Saturday, June 29, 2019
Mereka yang Berhasil Lolos ke Semifinal Copa America 2019
Liputan6.com, Jakarta Copa America 2019 sudah memasuki babak semifinal. Empat tim berhasil mengamankan tiket ke babak semifinal. Sayangnya ada satu unggulan yang sudah masuk kotak.
Uruguay menjadi salah satu kandidat juara yang gagal lolos ke semifinal Copa America 2019. Luis Suarez dan kawan-kawan tersisih di babak perempat final setelah kalah adu penalti dari Peru.
Peru menyusul tiga tim lain yang sudah lebih dulu ke semifinal Copa America 2019 yakni Cile, Brasil dan Argentina.
Di babak semifinal, Peru akan bersua Cile. Sedangkan tuan rumah Brasil harus bertemu rival abadinya Argentina. Laga semifinal Copa America 2019 baru akan dimulai 3 Juli 2019 pagi WIB.
Jadwal Semifinal Copa America 2019
Jadwal Semifinal Copa America 2019
3 Juli 2019
07.30 WIB, Brasil vs Argentina
4 Juli 2019
07.30 WIB, Cile vs Peru
https://ift.tt/2IZbmC8
June 30, 2019 at 08:30AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2IZbmC8
via IFTTT
Viral Servis Yamaha NMax Rp3 Jutaan, Ini Tanggapan Yamaha Indonesia
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1800710/original/027949000_1513217777-Yamaha_NMAX_1.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Biaya servis seorang pengguna Yamaha NMax lebih dari Rp3 juta viral di media sosial. Kejadiannya di sebuah bengkel resmi Yamaha di Makasar.
Menanggapi hal tersebut, PT Yamaha indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menegaskan bila kabar seperti ini harus dicek dengan teliti kebenarannya. Hal ini dikarenakan kejadian dan informasi seperti ini sering kali terjadi.
"Sekarang banyak informasi berseliweran di media sosial. Tidak semua benar dan ada yang hoax. Kadang kala saat kami cari tahu, informasi semacam itu ternyata namanya temannya teman. Jadi memang sulit (untuk dipertanggungjawabkan)," kata Executive Vice President & COO YIMM, Dyonisius Beti di JIExpo, Kemayoran.
Selain itu, Yamaha Indonesia menegaskan biaya servis tergantung dari layanan dan suku cadang.
"Saya rasa semuanya tergantung dari servis yang dilakukan. Jika hanya ganti oli dan servis rutin, saya rasa tidak sampai segitu (lebih dari Rp 3 juta). Tapi kalau misalnya sampai tabrakan, ganti mesin, pasti lebih dari itu," ujar Dyonisius.
Hubungi Yamaha Indonesia
Selain itu, Dyonisius menegaskan apabila terjadi hal yang merugikan dan tidak sesuai prosedur, pemilik kendaraan bisa melaporkannya secara langsung kepada Yamaha Indonesia.
"Kalau memang ada hal yang tidak sesuai silakan laporkan kepada kami (Yamaha Indonesia). Bisa melalui call center," tuturnya.
Simak Video Pilihan Berikut Ini:
YAMAHA NMAX
https://ift.tt/2Ym72Cj
June 30, 2019 at 08:08AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2Ym72Cj
via IFTTT
"Jika Kita Masih Bersaudara Jabat Tangan atau Peluk Saya"
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2840500/original/083562300_1561812850-sosial_eksperimen.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Kamis 27 Juni 2019 menjadi momen penentu sengketa Pemilihan Presiden 2019. Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi akan mengakhiri gugatan pihak peserta calon presiden dan wakil presiden yang berkontestasi. Namun, bagaimana dengan polarisasi di masyarakat yang sudah kadung terbentuk selama momen pesta demokrasi ini?
Sebuah akun Youtube bernama Baraga Hatala, melakukan eksperimen sosial dengan menguji massa yang berkumpul hari putusan MK di sekitaran area Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta pusat.
Dalam eksperimen tersebut sepasang muda-mudi berupaya mengajak para peserta aksi untuk kembali merajut persaudaraan dengan berjabat tangan dengan kedua pemeran eksperimen tersebut.
Bentuk eksperimen ini tidaklah berbeda dengan eksperimen yang pernah ada di Perancis, Selandia Baru, atau di beberapa negara lain yang dirundung tragedi terorisme.
Dua orang itu punya peran berbeda. Seorang wanita mengaku sebagai pemilih pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf dan seorang pria mengaku sebagai pemilih Capres-Cawapres Prabowo-Sandiaga.
Menggunakan penutup mata dan tulisan bermodal karton seadanya, mereka meminta pelukan dan jabat tangan sebagai tanda persaudaraan di tengah panasnya sengketa.
"Jika Kita Masih Bersaudara Jabat Tangan atau Peluk Saya," tulis mereka seperti dilihat Liputan6.com, di akun tersebut, Sabtu (29/6/2019).
Lewat eksperimen ini, tampak di awal, massa terlihat kebingungan dengan apa yang kedua orang tersebut lakukan. Alih-alih berpelukan atau berjabat tangan, lewat video terekam, mereka malah sekedar memicingkan mata atau sekedar berpose untuk foto.
Tak lelah mereka menanti, satu persatu massa mulai tertarik. Diawali oleh pria berpeci putih menyalami salah satu dari mereka yang mengaku sebagai pemilih 02.
"Dingin," ujar pria tersebut seraya tertawa saat menjabat tangan lelaki berpecih putih itu.
Sayangnya, memang tak semua massa aksi, baik itu pria atau wanita yang menaruh perhatian pada eksperimen yang menularkan hal positif ini. Sebagian di antaranya justru sinis dan memandang negatif. Salah satu yang terekam, seorang ibu-ibu tampak mengejek dan menulis kata umpatan.
"Sayangnya, masih saja ada orang yang pikirannya sempit," tulisnya dalam video tersebut.
Terakhir, lewat eksperimen ini, sang kreator video berpesan untuk kembali rajut tali persaudaraan bangsa dan bukan untuk meneruskan perpecahan yang sempat membelah Indonesia menjadi dua kubu pendukung yang saling menghina dan menjatuhkan.
"Dari hasil sosial eksperimen ini selain masih ada orang yang berpikiran sempit, sebenarnya masih banyak yang menanggapi ini berbeda dengan konteks persaudaraan. Tetapi hanya dengan tidak mengintimadasi saja sudah cukup, artinya masyarakat sudah menerima keberadaan orang berseberangan dengannya," tutup video tersebut.
Motif di Balik Eksperimen
Adalah Faris Ismu Amir dan Angelia Sompie yang sengaja membuat eksperimen tersebut saat detik-detik putusan gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis 27 Juni 2019.
Menurut Faris, hal terkait dilakukan secara spontan dan tidak terlalu banyak persiapan. Terlebih hal itu tercermin dari sederhananya perkakas digunakan.
"Jadi spontan saja, sehari sebelumnya kita coba matangkan konsepnya. Tadi dikira putusan 28 (Juni) ternyata maju satu hari," kata dia saat berbincang dengan Liputan6.com, Sabtu (29/6/2019).
Ais, sapaan Faris, mengaku niatan dari aksinya itu sederhana, hanya ingin menggugah rasa kemanusiaan dari hati para aksi massa yang berpusat di Jalan Medan Merdeka Barat. Apakah masih ada nurani yang sama meski memiliki jalan politik yang berbeda.
"Awalnya memang tak ada yang menggubris, pada lihat-lihat saja, tapi setelah satu ada bapak-bapak kemudian mulai berlanjut," kata Ais.
Memang tak semuanya menularkan virus positif. Sebagian di antaranya diketahui ada yang berpikiran sempit dengan melakukan umpatan kepada Angelia yang dalam eksperimen sosial ini mengaku mendukung pasangan calon Jokowi-Ma’ruf.
"Lia dinyiyirin, dikira ngajak foto taunya diledekin," kata Ais.
Eksperimen ini dilakukan Ais selama kurang lebih dua jam. Dimulai sejak pukul 16.00 WIB hingga massa membubarkan aksi, atau menjelang pukul 18.00 WIB. Ais dan tim bertugas dalam eksperimen ini mengungkapkan rasa puasnya. Karenanya, bila ada kesempatan, Ais dan tim berkeinginan melakukan hal serupa dengan tujuan positif dan mempersatukan.
"Kami sudah lelah melihat masyarakat bermusuhan, tidak saling sapa dan saling blok, ini pesan dari kita bersama rajut kembali," Ais menyudahi.
https://ift.tt/2XhrtDS
June 30, 2019 at 07:38AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2XhrtDS
via IFTTT
Hasil Copa America 2019: Uruguay Tersingkir Usai Kalah Adu Penalti
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2833212/original/071861400_1561016562-Copa_America_2019_Logo_2.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Kandidat juara Copa America 2019 Uruguay gagal lolos ke babak semifinal. Luis Suarez dan kawan-kawan harus terhenti di perempat final usai kalah adu penalti 4-5 dari Peru, Minggu (30/6/2019) dinihari WIB.
Pada laga di Arena Fonte Nova itu, Uruguay dan Peru bermain imbang tanpa gol selama 90 menit. Penentuan tim yang lolos ke semifinal pun dilakukan lewat adu penalti.
Sebenarnya Uruguay sempat mencetak tiga gol di waktu normal masing-masing melalui Giorgian De Arrascaeta, Edinson Cavani dan Luis Suarez. Tapi ketiga gol tersebut dianulir wasit karena off-side.
Pada babak adu penalti, keberuntungan tidak memihak Uruguay. Luis Suarez yang menjadi algojo pertama gagal mencetak gol. Sepakannya bisa ditepis kiper Peru, Gallese.
Suarez
Suarez menjadi satu-satunya pemain yang gagal menjalankan tugasnya di adu penalti kali ini. Peru memastikan tiket ke semifinal setelah Edison Flores berhasil memperdaya Fernando Muslera.
Keempat eksekutor Uruguay yang sukses adalah Cavani, Cristhian Stuani, Rodrigo Bentancur dan Lucas Torreira. Sedangkan algojo Peru lain yang mencetak gol selain Flores ialah, Paolo Guerrero, Raul Ruidiaz, Yoshimar Yotun dan Luis Advincula.
Perebutan puncak juara grup C Copa America terjadi antara Uruguay dan Chile. Dengan gol tunggal, Uruguay berhasil mengalahkan Chile.
https://ift.tt/2FH1I54
June 30, 2019 at 07:36AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2FH1I54
via IFTTT
Top 3 Berita Hari Ini: Saat Sabu Diselipkan di 8 Pasang Sepatu Bermerek Sama Terbongkar
Liputan6.com, Pekanbaru - Top 3 Berita Hari Ini, 34 paket sabu berhasil diamankan petugas Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, pada Jumat, 28 Juni 2019.
Puluhan paket sabu tersebut ditemukan di masing-masing sepatu yang dipakai delapan pria asal Aceh yang belakangan diketahui bertindak sebagai kurir.
Kecurigaan petugas berawal saat mereka terlihat memakai sepatu dengan merek yang sama usai melakukan check in.
Benar saja, saat diperiksa di dalam sepatu tersebut terdapat paket-paket sabu yang sesudah ditotal lebih kurang beratnya mencapai 4,1 kilogram. Semua pelaku masih terbilang muda. Paling tua berusia 25 tahun dan paling kecil berumur 19 tahun.
Sementara itu, sebelum menjalani karantina selama 28 hari di Kebun Binatang Bandung, seekor macan kumbang sempat bikin geger warga di Kampung Cimalingping, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang.
Saat menjalani karantina diketahui hewan ini mengalami keluhan pada gigi dan kaki. Pascarehabilitasi, macan tersebut akan dilepasliarkan di gunung Ciremai Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini:
1. Gelagat Mencurigakan Rombongan Penumpang Pakai Sepatu Sama di Bandara Pekanbaru
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2839856/original/075361500_1561715473-IMG_20190628_160716.jpg)
Delapan pria asal Aceh tertahan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru karena tujuh di antaranya memakai sepatu sama. Mereka lalu diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polresta karena menyelipkan sabu di setiap sepatu yang dipakai.
Menurut Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar Susanto, ada 34 paket sabu yang dikeluarkan petugas Avsec bandara dari masing-masing sepatu pelaku.
Hingga kini, penyidik masih mendalami dari mana asal sabu itu, berapa upah yang diterima, siapa penerima di Surabaya dan siapa yang memberi perintah membawa sabu ke ibu kota Jawa Timur itu.
2. Nasib Apes Jambret Emak-emak di Pekanbaru
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2839889/original/054817100_1561716523-IMG_20190628_160751.jpg)
Teriakan emak-emak di depan Masjid Raya Senapelan, Pekanbaru, membuat Brigadir Bambang Apriyanda beraksi. Dalam jarak tak jauh dari Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, tempatnya berdinas itu, seorang pria memacu sepeda motor setelah menarik sebuah tas.
Dengan sigap, Bambang menghadang dan menghardik penjambret berinisial HE alias Boy itu. Gertakan Bambang berhasil sehingga membuat jambret apes berumur 41 tahun ini tak konsentrasi mengendarai motornya.
Sebelum ditangkap, pelaku berusaha memutar arah tapi kehilangan kendali hingga menabrak pengendara lainnya. Terjatuh, pelaku berusaha kabur tapi terjatuh lagi setelah ditendang Bambang.
Karena sudah membahayakan, Bambang mengeluarkan pistol dari pinggangnya lalu mengarahkannya ke pelaku.
3. Saat Macan Kumbang Keluhkan Sakit Gigi dan Kaki
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2838813/original/024234100_1561624666-IMG_20190627_151750.jpg)
Sebelum menjalani karantina selama 28 hari di Kebun Binatang Bandung, seekor macan kumbang sempat bikin geger warga di Kampung Cimalingping, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang. Hewan berbobot 30 kilogram itu turun ke permukiman warga.
Saat dalam masa karantina, diketahui macam kumbang ini mengalami keluhan pada gigi dan kaki. Namun, keluhan gigi dan kaki itu sudah dipastikan sembuh.
"Ya memang sudah hampir sebulan di sini dan memang ada cacat sedikit di gigi. Tapi sekarang sudah membaik. Saat pertama ke sini belum mau makan, sekarang sudah mau," kata Dewan Pembina Yayasan Margasatwa Tamansari Bandung, Tony Sumampau , Jumat (28/6/2019).
Namun, pihaknya belum memastikan berapa lama macan tersebut menjalani rehabilitasi lanjutan di Cikananga.
https://ift.tt/2RK12kn
June 30, 2019 at 07:31AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2RK12kn
via IFTTT
Top 3: Ini 15 Jebakan Ketika Belanja Online
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1938291/original/075265300_1519636546-1.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Sebuah studi yang dilaksanakan Universitas Princeton menguak trik menjebak yang terjadi di dunia belanja online. Tujuannya sudah jelas: agar pembeli menghabiskan lebih banyak uang meski tidak butuh produk yang dibeli.
Dilaporkan Business Insider, jebakan ini disebut sebagai dark pattern (pola gelap) yang menggerakan, menyetir, atau menipu pengguna. Trik yang digunakan bukanlah diskon atau promo, melainkan trik psikis agar pembeli gelap mata ketika belanja online.
"Kami menemukan 1.841 contoh dark pattern di situs belanja, yang semuanya mewakili 15 tipe dark pattern," ujar peneliti Universitas Princeton.
Artikel waspada dark pattern: ini 15 jebakan ketika belanja online menyita perhatian pembaca di kanal bisnis Liputan6.com. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di kanal bisnis? Berikut tiga artikel terpopuler di kanal bisnis yang dirangkum pada Minggu (30/6/2019):
1.Waspada Dark Pattern: Ini 15 Jebakan Ketika Belanja Online
Sebuah studi yang dilaksanakan Universitas Princeton menguak trik menjebak yang terjadi di dunia belanja online. Tujuannya sudah jelas: agar pembeli menghabiskan lebih banyak uang meski tidak butuh produk yang dibeli.
Dilaporkan Business Insider, jebakan ini disebut sebagai dark pattern (pola gelap) yang menggerakan, menyetir, atau menipu pengguna. Trik yang digunakan bukanlah diskon atau promo, melainkan trik psikis agar pembeli gelap mata ketika belanja online.
"Kami menemukan 1.841 contoh dark pattern di situs belanja, yang semuanya mewakili 15 tipe dark pattern," ujar peneliti Universitas Princeton.
Berita selengkapnya baca di sini
2. Hadiri KTT G20, Sri Mulyani Sempatkan Ngevlog Bersama Presiden Jokowi
Menteri Keuangan Sri Mulyani berbagi cerita saat menghadiri pertemuan KTT G20 di Osaka, Jepang. Bahkan di tengah kesibukan hadiri KTT G20, Sri Mulyani juga menyempatkan diri untuk ngevlog bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu diunggah Sri Mulyani dalam akun media sosial di instagram@smindrawati pada Sabtu, 29 Juni 2019.
Dalam unggahan tersebut, Sri Mulyani menyebutkan pada hari kedua KTT G20 Leaders membahas inequalities and realizing insclusive and suistanable world.
Berita selengkapnya baca di sini
3. Trump Izinkan Perusahaan AS Kembali Berbisnis dengan Huawei
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, perusahaan-perusahaan AS diizinkan melanjutkan perdagangan dengan Huawei dalam konsesi yang jelas setelah diskusi awal dengan Presiden China Xi Jinping.
Departeman Perdagangan AS memasukkan Huawei dalam daftar hitam pada Mei sehingga membuat perusahaan AS tidak diizinkan untuk menjual ke perusahaan China tanpa lisensi. Pernyataan Trump tersebut dikemukakan ketika ia dan Xi Jinping menyetujui gencatan senjata perang dagang saat KTT G20 di Osaka, Jepang.
"Saya setuju untuk mengizinkan perusahaan kami, Anda tahu, pekerjaan, saya suka perusahaan kami menjual barang kepada orang lain. Jadi saya membiarkan itu terjadi. Hal yang sangat kompleks. Tidak mudah. Ini bukan hal yang mudah dibuat," ujar Trump saat konfrensi pers saat KTT G20 di Osaka, Jepang, seperti dikutip dari laman Business Insider, Sabtu, 29 Juni 2019.
Berita selengkapnya baca di sini
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Orang terkaya Hong Kong, Li Ka Shing biayai kuliah bagi mahasiswa. Seratus persen angkatan 2019 Shantou University akan dibiayai semua.
https://ift.tt/2YiNiiO
June 30, 2019 at 07:30AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2YiNiiO
via IFTTT
Pengalihan Arus Lalu Lintas saat Jakarnaval Berlangsung Hari Ini
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2272974/original/068529700_1531065271-Jackarnaval-Iqbal3.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Parade budaya dan mobil hias Jakarnaval akan dilangsungkan dilangsungkan di sekitar kawasan Thamrin, Jakarta, pada Minggu (30/6/2019). Sejumlah ruas jalan dipastikan akan ditutup saat acara berlangsung.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengimbau para pengguna jalan menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan dengan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan.
"Ikuti rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan," tukas Sigit melalui sebuah pernyataan tertulis, Jumat 28 Juni 2019.
Berikut rekayasa lalu lintas saat Jakarnaval berlangsung pukul 15.00-18.00 WIB.
1. Jalan Merdeka Selatan sisi Utara dan Selatan (dari Bunderan air mancur BI sampai dengan pertigaan Jl Merdeka Selatan dengan Jalan MI Ridwan Rais)
2. JaIan MH Thamrin sisi Timur (dari simpang Bunderan air mancur Bl s.d Bunderan Hotel Indonesia)
3. JaIan Imam Bonjol (dari bunderan Hotel Indonesia hingga simpang JaIan Agus Salim)
Pengalihan arus lalu lintasnya.
1. Arus lalu lintas dari Jalan MI Ridwan Rais yang akan belok kiri menuju JaIa Merdeka Selatan dialihkan ke Jalan Merdeka Timur
2. Arus lalu lintas dari arah medan Merdeka Barat yang akan menuju bunderan air mancur Bl diarahkan untuk putar balik di putaran U-U depan Museum Gajah.
3. Arus lalu lintas dari JaIan Imam Bonjol yang akan menuju Bunderan Hotel Indonesia dialihkan belok kiri ke Jalan Pamekasan.
4. Arus lalu lintas dari Jalan Wahid Hasyim sisi Barat yang akan menuju JI MH Thamrin atau menuju Jalan Wahid Hasyim sisi timur akan diberlakukanpenutupan jalan secara situasional (Setelah iringan kendaraan hias lewat maka jalan akan dibuka kembali)
5. Arus lalu lintas dari Jalan Wahid Hasyim sisi Timur yang akan menuju Jalan MH Thamrin atau menuju Jalan Wahid Hasyim sisi Barat akan diberlakukan
Penutupan jalan secara situasional
7. Arus lalu lintas dari Jalan Kebon Sirih sisi Barat yang akan menuju Jalan MH Thamrin akan diberlakukan penutupan jalan secara situasional.
8. Arus lalu lintas dari Jalan Kebon Sirih sisi Timur yang akan menuju Jalan MH Thamrin atau menuju Kebon Sirih sisi Barat akan diberlakukan penutupan jalan secara situasional.
9. Arus lalu lintas dari Jalan Budi Kemuliaan yang akan menuju Jalan Merdeka Barat atau menuju Jalan Merdeka Selatan atau menuju Jalan MH Thamrin akan diberlakukan penutupan jalan secara situasional.
Untuk parkir kendaraan, sejumlah lokasi telah disiapkan yakni, Park and Ride Thamrin 10, IRTI Monas, Plaza Mandiri dan di ruas Jalan Imam Bonjol.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Live Jakarnaval
https://ift.tt/2FHlrBP
June 30, 2019 at 07:01AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2FHlrBP
via IFTTT