Pages

Showing posts with label September 03. Show all posts
Showing posts with label September 03. Show all posts

Monday, September 2, 2019

Aulia Kesuma Beri Suami dan Anak Tiri Obat Tidur Dosis Tinggi Sebelum Membunuh

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan butir obat tidur disiapkan Aulia Kesuma alias AK untuk membunuh suami dan anak tirinya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili alias ECP dan M. Adi Pradana alias Dana alias D. Obat tidur itu digerus lalu dicampur dengan jus tomat kepada para korban.

"AK membeli obat tidur 30 butir Vandres. Ada juga sarung tangan karet dan alkohol. Aksinya dia sudah mencampur dulu jus tomas yang dicampur dengan obat tidur Vandrex 30 butir, digerus, dicampur dalam 3 mug (gelas). Satu utuk ECP, satu D," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Kombes Suyudi Ario Seto di Polda Metro Jaya, Senin (2/9/2019).

Obat tidur itu ia peroleh dari sebuah warung di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Di mana dua gelas sudah tersisi obat tidur itu dan satu botol minuman keras.

"Jadi para korban ini sehari-hari sering minum jus tomat. Pada tanggal 23 Agustus kemudian malam hari jam 20.30 WIB, AK beraksi. Gelas yang satu untuk korban D dan satu lagi untuk suaminya dan satu untuk miras. Jusnya yang sudah jadi itu dengan tutupan dan sedotan. Saudara AK minun juga tapi nggak ada campurannya. Kemudian diminum, korban tertidur dikamarnya," beber Suyudi.

Setelah diminum dan korban tertidur pulas akibat dosis yang tinggi, Aulia memanggil dua orang eksekutor berinisial A dan S untuk bantu proses pembunuhan dengan dibekap.

"Setelah tertidur, saudari Aulia Kesuma memanggil A dan S untuk membunuh sesuai rencana dengan membekap, saudara AK dengan menggunakan kain yang dicampur alkhohol, S memegang perutnya (ECP), A memegang kaki, dibekap dengan AK ke mulutnya," ujarnya.

Saat itu, ECP sempat melakukan perlawanan hingga melukai istrinya itu. "Korban saudara ECP sempat memberontak dan mencakar lengan sebelah kanan, ditarik kakinya ke arah ketiak, sehingga korban diduga meninggal di kamar," katanya.

2 dari 3 halaman

Pembunuhan Anak Tiri

Setelah ECP tewas, para tersangka ini kembali merencanakan untuk menewaskan Dana. Di mana dengan cara yang sama.

"Saat D pulang, dia juga sempat meminum jus tomat yang dicampur obat tidur namun tidak sampai habis. Kemudian, D menuju kamarnya yang berada di lantai 2 rumah. Pada saat itu KV menyusul ke kamar D dan mengajaknya menenggak miras yang sudah dicampur obat tidur," kata Suyudi.

"Naik ke atas sudah disiapkan whiski sama KV dicampur obat tidur. Pukul 04.30 WIB D mabuk dan tertidur, sudah nggak berdaya. Perencanaan kedua KV berikan kode naiklah ke atas S, A dan KV menggunakan kain kuning ini alkohol membekap mulut korban," pungkas Suyudi.

Reporter: Ronald

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PD8IaF
September 03, 2019 at 07:21AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2PD8IaF
via IFTTT

Bek Muda Ini Jadi Pemain Kesembilan yang Dipinjamkan MU ke Klub Lain

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) resmi mengumumkan telah meminjamkan bek muda Cameron Borthwick-Johnson ke klub League One, Tranmere Rovers. Sebenarnya ini merupakan musim terakhir kontrak Borthwick-Johnson di MU.

Lewat laman resmi mereka, MU menyatakan bahwa Borthwick-Johnson dipinjamkan selama satu musim penuh.

Ini merupakan masa peminjaman keempat bagi Borthwick-Johnson. Sebelumnya, pemain 22 tahun tersebut sempat dipinjamkan ke Wolverhampton Wanderers, Leeds United, dan Scunthorpe United.

Borthwick-Johnson merupakan jebolan akademi MU United dan menjalani debutnya bersama tim utama pada 2015 silam.

Pemain muda MU itu, hingga kini sudah tampil sebanyak 14 kali bersama tim utama MU. Pertandingannya semua terjadi pada musim 2015-16 lalu.

2 dari 3 halaman

Tahun Terakhir

Musim ini merupakan tahun terakhir kontrak Borthwick-Johnson di MU. JIka tak ada perpanjangan, maka bisa jadi Setan Merah akan melepasnya secara gratis pada tahun depan.

Borthwick-Johnson menjadi pemain kesembilan yang dipinjamkan MU pada musim panas ini. Sebelumnya ada Kieran O’Hara (Burton Albion), Dean Henderson (Sheffield United), Alexis Sanchez (Internazionale), Chris Smalling (AS Roma), Alex Fojticek (Stalybridge Celtic), Joel Pereira (Hearts), George Tanner (Morecambe), dan Aidan Barlow (Tromso).

3 dari 3 halaman

Pulang Kampung

Sebelumnya, Matteo Darmian meninggalkan MU pada hari terakhir bursa transfer musim panas klub Eropa, Senin (2/9/2019). Pemain asal Italia itu pulang kampung ke Italia untuk memperkuat AC Parma.

"Semua di MU mengucapkan terima kasih kepada Matteo atas kontribusinya. Kami mendoakannya yang terbaik di masa depan," tulis keterangan resmi The Red Devils.

Sumber: Manchester United FC

Disadur dari: Bola.net (Penulis Ari Prayoga, Published 03/09/2019)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zO0jWQ
September 03, 2019 at 07:15AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2zO0jWQ
via IFTTT

Gubernur Papua: Hindari Pihak yang Menunggangi dengan Cara Anarkis

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Papua Lukas Enembe meminta segala bentuk tindakan menyampaikan pendapat di luar kewajaran dan membahayakan masyarakat umum agar ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

"Dalam menyampaikan pendapat, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua di mana saja berada untuk melakukan koordinasi dengan pihak keamanan guna menghindari adanya pihak-pihak lain yang akan memanfaatkan atau menunggangi dengan kepentingan tertentu melalui cara-cara anarkis untuk merusak kedamaian di Bumi Cenderawasih," kata Lukas di Jayapura, Papua, Senin (2/9/2019).

Dia menambahkan, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua untuk menjaga ketertiban selama menyampaikan pendapat, tidak melakukan pengrusakan fasilitas umum, kantor-kantor pemerintah dan bangunan-bangunan milik masyarakat.

"Kami juga mengimbau pihak keamanan, dalam hal ini TNI/Polri dalam menangani penyampaian pendapat oleh masyarakat Papua, baik di Papua maupun di wilayah lain di Indonesia agar mengedepankan penanganan yang persuasif," ujar Lukas lagi.

Menyikapi situasi Papua terkini, menurut Lukas, Provinsi Papua dikenal sebagai miniatur Indonesia sesungguhnya yang ber-Bhineka Tunggal Ika, penduduknya multietnis, multiagama, multibudaya yang hidup berdampingan secara damai di mana masyarakat asli Papua menyambut baik dan memperlakukan masyarakat non-Papua secara terhormat dan sejajar.

"Sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kami berharap kehadiran masyarakat Papua di berbagai wilayah provinsi di Indonesia harus juga diperlakukan sama," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Menembus Perbedaan

Dia menjelaskan hal ini merupakan komitmen bersama sebagai anak-anak bangsa untuk mewujudkan Papua damai, berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan beretika secara budaya.

"Mari bersama-sama dengan prinsip kasih menembus perbedaan untuk melakukan perubahan Papua demi kemuliaan rakyat Papua dalam bingkai NKRI," katanya lagi menyikapi situasi Papua terkini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/32pvCnn
September 03, 2019 at 07:15AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/32pvCnn
via IFTTT

Profil 10 Capim KPK: Dari Polisi, Jaksa hingga Dosen

4 Tips Defensive Driving Selama Berkendara di Jalan Tol,

Liputan6.com, Jakarta - Penyebab kecelakaan beruntun di tol Cipularang diduga berasal dari mobil drump truk yang terguling di ruas tol. Hal itu diungkapkan langsung Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi.

Akibatnya, kendaraan lain yang berada di jalur yang sama berhenti secara tiba-tiba hingga tabrakan beruntun tidak bisa dihindari.

Keselamatan berkendara biasanya terkait dengan safety driving yang mengacu pada standar keamanan berkendara. Di Indonesia, safety driving diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009.

Meski demikian, pengendara juga perlu mengetahui defensive driving untuk terhindar dari kecelakaan yang disebabkan ulah pengendara lain.

Hal itu diungkapkan secara langsung oleh Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana. Meski sudah berada di lajur yang benar dan sesuai dengan panduan safety driving, pengendara tetap harus waspada.

"Selama ini orang sudah paham safety driving, mengemudi sudah aman. Tetapi tidak mengantisipasi kecelakaan yang disebabkan pengemudi lain. Hal ini jarang disosialisasikan kepada pengendara," kata Sony.

Salah satu hal sederhana yang banyak dilakukan pengendara saat berkendara di jalan bebas hambatan ialah 75 persen memilih menggunakan lajur kanan karena tekstur dan kondisi jalan dinilai lebih baik.

"Banyak mobil berkendara di sebelah kanan, padahal itu hanya untuk menyusul. Di lajur kiri biasanya enggak mau karena sudah rusak oleh kendaraan berat," ujar Sony.

2 dari 3 halaman

Empat Hal yang Perlu Diperhatikan

Ada empat hal penting yang perlu diperhatikan pengendara terkait Defensive Driving.

1. Menjaga jarak

2. Menjaga kecepatan, jadi di lajur kiri 60 km per jam kalau mau nyusul boleh ke kanan abis itu ke kiri lagi

3. Melihat dan dilihat, apabila berkendara malam harus melihat sinar lampu dari sekitar dan melihat kondisi lingkungan sekitar

4. Mata pengemudi bergerak menangkap atau mencari objek yang berpotensi bahaya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Uvh2Ik
September 03, 2019 at 07:01AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2Uvh2Ik
via IFTTT

Kiara Artha Park, Taman Tengah Kota Terbaru di Kota Bandung yang Bikin Pengunjung Penasaran

Menilik Cara Kerja Mouse Komputer Karya Mahasiswa UGM untuk Tunadaksa