Pages

Showing posts with label August 14. Show all posts
Showing posts with label August 14. Show all posts

Tuesday, August 13, 2019

Fakta Terbaru Enzo Allie yang Akhirnya Dipertahankan Jadi Taruna Akmil

Klasemen Shopee Liga 1: Tira Persikabo Masih Sempurna

Liputan6.com, Jakarta - Tira Persikabo masih nyaman di singgasana klasemen Shopee Liga 1 2019. Pasukan Rahmad Darmawan menjadi satu-satunya tim yang belum menelan kekalahan dari 13 pertandingan yang sudah dimainkan.

Dalam lima pertandingan terakhir di Shopee Liga 1 2019, Tira Persikabo mencatatkan empat kemenangan dan sekali hasil imbang. Dengan total meraih delapan kemenangan, tim asuhan Rahmad Darmawan itu mengemas 29 poin.

Osas Saha dan kawan-kawan unggul satu poin dari Bali United yang berada di posisi kedua. Tim asuhan Serdadu Tridatu itu baru memainkan 12 pertandingan.

Nasib apes masih dirasakan oleh Persija. Juara bertahan itu berada di posisi ke-17 dengan delapan poin. Macan Kemayoran, dalam lima pertandingan terakhir di Shopee Liga 1 2019 hanya meraih satu kemenangan.

Persija mencatatkan tiga hasil imbang dan menelan satu kekalahan. Di pertandingan terakhir, Macan Kemayoran hanya bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC.

Lihat klasemen Shopee Liga 1 2019 di halaman selanjutnya:

2 dari 2 halaman

Klasemen Shopee Liga 1 2019

Klasemen Shopee Liga 1 2019 bisa Anda lihat di link ini.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2N2ygeu
August 14, 2019 at 07:45AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2N2ygeu
via IFTTT

Korban Tewas Longsor Myanmar jadi 59 Orang, 80 Ribu Warga Mengungsi

Maeda Tadashi, Cerita Perwira Jepang yang Ikut Memerdekakan Indonesia

Harga Emas Turun Seiring Mencairnya Tensi Perang Dagang

Mario Gomez Hadapi Mantan, Borneo FC Masih Perhitungkan Persib

4 Hal Ini Bikin TNI Yakin Loloskan Enzo ke Akademi Militer

Lampard Tegaskan Chelsea Baik-Baik Saja Tanpa Hazard

Top 3 News: Kronologi Penyanderaan Briptu Hedar hingga Ditemukan Tewas

DPRD Sebut Pansus Wagub DKI Jakarta Selesai Urus Administrasi

Kejar Komponen Lokal, Pemerintah Dorong Baterai Mobil Listrik Diproduksi di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan mobil listrik di Indonesia, baik hybrid, plug-in hybrid, baterai, dan juga energi terbarukan (flexy engine) bakal bergerak lebih cepat dalam beberapa waktu ke depan. Hal tersebut, ditandai dengan resmi ditandatangani Peraturan Presiden (Perpres), terkait Percepatan Program kendaraan Bermotor Listrik oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Dalam Perpres tersebut, diatur hal-hal yang terkait percepatan program kendaraan bermotor listrik secara rinci, mulai dari Litbang, TKDN, sampai dengan insentif yang diberikan. Untuk komponen lokal sendiri, pelaku industri otomotif diwajibkan memenuhi sebesar 35 persen hingga 2023.

"Komponen lokal seperti ban, kaca, bodi, dan juga sasis sudah bisa diproduksi dalam negeri. Kalau untuk mobil listrik, yang diimpor seperti baterai, power train, dan motor dan itu belum dibikin di sini," ujar Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, di kantornya, Selasa (13/8).

Lanjutnya, baterai mobil listrik sendiri memang harus dibikin di dalam negeri. Pasalnya, komponen ini menjadi penting, dan jika masih impor akan lebih susah untuk dikirim dan ongkos (pengiriman) akan mahal.

"Seluruh industri mobil listrik, baterai itu harus dibuat lokal," tegasnya.

Sementara itu, berbicara merek yang sudah menyatakan kesiapan untuk investasi baterai mobil listrik di Indonesia, pihak kementerian belum bisa memberikan informasi detail terkait hal tersebut.

"Ada beberapa merek pokoknya, nanti kita lihat. Ada yang dari Asia juga," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Indonesia Punya Pabrik Bahan Baku Baterai Mobil Listrik di Morowali

Pemerintah resmi membangun pabrik bahan baku untuk pembuatan baterai mobil atau motor listrik. Hal tersebut, ditandai dengan peletakan batu pertama PT QMB New Energy Materials, di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah.

PT. QMB New Energy Materials sendiri merupakan wujud kerja sama antara perusahaan Tiongkok, Indonesia dan Jepang, yang terdiri dari GEM Co.,Ltd., Brunp Recycling Technology Co.,Ltd., Tsingshan, PT IMIP dan Hanwa. Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik ini, bakal dikembangkan dengan lahan seluas 120 hektar.

Dijelaskan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, proyek pembangunan pabrik yang memproduksi material energi baru dari nikel laterit ini dapat memenuhi kebutuhan bahan baku baterai lithium generasi kedua.

"Ini adalah industri new battery, new energy material, yang menghasilkan high purity nickel cobalts compounds for rechargeable batteries," jelas Airlangga saat peletakan batu pertama PT. QMB New Energy Materials seperti dikutip dalam laman resmi Kemenperin, beberapa waktu lalu.

Lanjut Airlangga, melalui proyek smelter berbasis teknologi hydrometalurgi tersebut, Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam pengembangan industri baterai untuk kendaraan listrik. Selain itu juga, membuat struktur sektor otomotif di dalam negeri semakin kuat.

"Berdasarkan peta jalan pengembangan industri otomotif nasional, pada tahun 2025, target kita 20 persen dari total produksi kendaraan di Indonesia adalah yang berbasis elektrik. Artinya, ketika produksi kita mencapai 2 juta unit per tahun, sebanyak 400 ribu itu kendaraan listrik," tegasnya.

Sementara itu, Making Indonesia 4.0 menargetkan pada 2030, dengan Indonesia menjadi basis produksi kendaraan jenis Internal Combustion Engine (ICE) maupun Electrified Vehicle untuk pasar domestik hingga ekspor.

Hal ini, didukung oleh kemampuan industri nasional dalam memproduksi bahan baku dan komponen utama serta optimalisasi produktivitas sepanjang rantai nilai industri tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Mhb3We
August 14, 2019 at 07:03AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2Mhb3We
via IFTTT

Trik Sederhana Membuat Kesan Tirus bagi Pemilik Wajah Chubby