sekali, tapi waktu pertama dikasih tau pun Reza sampai ngomong alasannya apa sampai saya yang dipilih," ujar Reza Zakarya seperti yang dikutip Liputan6.com dari Kapanlagi.com pada Selasa (12/11/2019).

Tak hanya dikenal sebagai salah satu penyanyi dangdut bertalenta saja. Pria kelahiran Surabaya, 12 Mei 1989 ini juga dikenal karena pesonanya. Ia pun cukup sering mengunggah berbagai aktivitasnya di akun Instagram @reza_zakarya_daa.

Dirangkum Liputan6.com dari akun Instagram @reza_zakarya_daa, Selasa (12/11/2019) berikut ini beberapa pesona dari Reza Zakarya yang ditunjuk sebagai komentator di D’Academy Asia 5.

2 dari 8 halaman

1. Dipercaya menjadi komentator D’Academy Asia 5, Reza pun berada di bidang vocal dan aransemen.

3 dari 8 halaman

2. Reza juga cukup aktif membagikan berbagai kegiatannya di akun Instagram.

4 dari 8 halaman

3. Tak hanya aktif menjadi pedangdut saja, akan tetapi ia pun pernah menjajal dunia akting loh.

5 dari 8 halaman

4. Tak hanya pandai bernyanyi dangdut saja, akan tetapi Reza juga berhasil memukau penonton dengan bernyanyi lagu pop.

6 dari 8 halaman

5. Sebelum mengikuti ajang pencarian bakat, Reza cukup aktif tampil dalam festival menyanyi hingga cover lagu di channel YouTube.

7 dari 8 halaman

6. Sebelum mengikuti D’Academy Asia 3, Reza sempat menjadi peserta di D’Academy 2 hingga masuk 4 besar.

8 dari 8 halaman

7. Reza sendiri cukup dikenal sebagai penyanyi lagu Arab dan cengkoknya yang khas.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/32G92GR
November 13, 2019 at 07:16AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/32G92GR
via IFTTT

Wednesday, November 6, 2019

18 Juru Parkir Liar di Gandaria City Ditangkap Polisi

Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap 18 juru parkir liar di kawasan Gandaria, Jakarta Selatam pada Rabu 6 November 2019.

Operasi ini digelar untuk memberantas aksi premanisme berkedok parkir liar di Jakarta Selatan, tepatnya di dekat mal Gandaria City.

Margono (45) seorang juru parkir liar yang diamankan polisi mengaku, dalam sehari dia bisa meraup keuntungan mencapai Rp 2,3 juta hingga Rp 2,9 juta.

"Itu dari 06.00 WIB pagi sampe jam 02.00 WIB, kita jagain parkiran," kata Margono di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu 6 November 2019.

Hasil memalak para pengendara motor tak dinikmati sendiri oleh Margono. Uang tersebut dia bagi kepada lima orang juru parkir liar lainnya. Selain itu, dia juga harus menyetor kepada orang yang dipanggil 'Pak Haji'.

"Jadi, kita ini sehari harus setor ke Pak Haji Rp 1.700.000, itu wajib. Kalau emang kurang, ya kita pada nombokin buat nutupin setorannya," ucap Margono.

Margono pun menyebut, dalam satu hari mereka mendapatkan bayaran sebesar Rp 150.000. Jumlah itu ia terima sudah termasuk dengan uang makan mereka.

"Kotornya itu kita terima Rp 150.000 termasuk sama makan, kalau bersihnya sih Rp 80-90 ribu perhari," sebutnya.

Margono mengaku, tidak membuat atau memberlakukan member kepada para pengendara motor yang memarkirkan kendaraannya di area Gandaria City.

"Enggak ada member, kita harian aja, kalau lama Rp 10 ribu kalau sebentar ya Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu. Soalnya kalau ada member mah enggak bakal nutup buat kita setoran (ke Pak Haji)," ungkapnya.

Para juru parkir liar ini pun langsung digelandang ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2oZiQ0U
November 07, 2019 at 07:16AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2oZiQ0U
via IFTTT

Tuesday, November 5, 2019

KPK: Sistem E-Budgeting Sudah Bagus, Jangan Dihilangkan

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkomentar soal kritikan terhadap e-budgeting yang diduga menjadi kambing hitam atas angka fantastis anggaran lem dan pulpen untuk rencana anggaran pemerintah daerah Jakarta.

Menurut KPK, e-budgeting adalah cikal kemajuan dan tak sepatutnya disalahkan.

"Itu sistem yang bagus menurut KPK, dan di DKI di Surabaya itu dibangun cukup lama, jadi jangan sampai sistem yang lebih baik dan terbuka itu dihilangkan,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Selasa 5 Novmber 2019, malam.

Terkait adanya pengawasan anggaran oleh pihak DPRD, KPK bepandangan, hal tersebut merupakan langkah yang sudah sepatutnya. Sebab, salah satu tugas dan wewenang wakil rakyat adalah pengawasan yang kuat.

“Jadi kalau ada pihak DPRD yang melakukan pengawasan secara kuat itu semestinya yang harus dilakukan dan masyarakat mendapat informasi yang diperlukan,” jelas Febri.

2 dari 3 halaman

Jangan Kembali ke Manual

Karenanya, jika sistem pengawasan atau kontrol terhadap pemerintah provinsi atau daerah lemah, potensi kerawanan bocornya anggaran akan lebih berdampak. Apalagi memaksakan dengan sistem manual.

“Akan ada dugaan penyimpangan yang lebih tinggi kalau kembali ke sistem manual, apalagi sistem manual kemudian ada transaksi suap antara pihak tertentu,” Febri menandasi.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/33l32El
November 06, 2019 at 07:16AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/33l32El
via IFTTT

Thursday, October 17, 2019

Fakta Kerusuhan di Penajam Paser Utara, Calon Ibu Kota Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur dikenal orang ketika Presiden Joko Widodo atau Jokowi memilihnya untuk menjadi salah satu Ibu Kota Indonesia yang baru.

Namun, suasana mencekam tiba-tiba terjadi di wilayah tersebut, Rabu, 16 Oktober 2019. Sekelompok warga bertindak anarkistis dengan membakar permukiman warga di tiga RT Gang Buaya Kelurahan Penajam dan pelabuhan penyeberangan feri setempat. 

Sekitar 1.000 jiwa kini kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa hari itu.

Aksi ini diduga dipicu oleh meninggalnya seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pelita Gamma PPU bernama Chandra. Namun, kini situasi di Penajam Paser Utara mulai berangsur-angsur kondusif. 

Lantas, bagaimana awal kerusuhan terjadi hingga berujung aksi anarkis warga di Penajam Paser Utara?

2 dari 6 halaman

1. Menuhtut Keadilan

Massa yang mengamuk menuntut keadilan atas meninggalnya seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pelita Gamma PPU bernama Chandra, pada 9 Oktober 2019. 

Sementara, temannya yang bernama Rian masih kritis di RSUD Ratu Aji Putri Botung Penajam, pada Jumat, 11 Oktober 2019. 

Kedua pelajar itu diduga menjadi korban pengeroyokan. Padahal, pelaku penikaman masih rekan korban. Ketiganya baru selesai bermain futsal di lapangan, tepatnya di Kilometer 3,5 Kecamatan Penajam.

Saat pulang itu sebenarnya menjadi cikal bakal kerusuhan di PPU. Pelaku terprovokasi suara berisik sepeda motor yang dikendarai korban.

Saat tersulut emosi, pelaku lalu menantang duel korban di Pantai Nipah Nipah PPU pada malam harinya. Dalam pertemuan ini, pelaku pun langsung menikam kedua korban hingga salah satunya tewas dan lainnya terluka parah.

Sesaat menerima laporan, tim Polres PPU sebenarnya sudah bergerak sigap membekuk pelaku berikut kaki tangan.

3 dari 6 halaman

2. Kembali Tersulut Emosi

Meksi Polres PPU membekuk pelaku dan kaki tangannya, sepekan kemudian setelah kejadian penikaman, entah apa penyebabnya, massa kembali tersulut emosi.

Ratusan massa datang dengan tuntutan menghakimi tersangka, bahkan mengusir keluarganya dari Penajam Paser.

Guna meredam amuk massa, pimpinan TNI/Polri Kaltim mendatangi kerumunan massa yang panas. Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim Inspektur Jenderal Priyo Widyanto turun langsung menenangkan amarah massa.

Kepada massa demo, Priyo menyatakan, pihak sudah mengamankan para tersangka penikaman. Mereka terancam pasal pengeroyokan berujung jatuhnya korban dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Ratusan personel kepolisian pun diterjunkan guna mengantipasi membesarnya kerusuhan. 

Sehari sebelum pembakaran terjadi, Priyo sebenarnya juga sudah menemui para tokoh masyarakat PPU. Masyarakat diminta tidak gampang percaya sebaran berita hoaks memecah persatuan negara.

Sehari setelahnya, kekhawatiran aparat akhirnya terbukti. Mereka kesulitan mendinginkan suasana hingga proses negosiasi berjalan alot hingga malam hari.

4 dari 6 halaman

3. Ratusan Rumah Warga Dibakar

Kerumunan massa kian membesar terpusat di pelabuhan penyeberangan yang menghubungkan Penajam Paser Utara dan Balikpapan.

Di tengah proses perundingan, sejumlah kelompok massa bertindak anarkistis membakar pemukiman nelayan dan pelabuhan penyeberangan. Setidaknya ratusan rumah warga berikut fasilitas pelabuhan PPU hangus dilalap si jago merah. Peristiwa itu menghanguskan lebih dari 150 bangunan.

BPBD Kabupaten PPU mencatat, lokasi hunian terdampak peristiwa itu berada di tiga titik, yaitu di RT 06, RT 07 dan RT 08.

Di RT 06 ada 90 rumah yang dihuni 108 kepala keluarga (KK) dan 1 bangunan madrasah terbakar. Di RT 07 ada 55 rumah yang dihuni 85 KK terbakar.

"Sedangkan di RT 8, ada 129 KK. Lalu 1 rumah dan 10 kios dan warung di pelabuhan. Keseluruhan ada 158 rumah dan bangunan terbakar," kata Kasubid Logistik dan Peralatan BPBD PPU Nurlaila, dikonfirmasi merdeka.com, Kamis, 17 Oktober kemarin.

5 dari 6 halaman

4. Situasi Sudah Kondusif

Sementara itu, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di wilayahnya telah aman terkendali.

Dalam waktu dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga meninjau lokasi ibu kota negara di Sepaku PPU dan Samboja Kutai Kartanegara (Kukar).

Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Komisaris Besar Ade Yaya Suryana. Dirinya mengatakan, kondisi berangsur-angsur kondusif.

Ade meminta masyarakat tenang serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasusnya ke kepolisian. Menurutnya, polisi menjerat pelaku sesuai ketentuan pasal undang undang berlaku.

Sedangkan soal pembakaran rumah warga, dirinya menyebut polisi sedang mempelajari kemungkinan pengenaan pasal melawan hukum kepada massa. Aktivitas pembakaran ini bisa dikategorikan pidana perusakan dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara.

Apalagi imbas peristiwa ini menyebabkan lumpuhnya aktivitas layanan publik penyeberangan pelabuhan PPU.

(Reynaldi Hasan)

6 dari 6 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/32lRsZg
October 18, 2019 at 07:16AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/32lRsZg
via IFTTT

Friday, October 11, 2019

Imbas Komentar Istri soal Penusukan Wiranto, Anggota TNI AU di Surabaya Dicopot

Liputan6.com, Jakarta - TNI Angkatan Udara (TNI AU) memberi sanksi tegas kepada anggota Satpomau Landasan Udara (Lanud) Muljono Surabaya dan istri lantaran komentar nyinyir istri di media sosial soal penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto.

Sanksi tersebut diberikan kepada Peltu YNS, anggota Satpomau Lanud Muljono Surabaya dan istri FS. Sanksi itu diberikan karena FS, istridari Peltu YNS menyebarkan opini negatif di media sosial (facebook).

"Akhirnya yang bersangkutan dan suaminya dikenakan sanksi," tulis dalam keterangan TNI-AU.mil.id, ditulis Sabtu (12/10/2019).

Peltu YNS mendapat teguran keras, dicopot, dari jabatan dan ditahan dalam rangka penyidikan oleh Polisi Militer Angkatan Udara. Ini karena melanggar UU Nomor 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer.

Sementara istrinya FS dilaporkan ke Polres Sidoarjo karena melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektroik/ITE pasal penyebaran kebencian dan berita bohong.

2 dari 4 halaman

Nyinyir Istri TNI soal Wiranto Berujung Pencopotan Jabatan Suami

Sebelumnya, dua orang istri prajurit TNI membuat postingan nyinyir mengenai insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto di media sosial. Akibatnya, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa langsung mencopot jabatan yang diemban suami mereka.

"Sehubungan dengan beredarnya postingan di sosial media menyangkut insiden yang dialami oleh Menko Polhukam (Wiranto), maka Angkatan Darat telah mengambil keputusan. Pertama, kepada individu yang juga merupakan istri dari anggota TNI AD, yang pertama berinisial IPDN, dan yang kedua adalah LZ," kata Andika di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Oktober 2019.

Dia menjelaskan, IPDN merupakan istri dari Komandan Kodim (Dandim) Kendari yaitu Kolonel HS. Sedangkan LZ adalah istri dari Sersan Dua S.

"Pada 2 individu ini yang melakukan postingan yang kami duga melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE, maka akan kami dorong prosesnya ke peradilan umum. Karena memang status 2 individu ini masuk dalam ranah proses peradilan," ujar Andika.

Selain itu, lanjut dia, kepada suami dua orang ini juga dinilai telah memenuhi pelanggaran terhadap UU Nomor 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer.

"Sehingga konsekuensinya pada Kolonel HS tadi sudah saya tanda tangani surat perintah melepas dari jabatannya dan akan ditambah dengan hukuman disiplin militer berupa penahanan ringan selama 14 hari," ujar Andika.

3 dari 4 halaman

Upacara Pencopotan

"Proses serah terima atau pelepasan administrasi sudah saya tanda tangani, tapi besok akan dilepas oleh Panglima Kodam di Makassar, Kodam Hasanuddin yaitu Sulsel dan Sulteng," jelas Andika.

Selain itu, Andika mengakui kalau banyak beredar postingan yang tidak pantas dan hoaks di media sosial setelah insiden penusukan terhadap Wiranto.

"Kami akan berterima kasih kepada info yang dikirim kepada kami karena keterbatasan pengetahuan kami. Tapi setiap ada informasi pasti kami tindaklanjuti, khususnya yang menyangkut nama Angkatan Darat," tegas Andika.

Menko Polhukam Wiranto diserang saat kunjungan kerja di Pandeglang, Banten pada Kamis 10 Oktober 2019. Dia terkena luka tusuk.

Wiranto sempat dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan pertolongan sebelum dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Direktur Utama RSUD Berkah Pandeglang Firman sempat menyatakan, Wiranto terkena dua tusukan di bagian perut.

"Untuk Pak Wiranto ada dua tusukan di perut," katanya ketika ditemui di RSUD Berkah Pandeglang, Kamis 10 Oktober 2019.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2IJj7eP
October 12, 2019 at 07:16AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2IJj7eP
via IFTTT