Pages

Showing posts with label 2019 at 04:01PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:01PM. Show all posts

Thursday, May 23, 2019

Sejarah Masjid Jamek Al Munawarah Malaysia yang Kerap Dikunjungi Ustaz Arifin Ilhan

Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka datang dari Ustaz Arifin Ilham. Dai berusia 49 tahun tersebut meninggal dunia setelah melewati masa kritis di Penang, Malaysia, Rabu, 22 Mei 2019.

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh putra Ustaz Arifin, Alvin Faiz melalui akun Instagram pribadinya. Ia mendoakan kepergian sang ayah tercinta.

Jenazah pendakwah dan Pimpinan Majelis Az-Zikra Ustadz itu disalatkan di Masjid Jamek Al-Munawar, Pulau Penang, Malaysia, sebelum dibawa pulang ke Indonesia. Almarhum rencananya akan dimakamkan di Pesantren Azzikra, Gunung Sindur, Bogor.

Masjid Al-Munawar berjarak sekitar 200 meter dari Rumah Sakit Gleneagles, tempat Arifin Ilham dirawat dan Apartemen Mansion One, tempat ibu dan istrinya, tinggal selama di Penang.

Pada 30 April 2019, Ustadz Arifin Ilham bersama pendamping dan putra-putranya sempat berjalan kaki dari Apartemen Mansion One ke Masjid Al-Munawar dengan menyusuri trotoar.

Di masjid yang indah, asri dan didominas warna putih tersebut, dia sempat mengaji, salat berjemaah, dan memberi tausiyah. Al Munawar yang dibangun pemerintah daerah Penang sudah berdiri sejak 1930 dan termasuk salah satu masjid tertua di Malaysia.

Dilansir laman penang travel trip, masjid yang kerap disambangi Arifin Ilham ini berlokasi di Jalan Kelawei, tepatnya di Jalan Kelawai, Kampung Syed, 10350 George Town, Pulau Pinang, Malaysia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VYNpDc
May 23, 2019 at 04:01PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2VYNpDc
via IFTTT

Wednesday, May 22, 2019

Victoria Beckham dan Cerita Perawatan Minum Air Bulan Purnama

Liputan6.com, Jakarta - Lewat tak sedikit unggahan di akun media sosialnya, Victoria Beckham sering kali berbagi beauty hack, mulai dari cara, waktu, dan perawatan apa yang dilakukan untuk merawat diri, baik hanya wajah maupun seluruh tubuh.

Yang paling baru, desainer 44 tahun ini berbagi dengan 26 juta pengikut Instagram-nya, tentang pilihan minuman ketika melakukan perawatan. Terlihat di sana, sejenak beristirahat dari jadwal super padat, Victoria Beckham memilih minum segelas air bulan purnama.

Dalam sebuah foto di Instagram Story, istri David Beckham ini memperlihatkan minuman merek Mondquelle ketika menginap di Lanserhof Tegernsee, spa mewah di Jerman, di mana suasana santai sangat tampak.

Melansir dari situs merek minuman tersebut, Rabu (22/5/2019), sajian tersebut berupa air menyegarkan yang dikemas langsung dari sumbernya di salah satu wilayah di Jerman, Leonhardspfunzen, Stephanskirchen, saat bulan purnama.

Dijelaskan di sana bahwa kualitas air yang diminum Victoria Beckham berubah tergantung fase bulan dan berada di tingkat paling baik saat purnama. Diklaim bahwa air ini punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan pikiran. Tapi, People memuat, belum ada penelitian khusus yang menguatkan khasiat air tersebut. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VSDhMg
May 22, 2019 at 04:01PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2VSDhMg
via IFTTT

Monday, May 20, 2019

Jadi Penyiar TV, Begini Gaya Selvi Ananda Membawakan Berita dalam Bahasa Jawa

Liputan6.com, Jakarta - Menantu Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang merupakan istri Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda, memang jarang disorot media. Meski begitu, istri Gibran Rabuming Raka ini kerap berhasil mencuri perhatian publik.

Bukan hanya parasnya yang cantik, sikap lembut dan santun Selvi Ananda ini membuat semua orang kagum pada perempuan 30 tahun ini.

Yang terbaru, video lawas yang memuat sosok Selvi langsung jadi viral di media sosial. Video itu diunggah akun Instagram @janethesss pada Sabtu, 18 Mei 2019.

Ia terlihat terampil berbahasa Jawa krama Inggil dalam saluran tv lokal. Mengenakan blazer hitam dengan dalaman blus batik oranye, rambut hitam Selvi digerai bebas. Pada tampilan lain, rambut panjangnya dikeriting ikal.

Ia terlihat luwes membawakan berita bersama rekannya saat itu.  Di acara berita tersebut, ibu Jan Ethes itu dianggap cakap dalam menggunakan krama inggil atau bahasa Jawa halus.

Dilansir dari laman Kamus Besar Bahasa Indonesia, kromo inggil atau krama inggil merupakan tingkatan bahasa tertinggi dalam bahasa Jawa, tergolong ragam hormat, lebih daripada kromo. Biasanya digunakan untuk berbicara dengan orang yang dihormati atau orang yang lebih tua.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Jt1oKH
May 20, 2019 at 04:01PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2Jt1oKH
via IFTTT

Wednesday, May 15, 2019

Di Balik Kontroversi Curhatan Bocah 14 Tahun yang Viral di YouTube

Liputan6.com, Jakarta - Lewat video berjudul Be Not Afraid, salah satu akun YouTube tuai kontroversi. Dilansir dari Buzzfeed, Rabu (15/5/2019), di balik unggahan berdurasi 20 menit itu adalah Soph, bocah berusia 14 tahun asal Amerika Serikat.

Video tersebut menyuarakan betapa sang bocah tak suka dengan sekian banyak Muslim yang bertindak mengatasnamakan ajaran agama dan bagaimana rasisme anti-kulit hitam masih jadi isu hangat.

Bukan kali pertama, akun YouTube dengan 800 ribu subscriber tersebut memang sering kali mengusung topik tentang konspirasi teroris, rasisme, dan bahasan sensitif lain yang tuai kontroversi.

Dalam sebuah wawancara dengan Buzzfeed, Soph mengatakan, naskah video yang kemudian jadi viral itu ia garap bersama seorang kolaborator. Penyampaian meteri dari setiap video digarap dengan gaya unik cenderung ironis dari topik yang dikembangkan.

"Saya berpikir mengapa mereka lebih takut dengan apa yang saya katakan ketimbang khawatir pada orangtua yang membiarkan anak-anak mereka menonton (video) saya," tutur Soph.

Wacana tentang Muslim dan rasisme hanya sedikit topik kontroversi yang diangkat. Mengingat usia dan bahasan yang diangkat, banyak pengguna meyuarakan kekhawatiran dan melakukan protes di kolom komentar pada topik bahasan akun bocah belasan tahun tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30kmqAi
May 15, 2019 at 04:01PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/30kmqAi
via IFTTT

Friday, May 10, 2019

Warganet Ramai Bicarakan 3 Cara Simpel Hilangkan Garis di Sepatu

Liputan6.com, Jakarta - Garis-garis seperti retakan di sepatu, terutama jika terbuat dari kulit, kiranya sangat mustahil dihindari. Kecuali Anda tak pernah mengeluarkannya dari kotak sepatu, garis mengganggu ini hampir pasti muncul.

Kehadirannya bisa menimbulkan perasaan tak nyaman dan percaya diri memakai sepatu tersebut. Apalagi, lambat laun bahan di lipatan garis itu kemungkinan akan mengelupas dan makin membuat tampilan sepatu jauh dari cantik.

Karena dialami tak sedikit orang, tak heran saat seorang YouTuber Shantel De Bonsu memberi tips bagaimana menyulap garis-garis ini, warganet segera menoleh. Tahap demi tahap akhirnya ramai dibicarakan di Twitter.

Hanya butuh tiga langkah sederhana menghilangkan garis di sepatu. Berdasarkan keterangan Shantel, Anda hanya membutuhkan empat bahan, yakni kaus kaki atau baju bekas, handuk atau kain kecil, air panas, dan alat setrika.

"Terima kasih sudah membagikannya. Saya benar-benar senang menemukan cara ini. Bakal langsung saya coba!" tulis salah warganet. "Serius? Saya sangat tertarik untuk mencobanya," sambung yang lain.

Jadi, bagaimana sebenarnya tahap demi tahap menghilangkan garis mengganggu di sepatu? Langsung simak ulasannya berikut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DY9pmI
May 10, 2019 at 04:01PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2DY9pmI
via IFTTT

Wednesday, May 8, 2019

Menhan: Bila People Power Dipaksakan, Itu Makar

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berharap gerakan people power tidak menjurus ke arah makar. Dia menilai jika pihak-pihak tersebut melakukan makar pada 22 Mei nanti, maka ada sanksi hukum yang dikenakan.

"Mudah-mudahan tidak ada, kalau people power dipaksakan ya itu makar. Kalau makar ada hukumannya. Jadi sesuatu yang dipaksa-paksakan, itu harus ada hukumnya," kata Rymizard di Kantornya, Jalan Merdeka Barat, Rabu (8/5).

Dia pun berharap pihak yang akan melakukan protes terkait hasil pemilu tidak merugikan bangsa serta negara. Dia yakin masyarakat Indonesia mengerti etika dan tata cara berpendapat. Karena itu, di bulan suci ini dia berharap tidak ada pihak yang bertindak melanggar aturan.

"Jadi Mudah-mudahan ini puasa, masa bulan suci kok berbuat aneh-aneh. Apalagi kita ini orang islam semua. Itu islamnya ga sah, kalau dalam bulan Ramadan ini berbuat yang aneh-aneh," kata Rymizard.

Rymizard yakin kedua belah paslon tidak akan melakukan tindakan yang melanggar etika. Sebab, dia sudah kenal Calon Presiden Nomer urut 01 Joko Widodo dan Capres no 02 Prabowo Subianto.

"Kecuali ada orang-orang tertentu, lain, di luar kelompok itu. Pak Jokowi saya tahu orangnya. Pak Prabowo saya juga tahu orangnya, satu liting kok. Empat tahun sama-sama, kemudian puluhan tahun sama-sama. Gak mungkin begitu-begitu. Kalau orang lain saya tak tahu," ungkap Rymizard.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H8OAXF
May 08, 2019 at 04:01PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2H8OAXF
via IFTTT

Tuesday, May 7, 2019

FOTO: Memprihatinkan, Sampah dan Eceng Gondok Penuhi Setu Pengarengan Depok

[unable to retrieve full-text content]

Kurangnya perawatan menyebabkan Setu Pengarengan dipenuhi sampah dan eceng gondok yang menimbulkan kesan kumuh.
http://bit.ly/2LnK37I
May 07, 2019 at 04:01PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2LnK37I
via IFTTT

Monday, May 6, 2019

Gelar Rapat Terbatas, Jokowi Ingin Buat Komite Pendidikan Vokasi

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas bersama para menteri kabinet kerja di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2019).

Dalam rapat, Jokowi meminta tiap kementerian dan lembaga mempercepat pembentukan komite pendidikan vokasi yang akan mengelola sejumlah pendidikan kejuruan.

"Beliau minta dibuatkan desain-nya oleh Menteri Bappenas seperti halnya ada komite percepatan pembangunan infrastruktur, mungkin ada komite nasional vokasi, ini namanya apa nanti menteri Bappenas yang publikasi, kesimpulannya itu," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).

Basuki menjelaskan, pemerintah saat ini akan fokus untuk menyiapkan pendidikan vokasi seperti era tahun 80-an, yang saat itu muncul pendidikan ilmu komputer.   

"Kita fokus di vokasi karena ingin menyiapkan supaya ke depan benar-benar seperti tahun 1986-1987, waktu pertama kali muncul komputer akan banyak sekali kursus-kursus komputer. ini juga massal seperti itu," kata Basuki.

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PKCVkg
May 06, 2019 at 04:01PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2PKCVkg
via IFTTT

Wednesday, May 1, 2019

Melihat Perayaan Hari Buruh di Garut yang Nyaris Tanpa Aksi Demo

Liputan6.com, Garut - Dengan muka ceria, Yanti, salah satu buruh perusahaan di Garut, Jawa Barat, memilih cara sehat untuk memeriahkan hari Buruh yang jatuh hari ini. Ia bersama rekan-rekannya senam bersama buruh lainnya.

"Ngapain demo-demo, lagian sudah ada bagiannya masing-masing," ujar dia, selepas senam sehat May Day di Lapangan Merdeka, Kerkhof Garut, Rabu (1/5/2019).

Menurutnya, kegiatan olahraga seperti senam, bazar, pembuatan SIM, dan akta lahir dengan pelayanan super singkat yang digelar hari ini dinilai lebih efektif dalam merayakan kegiatan hari buruh.

"Saya kebetulan tidak senang demo, jadi mendingan yang positif saja, lagian kita hanya buruh mau ngapain lagi," ujar dia sedikit pasrah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Tedi mengatakan, kurun waktu tiga tahun terakhir, perayaan May Day di Garut nyaris tanpa ada aksi demo.

Komunukasi yang dilakukan serikat pekerja di Garut menjadi salah satu perekat damainya perayaan Hari Buruh di Garut. "Jadi di Garut sudah tidak ada pengerahan massa lagi, apalagi ke Jakarta," ujar dia.

Tedi menyatakan, semakin dewasa pola berfikir yang disampaikan buruh, menyebabkan perayaan buruh di Garut relatif aman dalam tiga tahun terakhir. "Mereka lebih memilih silaturahmi dengan perusahaan," ujarnya.

Namun meskipun demikian, lembaganya tetap mengingatkan seluruh perusahaan agar mengikuti peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, seperti penerapan pengupahan UMR dan lainnya. "Tingkat kesadaran (UMR) perusahaan setiap tahun terus meningkat," kata dia.

Lembaganya mencatat, saat ini perusahaan menengah besar di Garut berjumlah sekitar 150, sementara perusahaan skala menengah kecil berjumlah 700. "Saat ini dari 700 perusahaan sudah 50-60 persen mengikuti UMR," ujarnya.

Saat disinggung mengenai minimnya upah pegawai honorer di lingkungan pemda Garut, Tedi menyatakan jika hal itu terbentur minimnya pengganggaran APBD Pemda Garut. "Karena pegawainya tidak terlalu banyak, sehingga anggaran APBD untuk bayar itu belum cukup," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Y2e12J
May 01, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2Y2e12J
via IFTTT

Tuesday, April 30, 2019

Badan Pengkajian MPR Gelar Seminar Nasional Di Surabaya

Liputan6.com, Jakarta Anggota Badan Pengkajian MPR Bambang Sadono menghadiri seminar Nasional yang berlangsung di Surabaya. Dalam kedatangannya tersebut, ia mengatakan, selama hampir lima tahun, Badan Pengkajian MPR mengkaji UUD hasil perubahan. Saat ini Badan Pengkajian MPR berusaha merumuskan kesimpulan kajian itu.

Beberapa isu menarik yang dikaji dalam lima tahun terakhir, antara lain tentang kedudukan MPR, kedudukan DPD, serta penataan sistem kehakiman, khususnya menyangkut kedudukan MA, MK dan Komisi Yudisial. Juga penataan sistem Presidensial serta penataan sistem hukum dan perundang-undangan nasional.

"Selama ini, ditengarai undang-undang yang berhasil dilahirkan oleh DPR bersama pemerintah, relatif sedikit. Yang lebih memprihatinkan, sebagian undang-undang itu kualitasnya mengkhawatirkan dan harus ditingkatkan", kata Bambang Sadono menambahkan.

Pernyataan itu disampaikan anggota Badan Pengkajian MPR Bambang Sadono, saat membuka Seminar Nasional, dengan tema Potret Sistem Hukum Indonesia Pasca Reformasi. Acara yang dilaksanakan atas kerjasama Badan Pengkajian MPR dengan Universitas Surabaya (Ubaya), itu berlangsung di Surabaya, Selasa (30/4).

Seminar Nasional, itu menghadirkan lima orang narasumber. Yaitu, Prof. Prof. Dr. Jimly Asshidiqie S.H (Pakar Hukum Tata Negara dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia), Prof. Dr. Bagir Manan S.H, M.C.L (Pakar Hukum Tata Negara dan Guru besar Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran), Prof. Dr. Philipus M. Hadjon S.H (Pakar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi serta Guru Besar Fakultas Hukum Univeritas Trisakti) dan Prof. Dr. Ni’matul Huda S.H.M.Hum (Pakar Hukum Tata Negara dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia). Serta Dr. Hj. Hesti Armiwulan SH, M. Hum (Pakar Hukum Tata Negara Ubaya)

Untuk merumuskan kesimpulan hasil kajian, menurut Bambang, MPR sudah membentuk dua lembaga ad hoc. Kedua lembaga itu, masing-masing membahas sistem perencanaan pembangunan model GBHN dan sistem ketatanegaraan dimasa yang akan datang. Dalam paparannya, Prof. Jimly antara lain mengatakan, saat ini banyak sistem norma yang tengah mengalami perubahan, salah satunya seperti yang menimpa UUD 1945. Karena itu, Sistem konstitusi Pancasila, tidak boleh berdiam dan harus dirumuskan ulang mengikuti perubahan yang tengah berlangsung.

"Negara Indonesia berdasar atas hukum seperti yang ada dalam UUD NRI Tahun 1945, perlu ditinjau kembali, karena saat ini sudah berkembang tuntutan bukan hanya hukum tapi juga etik", kata Jimly menambahkan.

Akibat perubahan-perubahan, itu kata Jimly di tengah masyarakat kerap dirasa seperti tidak ada aturan. Karena peraturan yang lama sudah hilang, tetapi aturan yang baru belum dirasakan kemunculannya di tengah masyarakat. Hal itu menurut Jimly sesuatu yang wajar, karena setiap peralihan membutuhkan waktu. Tetapi waktu yang diperlukan, seharusnya tidak boleh terlalu lama.

(*)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VynMIh
April 30, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2VynMIh
via IFTTT

Saturday, April 27, 2019

Selain Kelelahan, Inilah Penyebab Lain Munculnya Mata Panda

Liputan6.com, Jakarta Lingkaran hitam di area bawah mata atau sering disebut dengan mata panda, adalah kondisi yang terjadi pada sebagian orang karena beberapa faktor. Kebanyakan dari mereka menganggap mata panda muncul karena faktor kelelahan atau kurangnya istirahat, hingga karena begadang terlalu lama.

Mata panda bagi sebagian orang mungkin bisa dihilangkan dengan menggunakan krim muka khusus untuk menghilangkannya. Atau menghilangkannya dengan cukup istirahat atau tidur. Namun ada juga mata panda yang bersifat permanen dan sulit untuk dihilangkan. Hal ini pasti terjadi bukan hanya karena faktor kelelahan saja, karena jika karena faktor kelelahan, mata panda bisa dihilangkan dengan mudah.

Mata panda yang mungkin sulit dihilangkan adalah karena faktor genetika, atau karena pada seseorang lingkaran hitam di bawah mata atau mata panda tersebut sudah ada sejak ia lahir. Maka untuk menghilangkannya memerlukan waktu yang cukup lama, proses yang rumit, bahkan mungkin tidak bisa dihilangkan.

Faktor genetika atau turunan memang bisa menjadi salah satu penyebab mata panda, namun tidak hanya karena itu saja. Masih banyak penyebab lain yang bisa menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata seseorang itu muncul dan sulit untuk dihilangkan.

Berikut ini Liputan6.com sudah merangkum beberapa penyebab lain munculnya mata panda selain karena kelelahan, dilansir dari Huffpost, Sabtu (27/4/2019).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DzITQk
April 27, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2DzITQk
via IFTTT

Thursday, April 25, 2019

Terkuak, Setiap Gempa Besar Diiringi Banyak Getaran Serupa

Dalam penurunan satu magnitudo, terungkap terjadi 10 kali lipat jumlah gempa. Jadi misal terjadi 10 gempa magnitudo 6,0, maka terdapat 100 gempa berkekuatan 5,0 dan seterusnya. Anda bisa bayangkan berapa ribu gempa yang mengiringi lindu 6,0 itu.

Sayangnya, seismogram saat ini hanya mampu mendeteksi gempa dengan intensitas tertentu. Dalam daftar getaran milik Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) dan Caltech, diketahui gempa terkecil yang tercatat berkekuatan 1,7. Sehingga, gempa-gempa kecil sama sekali tidak terekam. Alat pencatat bahkan berpotensi tidak bisa membedakan getaran akibat lindu dengan kebisingan yang terjadi di dekat episentrum.

Namun, konsep awal Ross bahwa gempa di muka bumi saling berkomunikasi, membuahkan metode pencatatn baru bagi lindu berkekuatan kecil.

Baru-baru ini, Ross dan rekannya telah menemukan cara untuk merekam gempa sekecil 0,3. Ternyata mereka menganalisis dua gempa dengan episentrum yang sama. Kedua getaran atau lebih itu menurut Ross, memunculkan pola yang tidak berbeda.

Jika salah satu gempa lebih besar daripada yang lain, para peneliti akan menggunakan gempa bumi yang terdeteksi sebagai templat (template) kemudian mencari coretan yang lebih kecil namun identik dalam catatan gempa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GGCAfH
April 25, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2GGCAfH
via IFTTT

Saturday, April 20, 2019

FOTO: Ratusan Ribu Demonstran Terus Tekan Rezim Aljazair

1/6

Demonstran memeluk seorang wanita saat berdemonstrasi di Aljir, Aljazair, Jumat (19/4). Para pengunjuk rasa yang sebagian besar anak muda meneriakkan slogan-slogan termasuk "Viva Aljazair, mereka semua harus pergi!". (REUTERS/Ramzi Boudina)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vcSec7
April 20, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2vcSec7
via IFTTT

Menginspirasi, Honor KPPS 3 TPS di Mataram untuk Pembangunan Musala

Liputan6.com, Mataram - Sejumlah kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) menyisihkan honornya untuk membantu proses pembangunan Musala Baiturrahman di Lingkungan Kebon Jeruk Baru, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Lingkungan Kebon Jeruk Baru Winarto yang ditemuI di Musala Baiturrahman mengatakan, pengurus musala telah menerima sumbangan dari tiga KPPS yang berasal dari lingkungannya.

"Dari TPS 13, 25, dan 26. Itu semua berada di lingkungan kami. Kami menerima sumbangan dari honor yang mereka sisihkan untuk membantu pembangunan musala," kata Winarto, Sabtu (20/4/2019).

Musala Baiturrahman sudah ada sejak tahun 1980-an. Hingga saat ini, proses pembangunan terus dilakukan oleh warga dengan dana swadaya.

"Alhamdulillah, berkat sumbangan yang terus berdatangan, pembangunan musala kami bisa jalan terus," ujarnya dilansir Antara.

Honor yang diterima KPPS dalam Pemilu Serentak 2019 sebesar Rp550 ribu untuk ketua dan Rp500 ribu untuk anggota.

Hal itu sesuai Surat Menteri Keuangan (Menkeu) Nomor S-118/MK.02/2016 tentang Penetapan Standar Biaya Honorarium Tahapan Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD, Presiden, dan Wakil Presiden, serta Tahapan Pemilihan Gubernur/Bupati/Wali Kota Serentak.

Saat ini, Pemilu 2019 masuk tahapan rekapitulasi suara di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK). Sejak hari pencoblosan Rabu (17/4), banyak KPPS yang terpantau menyelesaikan penghitungan suara sampai batas waktu rekapitulasi di tingkat PPK pada Jumat (19/4).

* Ikuti Hitung Cepat atau Quick Count Hasil Pilpres 2019 dan Pemilu 2019 di sini

Saksikan video pilihan berikut ini:

Seorang wanita terekam cctv saat menculik seorang balita di halaman masjid.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UyEdzW
April 20, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2UyEdzW
via IFTTT

Friday, April 19, 2019

Cek Garis di Telapak Tangan, Ini Maknanya Buat Kepribadianmu

Liputan6.com, Jakarta - Sejak zaman dulu, garis di tangan sering dikaitkan dengan nasib dan kepribadian seseorang. Dengan melihat garis tangan, seseorang yang memiliki kemampuan membaca garis tangan bisa memprediksi masa depan orang yang diramal.

Nah, berikut ini tak jauh berbeda. Cukup melihat garis di telapak tangan, kami akan menguak kepribadianmu. Caranya, temukan dua garis seperti yang ditunjukkan pada gambar.

Kemudian, periksa panjang dan ketinggiannya. Bila sudah, berikut maknanya melansir dari Betterme.tips.

1. Garis di tangan kiri lebih tinggi

Jika garis di tangan kiri lebih tinggi, itu berarti kamu seorang penakluk dan pejuang dalam kehidupan percintaanmu. Kamu tidak melewatkan kesempatan untuk bersama seseorang yang kamu cintai.

Kamu bersemangat dan baik hati. Tak heran, orang senang membangun hubungan jangka panjang denganmu.

* Ikuti Hitung Cepat atau Quick Count Hasil Pilpres 2019 dan Pemilu 2019 di sini

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IHNOBV
April 19, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2IHNOBV
via IFTTT

Thursday, April 18, 2019

2019, Lippo Karawaci Bakal Terbatas Keluarkan Produk Baru

CEO LPKR, John Riady, dalam pidato memberikan informasi terbaru kepada para pemegang saham terkait pelaksanaan rencana transformasi strategis perusahaan.

Divestasi aset LPKR terus berjalan sesuai rencana LPKR telah membuat kemajuan yang signifikan dalam usulan penjualan sahamnya di dua usaha patungan layanan kesehatan di Myanmar yaitu Yoma Siloam Hospital Pun Hlaing Limited dan Pun Hlaing International Hospital Limited kepada OUE Healthcare Limited.

Penjualan ini diharapkan menghasilkan dana segar sebesar USD 20 juta saat transaksi selesai pada semester pertama 2019.

LPKR menandatangani perjanjian jual beli bersyarat dengan Lippo Malls Indonesia Retail Trust pada 11 Maret 2019. LPKR setuju untuk menjual komponen ritel Lippo Mall Puri dengan total nilai penjualan USD 260 juta.

"Akuisisi ini ditargetkan selesai pada semester kedua 2019, tunduk pada persetujuan regulator, pemegang saham, dan pihak-pihak lainnya," katanya.

Pada 25 Maret 2019, LPKR telah membeli kembali senilai USD 8,67 juta dalam jumlah pokok agregat Surat Utang Senior USD 410 juta 7,00 persen yang jatuh tempo pada 2022 dan Surat Utang Senior USD 425 juta 6,75 persen yang jatuh tempo pada tahun 2026 melalui penawaran tender.

Saldo yang tersisa akan dialokasikan untuk membayar pinjaman bank, mempercepat penyelesaian proyek yang ada, modal kerja, membiayai peluncuran proyek baru pada awal 2020 dan untuk tambahan buffer likuiditas.

Pihaknya mengharapkan setelah menyelesaikan rights issue, LPKR akan menerima perbaikan peringkat surat utang yang positif dari Fitch Ratings dan S&P Global Ratings, sehingga akan meningkatkan kemampuan pendanaan Perseroan.

"Sejauh ini kami telah membuat kemajuan dalam transformasi strategis Perseroan, membangun momentum menuju tujuan untuk menjadi perusahaan Indonesia yang dikelola dengan baik dengan kemampuan yang kuat dalam hal pelaksanaan dan penyelesaian proyek. Hasil RUPST ini akan mempercepat program pendanaan komprehensif Perseroan dan membawa kita lebih dekat kepada tujuan," tandasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kiat Investasi Reksa Dana Saham Saat IHSG Bergejolak

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GmzUT1
April 18, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2GmzUT1
via IFTTT

Sunday, April 14, 2019

Sedia Payung, Hari Pencoblosan di Pulau Bintan Riau Diprediksi Hujan

Liputan6.com, Riau - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, memprediksi hujan lokal terjadi pada sebagian wilayah di Pulau Bintan saat hari pencoblosan surat suara, Rabu 17 April 2019 mendatang.

"Pemilih diharapkan menyediakan payung," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Bhakti Wira, di Tanjungpinang, Minggu.

Bhakti mengatakan, hujan diperkirakan mulai terjadi pada pukul 10.00-12.00 WIB. Sementara sejak pukul 07.00-10.00 WIB kondisi cuaca di Pulau Bintan, berawan.

Lanjut Bhakti, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di wilayah selatan Pulau Bintan, seperti Kecamatan Bintan Timur, Pulau Dompak dan Kecamatan Tanjungpinang Kota.

Dia juga menuturkan, dalam satu hingga dua hari ini diperkirakan hujan merata melanda se-Pulau Bintan dengan intensitas yang berbeda. Setelah itu, kemungkinan terjadi hujan panas.

"Perubahan cuaca kemungkinan dapat terjadi dalam waktu tertentu, apalagi menjelang pemungutan suara. Prediksi cuaca untuk enam hari ke depan yang dilakukan hari ini belum 100 persen benar," jelasnya dilansir Antara.

Bhakti juga mengimbau, kondisi cuaca tersebut sebaiknya diwaspadai oleh petugas Pemilu dengan menyiapkan berbagai kebutuhan, supaya pemilih dan petugas tidak terganggu saat terjadi hujan di tempat pemungutan suara.

"Terutama terhadap logistik Pemilu jangan sampai terkena hujan," tuturnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tidak hanya akses jalan, banjir akibat tingginya curah hujan merendam rumah warga yang berada di Kampung Bojongasih, Kecamatan Dayeuhkolot.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IC0ev0
April 14, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2IC0ev0
via IFTTT

Saturday, April 13, 2019

Merokok di Pom Bensin, Pria Ini Kena Batunya

Si pemilik mobil marah dan berusaha menyerang si petugas. Tapi petugas itu tak gentar dan kembali menyemprotkan gas pemadam api ke arahnya. Untungnya, polisi dapat menahan si pengendara mobil di mana ia ditahan selama tiga hari.

Netizen sendiri memuji kesigapan petugas tersebut. Menurut mereka, apa yang dilakukan si petugas sudah tepat dan pemilik mobil mendapatkan ganjaran yang setimpal.

"Kerja bagus. Dia melakukan hal yang tepat," tulis seorang pengguna Facebook.

"Pria itu mendapatkan ganjaran karena membahayakan orang banyak," tulis yang lain.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UB3TR6
April 13, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2UB3TR6
via IFTTT

Thursday, April 11, 2019

AS Desak PBB Akui Juan Guaido Jadi Presiden Venezuela, Kenapa?

Liputan6.com, Caracas - Wakil Presiden AS Mike Pence meminta PBB pada Rabu, 10 April 2019 untuk mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden sah Venezuela.

"Sudah tiba waktunya bagi PBB untuk mengakui presiden sementara Juan Guaido sebagai presiden Venezuela yang sah dan mendudukkan wakilnya dalam badan ini," kata Pence kepada Dewan Keamanan PBB, mengutip Al Jazeera pada Kamis (11/4/2019).

Dalam kesempatan itu, ia menambahkan pihaknya telah menyusun resolusi mengenai Venezuela. Tidak jelas kapan dan di mana Pence akan memperkenalkan resolusi yang dimaksud kepada DK PBB.

Ia juga mengumumkan, pmerintah Amerika Serikat akan memberikan US$ 60 juta kepada Venezuela sebagai "bantuan kemanusiaan".

Pence sepertinya optimistis, ia mengatakan kepada wartawan bahwa dia percaya "momentumnya ada di pihak pendukung kebebasan".

Sementara itu, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan AS harus berhenti mencampuri urusan negara lain. Sebagaimana diketahui, Nicolas Maduro, presiden Venezuela saat ini, mendapatkan dukungan dari Kuba, Rusia, Turki dan China.

"Kami menyerukan Amerika Serikat untuk sekali lagi mengakui bahwa rakyat Venezuela dan masyarakat lain memiliki hak untuk menentukan masa depan mereka sendiri," kata Nebenzia.

"Jika Anda ingin membuat Amerika hebat lagi (Make America Great Again - jargon kampanye Donald Trump), kami semua dengan tulus tertarik melihatnya, maka berhenti mencampuri urusan negara lain."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UyiEnJ
April 11, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2UyiEnJ
via IFTTT

Wednesday, April 3, 2019

Viral Aksi Bule Urai Kemacetan di Makassar, Tuai Pujian Warganet

Liputan6.com, Jakarta - Kemacetan menjadi hal yang kerap warga Jakarta temui setiap hari. Kemacetan umumnya disebabkan oleh padatnya penduduk, bertambahnya jumlah kendaraan sementara luas jalan tidak bertambah dan masih banyak faktor lainnya.

Tidak hanya di ibu kota, kota-kota besar lainnya di Tanah Air juga kerap mengalami kemacetan salah satunya ialah Makassar. Baru-baru ini ada hal unik yang terjadi terkait kemacetan di Makassar. Pasalnya belum lama ini viral aksi seorang WNA mencoba membantu mengurai kemacetan yang terjadi di salah satu kawasan di Makassar.

Ya, aksi seorang bule yang sedang mengatur arus lalu lintas yang macet menjadi viral di media sosial. Aksi WNA ini pada awalnya diunggah oleh akun @makassar_info pada Sabtu (30/3). Pada video yang beredar tersebut terlihat seorang bule sedang membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Andi Pettarani dan Hertasning Makassar.

“Tidak ada yang mau mengalah, macetpun terjadi, mirisnya yang turun tangan seorang bule yang mengatur lalu lintas,” tulis akun tersebut. 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HXksjl
April 03, 2019 at 04:01PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2HXksjl
via IFTTT