Pages

Showing posts with label 2019 at 08:48PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:48PM. Show all posts

Tuesday, May 21, 2019

Respons Grab Indonesia Soal Keluhan Tarif Ojek Online Mahal

Kementerian Perhubungan telah menetapkan besaran tarif ojek online yang berlaku efekif pada 1 Mei 2019 lalu. Lahirnya aturan tersebut kemudian menimbulkan aksi perang tarif bagi dua aplikator seperti Gojek dan Grab. Sebab, subsidi dan perang tarif menjadi bagian dari skema promosi oleh keduanya.

Mantan Ketua Komisi Pengawas Pesaing Usaha (KPPU) Periode 2015-2018, Syarkawi Rauf, mengatakan apabila promo yang diberikan kedua aplikator tersebut terindikasi ada praktik predatory pricing atau dikenal dengan monopoli, maka KPPU secara tegas dapat menjatuhkan sanksi berupa denda.

"Sanksinya dari KPPU, pengalaman saya untuk tindakan seperti ini biasanya disanksi denda. Cuma kelemahannya Undang-Undang Persaingan kita (denda) maksimum Rp 25 miliar," katanya saat ditemui di Jakarta, seperti ditulis Selasa (21/5).

Seperti diketahui berdasarkan Undang-Undang Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat mengatur ketentuan denda minimal sebesar 1 miliar dan maksimal Rp 25 miliar.

Dalam pasal 47 UU No. 5 Tahun 1999 menyatakan tindakan Administrasi sebagaimana dimaksud ayat (1) dapat berupa: (g) Pengenaan denda serendah-rendahnya Rp 1 miliar dan setinggi-tingginya Rp 25 millar.

Kendati demikian, Syarkawi menyebut status denda yang ditetapkan dalam undang-undang tersebut tidak akan memberikan dampak besar, apalagi kedua aplikator tersebut kini sudah menyandang status decarcon atau startup yang telah memiliki valuasi atau nilai sedikitya USD 10 miliar.

"Kalau di Jepang denda ia mencapai 30 persen keuntungan atau aset itu bisa meberikan efek jera," pungkasnya.

Sebelumnya, untuk mengantisipasi adanya perang tarif, Syarkawi mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk merevisi kembali Permenhub Nomor 12 Tahun 2019 agar dapat lebih memastikan persaingan.

Menurutnya ada beberapa butir poin yang kemudian perlu untuk dimasukan di dalam aturan tersebut. Seperti misalnya membatasi promo pada batas yang wajar, termasuk diantaranya jumlah promo tidak jauh di bawah biaya atau terindikasi mematikan pesaingan. Kemudian selanjutnya adalah pemberian sanksi bagi aplikator yang terindikasi melakukan promo tidak wajar.

Di samping itu, dirinya juga meminta agar KPPU lebih aktif melakukan pengawasan berupa tindakan bagi salah satu operator yang diduga menggunakan praktik perang harga.

"KPPU dituntut lebih aktif masuk ke industri ini. Sebab ini sangat penting masyarakat kita lebih produktif, terbantu dengan transportasi murah akibat aplikasi online. Keberlangsungan industri ini harus diperhatikan," pungkasnya

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WQU4vv
May 21, 2019 at 08:48PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2WQU4vv
via IFTTT

Sunday, May 19, 2019

Diresmikan Jokowi Besok, Bendungan Rotiklot Jadi Objek Wisata Perbatasan

Liputan6.com, Jakarta - Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dijadikan sebagai lokasi wisata baru bagi masyarakat di perbatasan RI-Timor Leste.

"Kami yakin, Bendungan Rotiklot yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo, akan menjadi sebuah objek wisata yang menarik di perbatasan NTT-Timor Leste," kata Kepala Satuan Kerja Balai WIlayah Sungai II Fery Moun Hepy di Bendungan Rotiklot, Minggu (19/5/2019).

Bendungan Rotiklot adalah satu dari tujuh bendungan di NTT yang menjadi salah satu program pembangunan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk meningkatkan ketahanan pangan di provinsi berbasis kepulauan ini.

Jarak tempuh dari Kota Atambua, ibu kota Kabupaten Belu menuju ke Bendungan Rotiklot sendiri mencapai kurang lebih delapan kilometer.

Fery menjelaskan, lokasi Bendungan Rotiklot yang sangat strategis hendaknya bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Belu untuk mengembangkan kawasan itu sebagai objek wisata baru.

"Jika dilihat dari ketinggian, bendungan itu sangat indah. Nah ada beberapa spot yang bisa digunakan untuk menyaksikan bendungan ini dari ketinggian," ujar Fery seperti dikutip Antara.

Untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai kawasan wisata, lanjutnya, Dinas Pariwisata Kabupaten Belu bisa berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai NTT II untuk mendesainnya menjadi sebuah kawasan yang memikat minat wisatawan.

Ia mengatakan proses pengawasan terhadap bendungan tersebut tetap ada pada kewenangan Balai Wilayah Sungai, namun tetap saja ada satuan khusus yang mengawasi bendungan itu agar tidak rusak.

Bendungan Rotiklot sendiri akan diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Senin besok. Sebelumnya, pada Januari 2018 lalu Presiden Jokowi juga sudah meresmikan Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, NTT.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YBslPW
May 19, 2019 at 08:48PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2YBslPW
via IFTTT

Sunday, April 21, 2019

Yusuf Mansur: Tahan Diri dan Jangan Larut dalam Perdebatan Usai Pemilu

Liputan6.com, Surabaya - Ustaz Yusuf Mansur berharap semua pihak bisa menahan diri dan tidak larut dalam perdebatan usai pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden yang digelar pada 17 April 2019 lalu.

"Saya berharap kita semua tidak ikut larut siapa yang menang atau siapa yang curang," ujarnya ditemui usai menghadiri tasyakuran kantor Fatma Foundation di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (21/4/2019).

Ia mengajak masyarakat tetap tenang karena ia yakin Allah SWT akan memberikan pemimpin yang terbaik bagi Tanah Air. Menurut dia, Indonesia adalah sebuah keluarga sehingga setiap anak bangsa sejatinya adalah bagian yang tidak terpisahkan.

"Saya tetap mendoakan 01-02 dan jangan terus sahut-sahutan. Ingat, Indonesia adalah keluarga," ucap ustaz Yusuf Mansur seperti dikutip Antara.

Di tempat yang sama, Ketua PBNU Saifullah Yusuf menyambut baik semangat rekonsiliasi usai pilpres yang digagas kiai-kiai sepuh di Jawa Timur yang ternyata mendapatkan respons positif dari banyak kalangan.

Pesantren-pesantren besar di Jawa Timur, kata dia, saat ini langsung bergerak untuk meredam gejolak di tataran santri, alumni dan masyarakat luas.

"Pemilu sudah selesai, saatnya kita kembali memikirkan umat dan saat ini para kiai juga telah bergerak mendinginkan suasana," kata Gus Ipul, sapaan akrabnya.

Para kiai di Jatim, lanjut dia, baik itu yang sebelumnya mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 maupun 02, sepakat bahwa siapapun yang menang adalah sosok yang dikehendaki rakyat.

"Karenanya, pilpres ini sejatinya bukan tentang Jokowi-Ma'ruf atau Prabowo-Sandi, melainkan tentang bagaimana membangun negara dengan penuh persatuan dan semangat kerja keras," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DqlmRw
April 21, 2019 at 08:48PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2DqlmRw
via IFTTT

Tuesday, February 5, 2019

Jokowi Hadiri Peringatan Milad HMI ke-72 di Rumah Akbar Tanjung

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi menghadiri acara Milad HMI ke-72 dan syukuran Lafran Pane sebagai pahlawan nasional di kediaman Ketua Dewan Penasihat Majelis Nasional KAHMI, Akbar Tanjung, Jalan Purnawarman nomor 18, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Jokowi mengenakan pakaian batik hitam disambut oleh Akbar di depan rumah.

"Mohon doanya ya semoga acaranya lancar," kata Akbar sebelum acara dimulai kepada wartawan di kediamannya, Selasa (5/2/2019). 

Tidak hanya Jokowi, hadir pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua DPR Bambang Soesatyo. Tampak pula sejumlah menteri kabinet kerja di antaranya Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

Tampak pula Wakil Menteri Luar Negeri ( Wamenlu) AM Fachir, serta mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Rokhmin Dahuri, mantan Anggota KPU Sigit Pamungkas, mantan Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi, dan Sekjen PPP Arsul Sani.

 

Reporter: Intan Umbari Prihatin

 

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:   

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RDoii8
February 05, 2019 at 08:48PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2RDoii8
via IFTTT

Saturday, February 2, 2019

Polri Tunggu Kemenlu soal Identitas Pelaku Bom Bunuh Diri di Filipina

Liputan6.com, Jakarta Serangan bom bunuh diri terjadi di sebuah gereja Katolik di Pulau Jolo, Filipina Selatan, pada 27 Januari 2019. Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Syahar Diantono menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan identitas pelaku adalah warga negara Indonesia (WNI) seperti disebut Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ano.

Menurut Syahar, Polri masih menunggu Kementerian Luar Negeri yang saat ini berupaya mendapatkan informasi resmi soal kasus tersebut. "Belum ada kepastian informasi resmi, menunggu dari Kemenlu," kata Kombes Pol Syahar saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (2/2/2019).

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ano menyatakan dua pelaku serangan bom bunuh diri tersebut berasal dari Indonesia. Serangan yang dilakukan dua pelaku yang disebut pasangan tersebut mengakibatkan 22 orang meninggal dunia dan 100 orang luka-luka.

"Yang bertanggung jawab adalah pelaku bom bunuh diri asal Indonesia. Namun kelompok Abu Sayyaf yang membimbing mereka, dengan mempelajari sasaran, melakukan pemantauan rahasia dan membawa pasangan ini ke gereja," kata Ano seperti dilansir Antara.

2 dari 3 halaman

Kelompok Teroris Abu Sayyaf

Seorang pria yang dikenal sebagai Kamah, yang sekarang menjadi tersangka dalam pengeboman itu, bertindak sebagai salah satu pemandu pasangan Indonesia. Ano menambahkan, dia memiliki sumber yang memberitahunya bahwa pengeboman itu adalah proyek kelompok teroris lokal Abu Sayyaf.

Direktur Senior Kepolisian Provinsi Sulu Pablo Labra mengatakan beberapa saksi mata menunjuk seorang pria dan wanita yang mereka percaya bertanggung jawab atas aksi teror tersebut. Sebelumnya, ISIS juga mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S9KkhO
February 02, 2019 at 08:48PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2S9KkhO
via IFTTT

Friday, January 11, 2019

DMI: Masjid Tak Boleh Ditunggangi Kepentingan Politik

Liputan6.com, Jakarta - Selebaran berisi tulisan yang mengatasnamakan buletin dakwah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cabang Ciracas beredar di masyarakat.

Isi selebarannya memuat tulisan bertema 'Tahun Semangat Baru Untuk Pemimpin Baru'.

Wakil Ketua Umum PP DMI Syafruddin mengecam beredarnya selebaran tersebut. Menurut Syafruddin, DMI merupakan organisasi independen yang tidak terlibat pada aktivitas politik.

"Visi DMI jelas untuk memakmurkan dan dimakmurkan Masjid. Tidak terlibat aktivitas politik. Sehingga segala upaya yang dilakukan DMI hanya dalam konteks visi tersebut," ucap Syafruddin dalam keterangan tertulisnya Jumat (11/1/2019).

Syafruddin menegaskan, sebagai tempat ibadah, masjid tidak boleh menjadi panggung politik.

Dia pun menganggap munculnya selebaran berbalut materi dakwah itu sebagai tulisan yang berisi materi politik.

"Buletin Dakwah DMI Cabang Ciracas ini tidak mencerminkan visi misi, maupun pandangan DMI, tetapi pikiran dari oknum yang mencoba menunggangi DMI untuk kepentingan pribadi dan politik," ucap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H7pTNg
January 11, 2019 at 08:48PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2H7pTNg
via IFTTT