Pages

Showing posts with label July 16. Show all posts
Showing posts with label July 16. Show all posts

Monday, July 15, 2019

Idap Agoraphobia, Robbie Williams Tolak 15 Juta Pounsterling

Bagaimana Kondisi Keamanan Siber di Indonesia selama Kuartal Kedua 2019?

Liputan6.com, Kraków - Perusahaan keamanan siber Kaspersky merilis laporan statistik serangan siber terbaru. Dalam laporan itu, Kaspersky menemukan 8.275.318 serangan siber Internet-borne berbeda pada komputer para pengguna Kaspersky Security Network (KSN) di Indonesia selama kuartal kedua 2019.

Secara total, 28,5 persen serangan terhadap pengguna ditularkan melalui web. Ini menempatkan Indonesia pada peringkat ke-49 di seluruh dunia dalam hal bahaya yang muncul ketika berselancar di web.

Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, Indonesia menempati peringkat ke-27 global dengan lebih dari 13 juta serangan siber yang terdeteksi Kaspersky. Ini menunjukkan keamanan siber Indonesia yang membaik. Untuk diketahui, serangan melalui browser masih merupakan metode utama untuk menyebarkan program-program berbahaya.

"Penurunan serangan siber yang terdeteksi di Indonesia dapat dikreditkan ke upaya proaktif pemerintah dalam menyusun kebijakan terkait keamanan siber," ujar Yeo Siang Tiong, General Manager Kaspersky APAC dalam keterangannya. Lebih lanjut, ia mengapresiasi antusiasme pemerintah Indonesia dalam mengembangkan strategi dan kapabilitas untuk menangani insiden dunia siber.

"Tingkat kesadaran yang baik dari pemerintah Indonesia juga berfungsi seperti seruan membangun bagi organisasi dan perusahaan untuk menjadi lebih responsif dalam menangani insiden secara cepat dan efektif baik saat persiapan maupun tindakan pascaserangan,” kata Yeo.

2 dari 3 halaman

Upaya Menghindari Serangan

Untuk menghindari diri dari serangan siber, pakar keamanan Kaspersky menyarankan para pengguna untuk:

  • Memeriksa tautan dengan cermat sebelum mengunjungi situs, terutama untuk kesalahan ejaan atau penyimpangan lainnya, bahkan jika Anda menganggapnya sebagai situs yang pernah Anda kunjungi secara teratur sebelumnya.
  • Memasukkan nama pengguna dan kata sandi Anda hanya melalui koneksi yang aman. Hindari akses ke layanan perbankan online dan layanan serupa melalui jaringan Wi-Fi publik.
  • Mengetahui bahwa URL yang dimulai dengan "https" mungkin tidak selalu aman.
  • Tidak memercayai email dari pengirim yang tidak dikenal sampai Anda dapat memverifikasi keaslian asalnya.
  • Selalu menjalankan sistem dengan program anti-malware
3 dari 3 halaman

Rekomendasi untuk Perusahaan

Untuk perusahaan, Kaspersky merekomendasikan hal berikut:

  • Mengedukasi karyawan mengenai risiko keamanan - seperti aturan dasar untuk tidak membuka email dari orang yang tidak dikenal serta lampiran atau tautan asing lainnya.
  • Menganjurkan penggunaan kata sandi unik dalam lingkungan pekerjaan dan menjaganya agar tetap aman dari akses siapa pun.
  • Mengatur tingkat akses berjenjang, memberikan izin hanya kepada mereka yang membutuhkannya di setiap level.
  • Melakukan pelatihan keamanan siber secara teratur yang akan memberikan pengetahuan tentang serangan siber terbaru dan yang lebih penting untuk meningkatkan kebiasaan karyawan dan membentuk pola perilaku baru demi lingkungan kerja yang lebih aman.

(Why/Ysl)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/30zR0VW
July 16, 2019 at 07:30AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/30zR0VW
via IFTTT

China Kembali Tahan WN Kanada, Memperuncing Krisis Diplomatik?

Mulai Tak Nyaring Bersuara, Para Oposan Siap Tunggu Kursi Kabinet Jokowi?

Top 3 News: Gempa Maluku Utara, 2 Orang Tewas dan Ribuan Mengungsi

3 Pemain yang Bakal Jadi Tumbal Transfer Pogba ke Real Madrid

Renault Triber Dianggap Produk Multi Segmen, Ini Penjelasannya

Liputan6.com, Jakarta - PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) resmi memperkenalkan produk terbarunya, Renault Triber. Lewat model ini Renault mencoba menggangu beberapa segmen gemuk di Indonesia, seperti low multi purpose vehicle (LMVP) dan mobil murah tujuh penumpang.

Bahkan, jenama asal perancis ini mengklaim, model yang masih diimpor langsung dari India ini bisa menyasar empat segmen.

Dijelaskan Davy J. Tuilan, COO MRI dengan spesifikasi dan harga yang kemungkinan besar bakal diumumkan di GIIAS 2019, Renault Triber bisa bersaing di segmen yang gemuk di pasar otomotif dalam negeri.

"Renault Triber bisa diterima di segmen besar, mulai dari LCGC lima seater, LCGC tujuh seater, LMPV, dan juga hatchback," jelas Davy di sela-sela perkenalan Renault Triber, di Bintaro, Tangerang Selatan.

Lanjutnya, pangsa pasar LCGC ini sendiri mencapai 21 persen, LMPV 24 persen, dan hatchback lima persen. Jadi, gabungan ketiga segmen ini hingga 50 persen, dengan rata-rata penjualan kurang lebih 50 ribu unit.

"Kami yakin model ini bisa menarik di empat segmen tersebut, tidak usah muluk-muluk 20 persen, kita ambil lima persen saja sudah 2.500 unit," tegasnya.

Sementara itu, Jika berbicara spesifikasi mesin, Renault Triber ini hanya bermodalkan mesin 1.000 cc tiga silinder. Sedangkan untuk lawan-lawannya, didominasi dengan mesin 1.200 cc empat silinder.

2 dari 2 halaman

Bermodalkan Mesin 1.000cc

Menanggapi hal tersebut, Davy J Tuilan, COO PT Maxindo Renault Indonesia (MRI), penggunaan mesin ini merupakan hasil dari studi. Selain itu, mesin yang digunakan Triber ini juga digunakan Clio, yang sudah terbukti di pasar Eropa.

"Jika bicara jalanan di Eropa dan Indonesia tidak sama, yaitu banyak jalan pegunungan dan berbukit, tidak juga. Eropa juga ada pegunungan Alpen yang jalannya juga pegunungan, dan berbukit-bukit," ungkap Davy.

Pria ramah ini melanjutkan, Renault Triber sendiri sudah diuji sejauh 1 juta kilometer di India. Dan dari hasil pengujian tersebut, tidak ada masalah dengan daya tanjak Renault Triber.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LVSFkH
July 16, 2019 at 07:10AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2LVSFkH
via IFTTT

Steve Emmanuel Divonis di PN Jakarta Barat Hari Ini

Hujan Semalaman, Banjir Rendam 7 Lokasi di Kota Jayapura

Liputan6.com, Jayapura - Kota Jayapura terendam banjir. Data Badan Penaggulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Jayapura menyebutkan terdapat 7 lokasi yang terendam banjir.

Ketujuh lokasi itu adalah Perumnas IV daerah Organda, Brimob Kotaraja, Jalan Baru, Pasar Baru, depan SMK 3 dan Otonom, SMA 4 Entrop, dan di depan CV Tomas.

Kepala BPBD Kota Jayapura, Bernard Lamia menyebutkan hujan sejak Minggu malam hingga berita ini diturunkan menyebabkan banjir mulai menyebar ke sejumlah lokasi lainnya.

"Sampai malam ini masih hujan, hingga menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Jayapura," kata Lamia, Senin, 15 Juli 2019.

BPBD Kota Jayapura minta warga tetap waspada, terutama di permukiman padat penduduk yang berdekatan dengan Pasar Youtefa, karena saluran air tak mampu menahan derasnya arus air. "Bisa saja air meluap ke permukiman padat penduduk," jelasnya.

Kata Lamia, untuk mengatasi banjir agar tak terulang, sepanjang ruas Jalan Entrop yang menjadi langganan banjir akan ditinggikan dan dilebarkan jalannya.

Namun, pihaknya belum mengetahui sampai mana rencana ini dilakukan, sebab pelebaran jalan akan memakan lahan di samping kanan dan kiri bahu jalan yang saat ini sudah berdiri bangunan rumah warga atau bangunan lainnya.

"Jika drainase dibikin bagus, jalan ditinggikan, maka daya tampung air dalam drainase akan memadai, sehingga menghindari banjir," jelasnya.

BPBD setempat juga mewaspadai sejumlah lokasi yang rawan longsor yakni ruas Jalan Polimak Kalam Kudus.  Warga diminta tetap waspada terutama kepada warga yang tinggal di daerah ketinggian yang rawan longsor.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LW6JL9
July 16, 2019 at 07:00AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2LW6JL9
via IFTTT

Waspada Antraks Jelang Idul Adha, Hewan Kurban Harus Ada Surat Dokter