Pages

Showing posts with label 2018 at 08:27PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:27PM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Alat Berat Bersihkan Puing Bangunan di Lokasi Terdampak Tsunami Lampung

Liputan6.com, Rajabasa - Puluhan alat berat dikerahkan di lokasi bencana tsunami di perairan pantai selatan, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Alat berat jenis beko, eskavator, loader dan lainnya digunakan untuk membersihkan puing-puing sisa reruntuhan kayu dan puing-puing bangunan yang hancur maupun rusak akibat terjangan tsunami.

Satuan Tugas (Satgas), relawan dan warga sekitar turut membantu pembersihan puing-puing di sekitar Desa Sukaraja, Way Muli Timur, Way Muli, dan Kunjir. Alat berat terus mengumpulkan puing-puing kayu yang terdampak tsunami.

Puing-puing dikumpulkan menjadi satu sehingga menggunung cukup tinggi. Mukhlis, salah satu warga Desa Kunjir mengatakan, dirinya turut membantu membersihkan sisa-sisa puing yang merusak rumahnya.

"Bantu-bantu saja, karena banyak juga yang belum dibersihkan," katanya saat ditemui di lokasi, Sabtu (29/12/2018).

Ia mengaku masih trauma atas kejadian bencana tsunami yang meratakan perairan pantai selatan, termasuk di Desa Kunjir yang mengalami kerusakan cukup parah. Dia juga mengaku masih takut dengan tsunami susulan karena posisi rumahnya berada di pinggir pantai.

"Lebih takutnya lagi bila malam hari, karena anginnya besar," ujar Mukhlis seperti dikutip Antara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Am6HFz
December 29, 2018 at 08:27PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2Am6HFz
via IFTTT

Monday, December 3, 2018

Aturan Pengangkatan Tenaga Honorer Jadi PNS Belum Akomodir Seluruh Pihak

Liputan6.com, Jakarta - Pegawai honorer Kategori 2 (K2) meragukan payung hukum baru dapat menyelesaikan masalah pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil. Regulasi tersebut adalah Peraturan Pemerintah Nomor‎ 49 Tahun 2018,tentang Manajemen Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ketua Umum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I), Titi Purwaningsih, belum sepenuhnya percaya terhadapat regulasi baru terkait dengan PPPK yang diterbitkan pemerintah berpihak pada tenaga honorer.

"Kalau masalah PPPK saya selaku honorer K2 masih meragukan apakan PP itu berpihak ke honorer K2 apa tidak yang di sebut hanya honorer saja, lantas untuk honorer yang mana?" kata Titi, saat berbincang dengan Liputan6.com, di Jakarta, Senin (3/12/2018).

Manajemen PPPK berlaku untuk umum semua usia, sehingga tidak hanya usia di atas 35 tahun, selain itu jenis bidang pekerjaan di PPPK hanya mengakomodir 59 jenis pekerjaan. Sedangkan di K2 ada 60 jenis pekerjaan, tetap tidak ada skema khusus untuk K2 di jamin bisa di akomodir di PPPK dengan batasan tahun yang jelas.

"Bukan kami tidak menerima PPPK namun K2 hanya ingin sebuah kebijakan yang berkeadilan hanya ingin payung hukum yang pro honorer K2 bukan payung hukum yang lagi-lagi nanti menyisakan K2 lagi karena sistem dan aturan," jelasnya.

Titi pun menyayangkan, pemerintah hanya menerbitkan peraturan yang terus menghambat pengangkatan tenaga honer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetapi tidak merealisasi janji pengangkatan secara bertahap sejak 2015 sampai 2019.

"Keinginan kami sangat sederhana hargai pengabdian kami dan kami juga ingatkan ke pemerintah, yang kala tanggal 15 september 2015 lewat MenpanRB Yuddy Crisnandi yang telah menyatakan bhwa honorer K2 akan di angkat PNS scara bertahap," tandasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E8gfrv
December 03, 2018 at 08:27PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2E8gfrv
via IFTTT

Wednesday, November 28, 2018

TKN Jokowi - Ma'ruf Heran Dahnil dan Fanani Bisa Kembalikan Rp 2 Miliar

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Ketua Panitia dari Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani, terseret kasus dugaan penyimpangan dana Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Indonesia. Keduanya disebut telah mengembalikan uang Rp 2 Miliar.

Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf, Ade Irfan Pulungan menyindirnya. Dia mempertanyakan dari mana asal uang tersebut.

"Pertanyaannya kalau dikembalikan, dananya dari mana itu," ucap Irfan, Rabu (28/11/2018).

Dia menuturkan, jika Dahnil Anzar dan Fanani merasa tak tahu dan terlibat, seharusnya tidak mengembalikan uang tersebut. "Kenapa harus dikembalikan kalau memang tidak terlibat?" tanya Ade.

Dia mengingatkan, pengembalian uang itu tentu tak membuat kasus ini berhenti. Apalagi menghapus perbuatannya, jika diduga terlibat.

"Jika adanya permohonan maaf dan mengembalikan dana, itu tidak langsung menghapus perbuatannya," pungkasnya.

Ketua panitia acara kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia, Ahmad Fanani sebelumnya menjelaskan soal pengembalian uang tersebut. Dia menyatakan, kasus ini seakan-akan mau melegitimasi gerakan Pemuda Muhammadiyah selama ini yang konsen melawan korupsi. Padahal pihaknya tak melakukan penyelewengan apa-apa.

"Ini soal harga diri yang selama ini kami perjuangkan untuk gerakan PP Muhammadiyah melawan korupsi. Lalu, hari ini seolah-olah gerakan itu dilegitimasi dengan tuduhan bahwa Pemuda Muhammadiyah hari ini korupsi, menurut kami ini adalah harga diri. Maka kami kembalikan duitnya, saya transfer ke Kemenpora," kata Fanani usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 23 November 2018.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PZl7oV
November 28, 2018 at 08:27PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2PZl7oV
via IFTTT

Monday, November 19, 2018

Rayakan Ulang Tahun ke-51, Indosat Bagi Paket Internet Murah

Suara.com - Indosat Ooredoo meluncurkan terobosan paket data termurah sebagai apresiasi bagi pelanggan di Indonesia di hari ulang tahunnya yang ke-51 yang dirayakan Senin (19/11/2018).

Melalui brand IM3 Ooredoo, Indosat meluncurkan paket Sensa51 yang berisi 1 GB data hanya dengan membayar Rp 51, berlaku satu kali untuk setiap nomor Indosat.

"Di usia kami yang menginjak 51 tahun ini, kami ingin berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada para pelanggan di Indonesia yang telah setia menggunakan produk dan layanan Indosat Ooredoo," kata Hendri Mulya Syam, Chief Sales and Distribution Officer Indosat Ooredoo di Jakarta.

Paket Sensa51 dapat digunakan untuk mengakses sosial media, game online, video call, streaming film, hingga download dan upload dengan jaringan 3G atau 4G. Untuk membelinya, pelanggan bisa mengaksesnya melalui aplikasi myIM3 atau dengan menekan *123*51#.

Penawaran spesial ini hanya dapat dibeli selama periode promo berlangsung, yaitu dalam 51 jam ke depan, di mana mulai pada tanggal 19 November pukul 09.00 WIB hingga tanggal 21 November pukul 12.00 WIB dengan syarat telah berlangganan salah satu paket bulanan IM3 Ooredoo.

Setelah diluncurkan sejak pukul 09.00, pihak Indosat Ooredoo mengatakan bahwa trafiknya telah naik berkali-kali lipat, sehingga dapat dikatakan penawaran paket Sensa51 ini mendapat respon yang baik dari pelanggan. Hendri menambahkan bahwa penawaran ini tak hanya dapat dirasakan oleh pelanggan baru, tetapi juga untuk pelanggan lama Indosat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qPPwXY
November 19, 2018 at 08:27PM from Suara.com https://ift.tt/2qPPwXY
via IFTTT