Pages

Showing posts with label 2018 at 08:22PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:22PM. Show all posts

Saturday, December 15, 2018

Timses: Ada Oknum yang Sengaja Ingin Mengadu Domba Kubu Jokowi dan SBY

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Pemenangan Nasional (TKN) pasangan capres-cawapres Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding angkat bicara terkait adanya perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau.

Dia menilai kejadian ini ulah oknum yang sengaja ingin mengadu domba antara Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Jokowi.

"Saya malah menduga bahwa bisa jadi ada pihak lain yang mencoba untuk terus memperkeruh atau membentur-benturkan antara Pak Jokowi dan Pak SBY," kata Karding pada awak media, Jakarta, Sabtu (15/12/2018).

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengaku telah menanyakan langsung pada para kader sembilan partai pendukung Jokowi-Ma'ruf.

"Semua pihak membantah telah melakukan hal itu," kata Karding.

"Bahasa mereka, kita mau pasang bendera dan baliho aja susah apalagi mau mencopot orang punya. Dan itu bukan cara-cara kami dan kami tidak suka dan tidak mau cara-cara seperti itu," lanjut dia.

Karding juga menegaskan, sampai saat ini hubungan antar SBY dan Jokowi berjalan sangat baik. Karena itu, dia meminta kepolisian segera mengungkap kasus perusakan atribut Demokrat tersebut.

"Menurut saya pihak Kepolisian atau pihak panwas (panitia pengawas pilkada) mesti melakukan pengecekan agar bisa terungkap," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PFkcF4
December 15, 2018 at 08:22PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2PFkcF4
via IFTTT

Tuesday, December 4, 2018

BUMN Ini Masih Tunggu Rekomendasi Bupati Kembangkan Sentra Garam di Kupang

Anies Sebut JPO Bunderan Senayan Berfungsi Akhir Desember

Sebelumnya, Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta Imam Adi Nugraha mengatakan hari ini pihaknya berencana merevitalisasi tiga jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Sudirman Jakarta Pusat.

Ketiga JPO tersebut, kata Imam akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas tambahan, salah satunya lift untuk mempermudah kaum disabilitas. Akan tetapi, dia menyebut untuk desain JPO GBK akan berbeda bila dibandingkan dengan Polda Metro Jaya dan Bundaran Senayan.

"Design yang ikonik, beda dari JPO lain, CCTV dan tata pencahayaan," ucapanya.

Selanjutnya, Imam mengatakan selama revitalisasi, Halte Transjakarta Polda Metro Jaya dan Bundaran Senayan akan ditutup sementara.

"Khusus Halte Transjakarta GBK tetap beroperasi seperti biasa," jelas Imam.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zG3IaK
December 04, 2018 at 08:22PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2zG3IaK
via IFTTT

Sunday, December 2, 2018

Siapkah RI Kembangkan Mobil Listrik?

Liputan6.com, Jakarta - Mobil listrik menjadi mimpi masa depan Indonesia untuk bisa dikembangkan dan dijual komersial kepada masyarakat. Saat ini memang sudah terdapat beberapa riset, bahkan bukti produksi mobil listrik. Sebut saja Tucuxi, Gendhis hingga Selo.

Sejak kasus korupsi yang sempat melibatkan Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, pengembangan mobil listrik ini lenyap. Para inivator seakan takut dalam pengembangan kembali mobil yang sama.

Namun, saat ini pemerintah kembali mendorong pengembangan mobil listrik di Tanah Air. Bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi turun tangan dalam memediasi para inivator untuk tak takut lagi dalam pengembangan mobil listrik ini.

Lalu, mampukah Indonesia mengembangkan mobil listrik kembali hingga menjadi produk komersial? Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Zakky Gamal Yasin berbagi pikiran mengenai hal ini.

Menurut Zakky dalam pengembangan mobil listrik tidak hanya sekedar membuat mobil listrik. Namum, hal yang lebih penting adalah menciptakan ekosistem industri mobil listrik iti sendiri.

"Jadi tidak hanya bikin mobil listrik saja, ekosistemnya harus dibangun. Misalnya, kalau memang mau produksi ya infrastrukturnya harus disediakan, seperti fasilitas carging batrainya, industri komponen pendukung lainnya," kata Zakky saat berbincang dengan Liputan6.com seperti ditulis, Minggu (2/12/2018).

Menurut dia, Indonesia saat ini sudah siap untuk loncat dalam pemgembangan mobil listrik tersebut. Dari skala design, asembly, testing serta pasar, semua bisa dilakukan di Indonesia. Hanya saja dalam hal komponen, beberapa memang masih harus diimpor dari luar negeri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QySazC
December 02, 2018 at 08:22PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2QySazC
via IFTTT

Thursday, November 29, 2018

Modal Test Drive, Pria Asal Jakarta Dapat SUV Gratis

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria asal Jakarta, Suherman jadi salah satu orang yang paling beruntung. Pasalnya, dia mendapatkan sebuah mobil Sport Utility Vehicle (SUV) DFSK Glory 580 1.8 Comfort M/T.

Hadiah ini merupakan undian dari salah satu program PT Sokonindo Automobile, yaitu DFSK Super Experience Activity. Program ini merupakan test drive campaign nasional yang digelar sejak event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus 2018 hingga November 2018.

Menurut Marketing General Manager PT Sokonindo Automobile Permata Islam, program ini dilaksanakan secara nasional guna menjangkau konsumen yang berada di seluruh Indonesia.

“Sebagai produk baru, kami percaya program ini sangat penting karena dengan mengikuti test drive ini, kami dapat membuktikan secara langsung keunggulan produk kami. Terbukti dengan tingginya total peserta test drive, para calon konsumen tertarik dengan Glory 580,” ungkap Permata saat ditemui usai pengudian DFSK Super Experience Activity di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (29/11/2018).

Pria yang akrab disapa Arta tersebut menyatakan, program ini bukan sekadar sesi test drive saja, namun memberikan sebuah pengalaman berbeda bagi seseorang untuk mengeksplor kendaraan DFSK dan mengenal lebih jauh tentang brand DFSK. Selain Suherman dengan hadiah DFSK Glory 580, pengundian DFSK Super Experience Activity juga menghadirkan beberapa hadiah lainnya bagi mereka yang beruntung mulai dari 20 unit smartphone Vivo V5S 4GB, 15 unit smart TV Xiaomi 4A LED HD + wi-fi berukuran 32 inci.

Untuk keikutsertaan test drive nasional ini,  awalnya para peserta diminta untuk registrasi pada microsite DFSK atau mendaftar pada petugas test drive ketika DFSK sedang melakukan exhibition, pameran di mal ataupun ketika berkunjung ke dealer.

Setelah melakukan melakukan test drive, peserta akan mendapatkan nomor undian yang dikirimkan ke alamat email dan Whatsapp pada alamat yang dicantumkan ketika registrasi. Adapun selama empat bulan program berlangsung, sedikitnya jumlah peserta test drive Glory 580 mencapai 2.000 orang.

 .

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TV6a5H
November 29, 2018 at 08:22PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2TV6a5H
via IFTTT

Saturday, November 24, 2018

Terima Kunjungan Komunitas Disalibitas, Ma'ruf Amin Klarifikasi Buta dan Tuli

Liputan6.com, Jakarta - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menerima kedatangan kelompok difabel. Dia pun mengklarifikasi atas penyebutan buta dan tuli mengenai pembangunan pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi.

Menurut Ma'ruf, pernyataannya tidak untuk menyinggung pihak penyandang disabilitas tunarungu dan tunanetra.

"Pada saat ini saya mengklarifikasi saya pernah pidato yang tidak mau mengakui pencapaian Pak Jokowi saya menggunakan istilah buta dan tuli, tapi yang saya maksudkan bukan secara fisik tapi secara hati," ujar Ma'ruf Amin usai menerima tamu kelompok difabel, di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/11/2018).

"Karena cucu saya difabel (tunarungu) jadi tidak mungkin saya menghina seperti itu," jelas dia.

Kendati bila masih ada pihak menyesalkan pernyataan itu, secara terbuka Ma'ruf Amin meminta maaf kepada para pihak tersinggung.

"Jadi saya tak pernah bermaksud merendahkan, tapi kalau ucapan itu dianggap masih melukai saya meminta maaf," tutur Ma'ruf Amin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DGULRf
November 24, 2018 at 08:22PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2DGULRf
via IFTTT

Monday, November 19, 2018

Prasetio ke Anies: Kalau Tak Percaya Dinas, Pecat Saja!

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menolak penunjukan BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pihak yang menggarap proyek pembangunan Stadion BMW, Sunter, Jakarta Utara. Sebab menurutnya, nantinya akan diserahkan kepada pihak lain, bila Jakpro yang ditunjuk sebagai pengelola proyek.

"Sekarang kajian gambarnya sudah ada tinggal pelaksanannya. Bukan apa-apa, sekali lagi saya melihat yang kurang baik di Jakpro," kata Pras saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2018).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menunjuk BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk membangun Stadion BMW, Sunter, Jakarta Utara. Anies mengakui tak ingin menyerahkan proyek itu kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI lantaran khawatir stadion akan disulap menjadi Gelanggang Olahraga (GOR).

Menanggapi hal itu, Pras mengatakan seharusnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) lah yang berhak melakukan pembangunan. Jika Anies memang tidak percaya dengan dinasnya, maka lebih baik Anies memecat pegawai di dinas itu.

"Enggak bisalah begitu. Kalau misalkan dia enggak percaya dengan dinas olahraganya, pecat saja," kata dia.

Terlebih, saat ini PT Jakpro juga masih belum bisa mengelola anggaran secara maksimal. PT Jakpro telah merelokasi penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp650 miliar untuk proyek lain tanpa dasar hukum dan persetujuan DPRD DKI.

Padahal, PMD yang semula dialokasikan mengakuisisi PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) itu seharusnya dikembalikan ke kas daerah lantaran akuisisi tak terealisasi.

"Uang beli Palyja dan Aetra sampai hari ini enggak bisa dikembalikan. Uangnya kemana? Itupun sampai hari ini enggak kembali. Nanti dikasih uang besar dia di bank gelap lagi disitu," ungkap Pras.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qVzc84
November 19, 2018 at 08:22PM from Suara.com https://ift.tt/2qVzc84
via IFTTT