Pages

Showing posts with label February 06. Show all posts
Showing posts with label February 06. Show all posts

Wednesday, February 6, 2019

Ditahan Bhayangkara FC, Pelatih Timnas Indonesia U-22 Lakukan Evaluasi

Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri mengaku puas dengan kinerja pemain pada laga persahabatan melawan melawan Bhayangkara FC di Stadion Patrio Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/2/2019). Namun, dia menilai permainan tim masih harus diperbaiki.

Timnas Indonesia U-22 harus puas bermain imbang 2-2 melawan Bhayangkara FC. Pada pertandingan tersebut, pasukan Garuda Muda sejatinya berhasil unggul 2 gol lebih dulu melalui aksi Andi Setyo dan tendangan penalti Gian Zola.

Namun, begitu beberapa pemain diganti permainan Timnas Indonesia U-22 menurun. Sebaliknya, Bhayangkara FC mampu bangkit dan mencetak dua gol penyeimbang melalui aksi Ilham Udin dan Mahir Radja

"Pertandingan yang saya pikir cukup menarik untuk pelajaran awal kami. Namun, tim 1 dan tim kedua ada kekurangan dan kelebihan," kata Indra Sjafri dalam konferensi pers seusai laga.

"Intinya ada beberapa hal yang harus kami perbaiki, baik itu individual tactical, group tactical, dan team tactical. Akan tetapi, secara keseluruhan, game model yang kami inginkan sudah mereka perlihatkan. Mereka sudah tahu bagaimana defense, attack, dan transition. Meskipun masih perlu perbaikan kedepannya," ucap Indra Sjafri.

Setelah menghadapi Bhayangkara FC, Timnas Indonesia U-22 bakal meladeni perlawanan Arema FC pada laga uji coba di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (10/2/2019). Setelah itu, mereka bakal bertempur di Piala AFF 2019.

Sumber: Bola.com

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RJjqYH
February 06, 2019 at 09:10PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2RJjqYH
via IFTTT

Keyakinan Pelaku Usaha Turun, Kondisi Bisnis Malah Meningkat pada Kuartal IV 2018

Gara-Gara Selingkuh, Iklan Jeff Bezos Senilai Rp 289 Miliar Batal Tayang

Keramat Barongsai dan Perayaan Imlek di Serambi Makkah

Liputan6.com, Banda Aceh - Tabuhan gendang, tambur, dan simbal mengiringi gerak rampak para penari. Orang-orang terlihat antusias menonton, sesekali tergelak, tidak sedikit pula yang bertepuk tangan.

Barongsai kuning tampak unjuk kebolehan. Sang Singa Selatan itu berdiri tegak, dan kaki penari tampak menggantung beberapa saat, mengayuh angin, lalu kembali menghantam lantai.

Gerakan-gerakan yang ditunjukkannya terlihat lincah dan atraktif. Tabuhan alat musik yang terdengar bertenaga menambah kemeriahan.

Barongsai kuning bergerak mendekat. Kepalanya naik turun, matanya mengedip manja, jalannya terlihat mengendap lambat, dan pada satu titik membungkuk, tepat di depan pintu Gereja Katolik Hati Kudus di mana seorang pastor ditemani dua suster sudah menunggu.

Pastor menyelipkan angpau ke mulut Barongsai yang terbuka. Semuanya tampak tersenyum lega, lalu kemeriahan berlanjut, diiringi tabuhan alat musik, dan tentu saja, angpao yang banyak.

Begitulah terlihat pada perayaan Imlek di Banda Aceh, Selasa, 5 Februari 2019. Perayaan Imlek tahun 2570 ini dimeriahkan tarian Barongsai dari Lion Dance Club binaan Yayasan Hakka Aceh.

Perayaan Imlek di Banda Aceh kali ini dipusatkan di sejumlah titik. Ketua Yayasan Hakka Aceh, Kho Khie Siong, menyebut, untuk pertunjukan Barongsai digelar di beberapa tempat dari pagi hingga malam, di antaranya, di Gereja Hati Kudus, Vihara Buddha Sakyamuni, dan sebuah hotel, sebagai puncaknya.

Salah satu yang semangat mengikuti perayaan Imlek di negeri berjuluk Serambi Makkah itu adalah Sheilisa. Imlek kali ini, jemaat metodhist kelahiran Banda Aceh itu berharap, persatuan selalu terjaga dalam warna keberagaman.

"Kita di gereja tetap ada ibadah sih tadi. Memang, Imlek itu identik dengan tradisi Konghucu, dan yang disorot di vihara. Di Imlek tahun ini, melalui keberagaman ini, kita dapat mempererat persatuan," kata perempuan Tionghoa yang berasal dari komunitas Hakka ini, kepada Liputan6.com, Selasa malam, 5 Februari 2019.

Imlek, Barongsai, dan Iblis

Perempuan bernama panjang Sheilisa Pieter itu menuturkan, Imlek pada dasarnya merupakan tanda masuknya musim semi. Berbeda dengan Imlek di tahun 2018 atau 2569, yang merupakan tahun 'anjing tanah', berdasarkan siklusnya, tahun ini adalah tahun 'babi tanah'.

Tahun baru Imlek 2570 dimulai Selasa, 5 Februari 2019 dan berakhir pada Jumat, 24 Januari 2020. Dalam astrologi China yang ditetapkan Dinasti Han pada kalender lunar China, unsur tanah menjanjikan keberuntungan dan berkat.

Perayaan Imlek tidak terlepas dari barongsai. Adakalanya, barongsai ditampilkan bersama liong atau naga, serta ditemani seorang badut, kecuali, pada saat atraksi tonggak.

Kesenian barongsai mulai populer pada tahun 420-589 Masehi. Disebutkan, barongsai pertama kali dibuat oleh seorang panglima perang pasukan Raja Song Wen untuk menakuti dan mengusir pasukan gajah Fan Yang dari negeri Lin Yi.

Menurut Sheilisa, berdasarkan sejarahnya, barongsai juga digunakan untuk mengusir roh jahat dari desa. Warga akan berpakaian serba merah, lalu beramai-ramai menabuh sesuatu seperti bunyi musik pengiring barongsai saat ini.

"Supaya si roh jahat tidak bisa memasuki desa," tutur Sheilisa.

Simak video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D9P7VY
February 06, 2019 at 09:00PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2D9P7VY
via IFTTT

Kepala Bekraf: RUU Permusikan Masih Mentah

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf meminta musisi tidak terlalu khawatir dengan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Permusikan. Triawan memastikan, pemerintah tidak akan meloloskan pasal-pasal Permusikan yang membatasi kreativitas musisi.

"Pemerintah juga tidak akan meloloskan pasal-pasal itu. Jadi kita enggak usah khawatir, tidak akan ada UU yang membatasi hak-hak seniman dalam berkreasi," kata Triawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Mantan personel grup musik Giant Step ini mengatakan masih terlalu dini mempertentangkan draft RUU Permusikan yang diinisiasi DPR itu. Sebab, draft tersebut baru dalam tahap awal, bahkan belum didorong ke Panja (Panitia Kerja) DPR.

"Kan nanti melalui banyak proses, belum dibentuk Panja. Masih terlalu jauh untuk suka dan tidak disukai," ujarnya.

"Itu masih sangat mentah. Kita kan kalau mau bikin RUU masih panjang belum nanti uji publik, dan lain-lain. Terlalu awal untuk terlalu keras lebih baik sama-sama duduk. Saya jamin pemerintah tidak akan bisa menerima pasal-pasal itu," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Tolak RUU Permusikan

Sebelumnya, sebanyak 260 musisi lokal lintas genre secara tegas menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Permusikan. Rancangan tersebut dinilai tumpang tindih dengan sejumlah regulasi lain seperti UU Hak Cipta, UU Serah-Simpan Karya Cetak, dan UU ITE.

Dengan demikian, gabungan pemusik yang menamakan diri Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan itu menyatakan bahwa RUU ini tidak perlu disahkan sebagai undang-undang.

"Kami merasa tidak ada urgensi bagi DPR dan pemerintah untuk membahas dan mengesahkannya untuk menjadi undang-undang. Sebab, naskah ini menyimpan banyak masalah fundamental yang membatasi dan menghambat proses kreasi dan justru merepresi para pekerja musik," kata koalisi tersebut dalam pernyataan tertulis, Senin 4 Februari 2019.

Mereka menilai RUU Permusikan memuat pasal karet yang bisa memarjinalisasi musisi independen, memaksakan kehendak dan mendiskriminasi, serta hanya mengatur hal yang tidak perlu.

Musisi Rara Sekar yang tergabung dalam koalisi tersebut menegaskan, penolakan ini tidak bertujuan untuk mengintervensi parlemen agar mengubah RUU Permusikan. Pihaknya menolak penuh isi dan substansi dalam rancangan tersebut.

"Kami menolak RUU ini, kami menolak full bukan merevisi, kami menolak karena kami tidak bisa melihat apa pun yang behubungan dengan tata kelola yang baik dalam RUU ini. Kalau mau, drop RUU ini sebelum masuk paripurna, lalu kita ulang dari awal melibatkan semua pihak. Baru kita bicara semua tata kelola," katanya di Jakarta, Senin kemarin.

Rara menilai, banyak sekali kejanggalan dan ketidakjelasan dalam sejumlah pasal yang ada dalam RUU Permusikan sehingga tidak menyelesaikan persoalan industri musik Tanah Air. Karena itu, dia menyebut pasal tersebut sangat problematis.

"Saya masih menanti jawaban-jawaban yang bertanggung jawab dari DPR maupun badan keahlian atau apapun yang terlibat dalam rancangan undang-undang itu," katanya menandasi.

Reporter: Titin Suprihatin

Sumber: Merdeka.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gdb2Qc
February 06, 2019 at 08:56PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2Gdb2Qc
via IFTTT

Lokasi Bangunan Langgar Aturan Tata Ruang, Ini Sanksi dari Pemerintah

KPK Dalami Dana Bantuan Rp 50 Miliar untuk KONI dari Kemenpora

Via Vallen Boyong Keluarganya untuk Merasakan Salju di Jepang

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu penyanyi dangdut yang punya kegiatan sangat padat adalah Via Vallen. Namanya semakin dikenal luas, terutama setelah tampil sebagai penyanyi lagu pembuka di ajang Asian Games 2018.

Di tengah kesibukan dan karier yang semakin melambung, Via tak pernah melupakan orang-orang terdekatnya. Via tetap menyempatkan diri untuk berlibur bersama keluarganya. Perempuan kelahiran 27 tahun lalu itu pernah membawa keluarganya ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umrah.

Di awal 2019, pemilik nama asli Maulidia Octavia ini kembali mengajak keluarganya pergi berlibur ke Jepang. Liburan ini pun menjadi pertama kalinya bagi Via Vallen dan keluarga untuk melihat salju dan merasakan salju secara langsung.

Ia pun membagikan sejumlah foto-foto liburan di Jepang di akun Instagramnya. Via menuliskan kalau ia mengajak keluarganya menikmati dan merasakan salju di Gala Yuzawa Snow Resort.

"Alhamdulillaaahhhh Salju pertama kitaaaaa...," tulis Via di akun Instagramnya pada 1 Februari 2019. Gala Yuzawa Snow Resort yang berlokasi di Niigata ini termasuk tempat liburan musim dingin favorit di Jepang.

Dilansir dari laman snowjapan.com, daerah ini terkenal dengan curah saljunya yang tinggi dan merupakan tempat yang sangat pas untuk bermain ski dan aktivitas musim dingin lainnya.

Tempat ini juga dikunjungi Billy Syahputra dan Hilda Vitria saat liburan akhir tahun kemarin. Selain menikmati salju, Via Vallen juga mengajak keluarganya bermain di Universal Studio Jepang yang berlokasi di Osaka.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SdmkKG
February 06, 2019 at 08:45PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2SdmkKG
via IFTTT

Ronaldo Ingin Juventus Datangkan James Rodriguez?

Bidadari Jokowi Tolak RUU Permusikan

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah relawan capres nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi yang tergabung dalam Bidadari Jokowi menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Permusikan yang dicanangkan oleh fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

"RUU Permusikan ini memang digagas oleh PAN, tapi kita tidak ingin itu terjadi. Bahwa insan musik Indonesia menolak lahirnya RUU Permusikan sebab naskah dari RUU ini menyimpan banyak masalah fundamental yang membatasi dan menghambat dukungan perkembangan proses kreasi dan justru merepresi para pekerja musik," kata Ketua Umum Bidadari Jokowi, Linda Kartika Dewi di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Menurut Linda, RUU Permusikan tidak sejalan dengan program Presiden Jokowi yang mendukung berkembangnya ekonomi kreatif, khususnya di industri musik.

"Sekali lagi kami tegaskan bahwa kami bangga akan Presiden Jokowi yang mendukung perekonomian kreatif dalam bidang musik, juga kami menolak RUU yang diajukan oleh PAN," ucap Linda.

Sejalan dengan Linda, Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Maman Imanulhaq menganggap RUU Permusikan menghambat kreativitas pemusik.

"Kedua, itu tumpang tindih, rancangan UU ini tumpang tindih dengan hak cipta dan lain sebagainya. Dan yang ketiga, undang-undang ini betul-betul tidak mencerminkan semangat Jokowi, semangat pemerintah untuk mengembangkan industri kreatif," kata Maman.

2 dari 2 halaman

Deklarasi Dukung 01

Selain menolak RUU Permusikan, Bidadari Jokowi yang dinaungi oleh Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Maman berharap dukungan Bidadari Jokowi ini dapat membantu memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

"Mereka yang terdaftar di Bidadari Jokowi ini bukan sekadar sosialita, tapi mereka menjadi ibu asih di beberapa komunitas, jadi basisnya adalah komunitas. Makanya sebagai TKN, saya menugaskan mereka pertama mensosialisasikan capaian Jokowi, tapi yang kedua mereka juga menangkal hoax, terutama di kalangan sosialita itu sendiri," ujar Maman.

Maman menyebutkan, untuk saat ini sudah ada 1.800 relawan yang terdaftar dalam TKN. Mereka, kata Maman, ditugaskan untuk fokus kampanye dari pintu ke pintu atau door to door.

"Mereka sudah kita bagi, misalnya di Jawa Barat ada beberapa daerah yang kita anggap battle ground seperti Bogor, Kota Bogor, Depok, Sukabumi, Kota Sukabumi, dan juga Bekasi, Kota Bekasi. Mereka banyak berkonsentrasi di sana," lanjut Maman.

Saksikan video pilihan berikut ini: 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SelhKt
February 06, 2019 at 08:44PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2SelhKt
via IFTTT

Duel Timnas Indonesia U-22 vs Bhayangkara Sepi Penonton

Jakarta - Laga uji coba Timnas Indonesia U-22 melawan Bhayangkara FC sepi penonton. Duel yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu sore (6/2/2019), hanya disaksikan ratusan penonton yang tersebar di seluruh penjuru tribune.

Dengan kondisi Stadion Patriot yang mampu menampung sampai 30 ribu, venue pertandingan seakan terlihat kosong. Konsentrasi penonton hanya terpusat di tribune utara dan selatan.

Padahal, panitia memasang harga tiket yang relatih murah untuk pertandingan tersebut. Tiket dijual mulai Rp35 ribu sampai Rp75 ribu.

Minimnya informasi seputar pertandingan diprediksi menjadi alasan sepinya penonton. Apalagi, laga digelar pada hari kerja.

Pertandingan ini sekaligus menjadi tolok ukur kemampuan Timnas Indonesia U-22. Pasukan Indra Sjafri sudah menggelar pemusatan latihan sejak 7 Januari 2019.

Laga tersebut juga menjadi panggung pertama pelatih anyar Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera. Buat The Guardians, laga ini juga menjadi pembuktian skuat untuk musim 2019. Dalam duel ini, Timnas Indonesia U-22 hanya mampu bermain imbang 2-2. 

Setelah menghadapi Bhayangkara FC, Timnas Indonesia U-22  memiliki satu laga uji coba lagi, yakni melawan Arema FC. Setelah itu, Garuda Muda bakal bertempur di Piala AFF 2019 yang dimulai pada 17 Februari 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WLNzKX
February 06, 2019 at 08:30PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2WLNzKX
via IFTTT

VIDEO: Begini Penanganan Jika Pemilu Rusuh

Liputan6.com, Jakarta Korem 142 Tatag Sulawesi Barat gelar simulasi menghadapi gangguan keamanan saat pemilihan umum berlangsung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UMdZKK
February 06, 2019 at 08:30PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2UMdZKK
via IFTTT

JK Tepis Kabar Jokowi-Ma'ruf Pakai Konsultan Politik Asing

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla menjelaskan saat kampanye pada tahun 2014 bersama Joko Widodo tidak pernah menggunakan konsultan politik asing untuk memenangkan Pilpres.

Dia pun menepis kabar yang menyebut bahwa pasangan calon Jokowi-Ma'ruf saat ini menggunakan konsultan asing.

"Saya kira enggak, saya tidak pernah melihat orang-orang berwarna asing ada dalam pertemuan-pertemuan ataupun pembicaraan yang terbatas, dan saya sebagai ketua dewan pengarah tidak pernah mendengar ada itu," kata Kalla di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Rabu (6/2/2019).

Pria yang akrab disaoa JK ini juga mengaku tak tahu apakah pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggunakan konsultan politik asing.

"Saya tidak tahu tanya Pak Prabowo timnya, saya sama sekali tidak mengetahui dan tidak tahu dan tidak mau ikut campur," ungkap JK.

2 dari 2 halaman

Jokowi Dituduh Antek Asing

Sebelumnya calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri deklarasi sedulur kayu dan mebel (Sekabel) Jokowi di De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu 3 Februari 2019 lalu. Dalam acara itu, Jokowi mengungkit pihak-pihak yang menuding dirinya antek asing.

"Yang antek asing siapa? Jangan begitu dong. Maksudnya, jangan nunjuk-nunjuk dia antek asing, padahal dirinya sendiri antek asing. Enggak mempan antek asing, ganti lagi," kata Jokowi.

Jokowi pun menduga pihak-pihak yang kerap menyerang dirinya dan pemerintah dengan isu-isu hoaks menggunakan konsultan asing.

"Memang teorinya seperti itu. Yang dipakai konsultan asing. Enggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, enggak mikir mengganggu ketenangan rakyat atau tidak, membuat rakyat khawatir atau tidak, membuat rakyat takut. Enggak peduli," kata Jokowi.

Reporter: Intan Umbari Prihatin

Sumber: Merdeka.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RL7iq8
February 06, 2019 at 08:30PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2RL7iq8
via IFTTT

Kelakar Prabowo: dari Segi Otak, Rizal Ramli Lebih Pantas Jadi Presiden

Liputan6.com, Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengagumi figur Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli. Ia bahkan tak segan menyebutnya sebagai salah satu tokoh intelektual.

Hal itu diungkapkan Prabowo saat berpidato dalam acara HUT Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ke-20 di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019).

"Tadi Pak Rizal Ramli sudah banyak bicara dan beliau adalah orang yang pintar," kata Prabowo Subianto.

Prabowo mengatakan, Rizal pernah menekuni ilmu fisika. Menurut Prabowo, fisika adalah bidang ilmu khusus orang pintar.

"Beliau sebetulnya sebelum menjadi ahli ekonomi, kalau tidak salah beliau ini senang fisika, fisika itu orang yang masuk jurusan fisika orang yang paling pintar," kata Prabowo.

"Enggak ada yang paling pintar dari orang fisika, tapi dari situ beliau (Rizal Ramli) masuk ke ekonomi," sambungnya.

Karenanya, Prabowo Subianto berpendapat Rizal Ramli lebih cocok menjadi presiden, ketimbang dirinya.

2 dari 3 halaman

Prabowo Senang

"Jadi dari segi otak beliau salah satu putra terbaik bangsa Indonesia, mungkin dari segi otak beliau lebih pantes jadi presiden dari saya, dari segi otak, dari segi potongan baju, mungkin aku yang lebih (cocok)," kelakar Prabowo.

Selain memberikan pujian, Ketum Gerindra tersebut pun mengapresiasi keberanian Rizal Ramli mengkritik penguasa. Prabowo senang, kini Rizal bisa satu tujuan untuk memperbaiki bangsa dan negara.

"Rizal Ramli selain punya otak dia punya keberanian dari dulu selalu berani untuk ngoreksi penguasa. Di zaman orde baru kita berseberangan beliau ditangkap di zaman Orde Baru, yang nangkap teman-teman saya. Tapi dulu, dulu," tandas Prabowo Subianto.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gplkf4
February 06, 2019 at 08:24PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2Gplkf4
via IFTTT

Belum 3 Bulan, Arsy Widianto Sudah Keluarkan Single Baru Lagi

Legenda Barcelona Sarankan Rashford Jadi Suksesor Luis Suarez

3 Fakta Kasus Penyalahgunaan Narkoba yang Menjerat Yanto Sari

Lampu Belakang ala Hybrid Bikin Tampilan Honda PCX Makin Keren

Liputan6.com, Jakarta - Tampilan lampu belakang bagi sebagian pemilik sepeda motor tidak menjadi fokus utama dalam hal modifikasi. Namun, bagi yang ingin bagian buritan terlihat keren, khususnya untuk Honda PCX bisa menggantinya dengan lampu belakang ala-ala hybrid.

Seperti yang ditawarkan bengkel modifikasi Kedai Riders, yaitu lampu belakang yang memang terinspirasi dari milik Honda PCX hybrid.

"Honda PCX hybrid kan mika belakang tidak ada warna merah, hanya smoke saja. Tapi, saat lampu standby memang masih menggunakan warna merah," jelas Yoyo, Punggawa Kedai Riders, saat berbincang dengan Liputan6.com di bengkelnya di Ruko Puri Beta 1, Petos Junction 7, Nomor 58, Ciledug, Tangerang, Rabu (6/2/2019).

Lanjut Yoyo, ia kemudian mencoba melakukan modifikasi, dengan mengganti warna lampu belakang dari merah menjadi biru. Namun, saat motor direm tetap mengeluarkan warna merah.

"Tapi, lampu ini kita pastikan aman dan sinarnya tidak ekstrim, jadi tidak menggangu pengendara lain dan silau di mata," tambahnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, modifikasi lampu belakang hybrid ini, memang tidak hanya bisa diaplikasikan di Honda PCX. Untuk sepeda motor yang aksesoris aftermarketnya tersedia mika transparan bisa dibuatkan lampu ala-ala hybrid ini.

"Harganya mulai Rp 500 ribu sampai Rp 800 ribu, tergantung modelnya. Ada yang jenis F1, yaitu saat direm lampunya kedip-kedip, atau juga mode sein running, yaitu saat sein kiri atau kanan dihidupkan, lampunya berjalan bawah ke atas atau kanan ke kiri sesuai bentuk lampu sein," pungkasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MPqWQY
February 06, 2019 at 08:06PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2MPqWQY
via IFTTT

Timses Jokowi: Debat Kedua, Jokowi Akan Angkat Pengembangan SDM

Liputan6.com, Jakarta - Pembangunan sumber daya manusia (SDM) akan menjadi salah satu topik yang dibahas mendalam oleh calon presiden nomor urut 01, Jokowi dalam debat putaran kedua Pilpres 2019 pada 17 Februari mendatang.

Di putaran kedua, tema yang diangkat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah masalah lingkungan, energi, pangan, dan infrastruktur.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto mengatakan, tema itu merupakan keseharian Jokowi selama menjabat sebagai presiden.

Sehingga, Jokowi akan menyampaikan semua dasar-dasar pembangunan yang sudah diletakkannya.

"Dan utamanya ke depan bagaimana yang akan dilakukan dalam meletakkan pembangunan sumber daya manusia. Ini akan dibahas," ucap Hasto melalui sebuah pernyataan tertulis, Rabu (6/2/2019).

Pengembangan SDM ini adalah urat nadi utama dalam aspek-aspek strategis terkait dengan kebijakan energi, lingkungan, pangan serta infrastruktur. Kolaborasi infrastruktur dasar dan SDM handal akan semakin memajukan Indonesia ke depan.

Hasto menyatakan, tentunya ada target baru yang ditetapkan dalam strategi debat dari hasil evaluasi debat pertama. Namun, semua akan berinti pada penampilan debat yang menyampaikan gagasan dengan baik.

"Jadi tetap muaranya adalah memberikan gagasan yang terbaik, sesuai dengan tema di dalam debat," tukas Hasto.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DVHXX0
February 06, 2019 at 08:06PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2DVHXX0
via IFTTT

VIDEO: Kelaparan, Warga Venezuela Lintasi Batas Negara

Liputan6.com, Jakarta Ribuan warga Venezuela menyeberang ke Kolombia untuk mencari makan dan obat-obatan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WJZKaS
February 06, 2019 at 08:00PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2WJZKaS
via IFTTT