Pages

Showing posts with label 2019 at 02:12PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:12PM. Show all posts

Saturday, May 18, 2019

Partai Nasdem Unggul di Papua Barat

Liputan6.com, Jakarta - Perolehan suara Partai Nasdem di Provinsi Papua Barat memperoleh suara tertinggi dalam Pileg 2019.

Tercatat dalam Rekapitulasi Suara Nasional di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (18/5/2019), Nasdem mendapatkan 109.157 suara. Jumlah itu gabungan dari suara partai dan suara calon legislatif.

Sedangkan, urutan kedua ditempati oleh Partai Golkar yang memperoleh suara total 103.102. Di urutan ketiga ada PDI-P yang mendapatkan suara 101.713, kemudian Gerindra 73.962, serta PKB yang mendapatkan 29.843.

Di Papua Barat, dalam Pemilu 2019 ini terdapat 600.172 DPT, 3644 DPTb, serta 53.579 DPK. Terdapat 647.395 surat suara yang terdiri dari 601.107 suara sah dan 46.288 suara tidak sah.

Sementara itu, di Papua Barat, suara Paslon 01 Joko Widodo dan Maruf Amin unggul dibandingkan rivalnya Paslon 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf tercatat memperoleh suara 508.997, sedangkan Prabowo-Sandi 128.732 dari total 637.729 suara sah, dan 12.462 suara dinyatakan tidak sah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QbZcro
May 18, 2019 at 02:12PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2QbZcro
via IFTTT

Wednesday, May 8, 2019

FOTO: Sri Mulyani Ajak Diet Plastik Saat Buka DhawaFest Pesona 2019

1/7

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan sambutan saat membuka DhawaFest Pesona 2019 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (8/5/2019). Dalam sambutannya, Sri Mulyani juga mengajak semua jajaran Kemenkeu untuk peduli dan memelihara lingkungan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ydkjws
May 08, 2019 at 02:12PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2Ydkjws
via IFTTT

Monday, May 6, 2019

Kondisi Indeks Bisnis Turun di Kuartal I-2019

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,07 persen pada kuartal I-2019. Angka ini naik tipis apabila dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,06 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2019 dipengaruhi beberapa hal. Dari sisi pengeluaran jumlah konsumsi rumah tangga tumbuh positif sebesar 5,01 persen.

Posisi pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal I-2019 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,94 persen. Namun jika dibandingkan kuartal-IV 2018, posisi konsumsi rumah tangga mencapai 5,08 persen atau menurun jika dibanding posisi sekarang.

"Konsumsi rumah tangga tumbuh positif. Sebesar 5,01 persen. Lumayan bagus dibanding kuartal I-2018. Ada beberapa yang tumbuh tinggi dan beberapa tertahan," ujarnya di Kantornya, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Pria yang akrab disapa Kecuk ini menyebut salah satu pertumbuhan terhadap konsumsi rumah tangga bisa dilihat dari komponen makanan dan minuman, selain restoran yang tumbuh sebesar tumbuh 5,29 persen.

Kemudian diikuti dengan kesehatan dan pendidikan sebesar 5,66 persen. Sementara sisanya mengalami perlambatan.

Selain itu, pengeluaran konsumsi pemerintah juga tumbuh positif. Ini ditandai dengan kenaikan belanja barang dan jasa, serta belanja pegawai.

"Konsumsi pemerintah tumbuh positif sebesar 5,21 persen. Penyebab ada kenaikan realisasi belanja barang dan jasa pegawai dan bansos tunai itu yang sebabkan konsumsi pemerintah bergerak," jelas dia.

Kecuk menambahkan, apabila dilihat dari sisi produksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,07 persen ini juga didorong sektor lapangan usaha. Salah satunya, melalui pertanian yang tumbuh positif sebesar 12,65 persen.

"Terutama pada tanaman perkebunan karena peningkatan produksi kelapa sawit, teh, dan kopi," jelasnya.

Di sisi lain, pertumbuhan industri pengolahan non migas juga tumbuh positif terutama pada industri makanan minuman khsusunya produksi CPO yang meningkat.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V64RQE
May 06, 2019 at 02:12PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2V64RQE
via IFTTT

Sunday, May 5, 2019

IIMS Tahun Depan akan Berlangsung 9 Hingga 19 April 2020

"Acara tersebut tentunya akan lebih menarik lagi. kami selalu ingin berinovasi melahirkan ide-ide kreatif demi memajukan industri otomotif dalam negeri," ujar Kohen.

Sebagai informasi, menjelang akhir penyelenggaraan Telkomsel IIMS 2019, Dyandra Promosindo mengadakan closing ceremony di Infinite Stage.

Salah satu dari rangkaian acara digunakan untuk mengumumkan sejumlah penghargaan dan pengundian grand prize, yaitu satu unit DFSK Glory 560 Luxury CVT, satu unit Honda Brio berwarna jingga, serta lucky draw dengan hadiah 4 unit motor Honda PCX.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PLeTpw
May 05, 2019 at 02:12PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2PLeTpw
via IFTTT

Friday, May 3, 2019

Pemindahan Ibu Kota Bakal Buat Daerah Pertumbuhan Baru

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi B.Sukamdani menyebutkan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke luar Jawa akan membawa dampak positif, khususnya bagi dunia usaha.

Dia menjelaskan, dengan ada pemindahan pusat pemerintahan otomatis akan menciptakan satu kota metropolitan baru. Kendati demikian, dia mengingatkan tentunya proses pemindahan ibu kota tidak mungkin dapat terwujud dalam waktu singkat.

"Jadi pemindahan ibu kota ide bagus untuk buat daerah pertumbuhan baru, tapi harus diingat bahwa sifat pemindahan ibu kota itu jangka panjang," kata dia saat ditemui di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Dia mengungkapkan, dalam proses pemindahan ibu kota di dalamnya terdapat banyak hal penting yang perlu dilakukan yang memerlukan persiapan cukup lama dan kompleks. Di antaranya adalah persiapan tata ruang, dana , dan kesiapan daerah serta hal-hal krusial lainnya.

"Yang jelas tidak mungkin selesai dalam waktu 5 tahun," ujar dia.

Oleh sebab itu, dia berharap pemerintahan kali ini dapat melanjutkan pada periode sebelumnya agar terjadi kontinuitas mengenai pemindahan ibu kota tersebut.

"Dan 5 tahun itu masa bakti presiden yang nanti ini akan berjalan. Jadi harus dipertimbangkan jangan sampai nanti tidak ada payung hukum kuat dan nanti ganti presiden, 5 tahun lagi enggak jalan . Akibatnya rugikan kita semua," ujar dia.

Dia mengatakan, wacana pemindahan ibu kota jangan sampai gagal mengingat dana yang dikeluarkan juga tidak sedikit.

"Jangan sampai nanti masalah ibu kota seperti itu. Jadi perlu jaminan jangka panjang jangan sampai nanti sudah diputuskan, ke depannya gak jalan. Dan ini kelemahan kita tidak punya GBHN seperti dulu. Kalau dulu ada tap MPR, lembaga tertinggi negara, saat ini tidak ada lembaga tertinggi negara dan semua sama lembaga tinggi. Dan ini harus jadi faktor dipertimbangkan," ujar dia.

Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: Merdeka.com

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GZgfu0
May 03, 2019 at 02:12PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2GZgfu0
via IFTTT

Friday, April 26, 2019

Banjir Surut, Warga Pejaten Berbenah dan Bangun Dapur Umum

Liputan6.com, Jakarta - Banjir di kawasan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mulai surut. Tercatat ada sekitar 340 KK di RT 05 RW 05, Pejaten Timur, yang 200 di antaranya menjadi korban banjir. 

Meski banjir surut, warga masih mengungsi di sejumlah tempat, seperti Musala Jamiatul Khair, SDN 22 Jakarta, dan SMPN 46 Jakarta. Namun, ada pula warga yang mulai membersihkan endapan lumpur dari rumahnya dan berinisiatif menyediakan dapur umum. 

Sejak pukul 10.00 WIB tadi, sebagian ibu-ibu mulai sibuk menyediakan makanan bagi warga terdampak banjir. Menurut Ketua RT 05/05 Pejaten Timur, Suhardi jumlah warga terdampak di wilayahnya mencapai 900 jiwa lebih.

Pemprov DKI, lanjut Suhardi juga telah memberikan bantuan logistik berupa makanan, obat-obatan, dan selimut lewat kelurahan setempat. 

"Kita posko dapur umum siaga dari jam 08.00 WIB. Memang dari jam 19.00 WIB malam sudah bertahap kasih kabar ke warga. Sudah dapat informasi dari Katulampa," tutur Suhardi kepada Liputan6.com di dapur umum RT 05/05 Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).

Ada sekitar 10 orang yang diperbantukan mengelola dapur umum. "Nanti diumumin di musala biar warga datang ambil sendiri," kata Ros, salah satu warga.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UYeVQv
April 26, 2019 at 02:12PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2UYeVQv
via IFTTT

Saturday, April 20, 2019

VIDEO: Deretan Penyebab Pemungutan Suara Ulang

[unable to retrieve full-text content]

Bawaslu berikan rekomendasi beberapa TPS untuk pemungutan suara ulang. Penyebabnya bermacam-macam.
http://bit.ly/2GsjHfj
April 20, 2019 at 02:12PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2GsjHfj
via IFTTT

Wednesday, April 10, 2019

Batu Posok Jadi Destinasi Wisata Baru di Sanggau

Liputan6.com, Jakarta Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, terus memperkuat sektor pariwisata. Tidak hanya melalui atraksi. Sanggau, juga menghadirkan destinasi baru. Destinasi terbaru yang dihadirkan adalah Wisata Alam Batu Posok. Destinasi ini berada di Desa Wisata Penyeladi.

Launching Wisata Alam Batu Posok dilakukan Minggu (7/4) pagi, oleh Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot. Kegiatan tersebut mengusung tema “Destinasi wisata Batu Posok menuju desa wisata Penyeladi ecovillage”.

Launching dihadiri Kadis Porapar Kabupaten Sanggau Fransiskus Meron, Ketua GOW Kabupaten Sanggau Yohana Kusbariah Ontot, Kepala OPD Kabupaten Sanggau, Camat Kapuas Alipius beserta istri, Forkompimcam, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Ketua Pokdarwis Feri Risaldi, Anggota Pokdarwis dan seluruh masyarakat.

Kedatangan Wakil Bupati Sanggau beserta rombongan disambut meriah oleh masyarakat, serta disambut dengan halunan pantun, hadrah dan Tarian Khas Melayu.

Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot berharap destinasi ini digaungkan sehingga bisa terdengar lebih luas.

“Saya berharap kita semua untuk bisa lebih menggaungkan objek wisata ini agar lebih dikenal pihak luar atau masyarakat luar. Akan tetapi yang terpenting juga adalah berkaitan dengan status tanah. Sehingga dalam pengelolan lebih lanjut tidak dipersoalkan. Bila status tanahnya jelas, Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau tidak ragu untuk mengembangkan daerah ini menjadi objek wisata alam yang ada di Kabupaten Sanggau,” papar Yohanes.

Ia juga mengimbau Pokdarwis dan masyarakat harus memiliki kebersamaan untuk membangun tampat wisata ini.

“Karena dengan tanah seluas ini, banyak yang bisa kita kembangkan lagi. Seperti membangun toilet dan tempat sampah. Tujuannya untuk menjaga kebersihan dilingkungan. Agar objek wisatanya tetap nyaman dan nyaman. Pokdarwis dan masyarakat juga harus kompak. Karena, bila destinasi ini sudah berkembang ,yang menerima hasilnya bukan hanya Pokdarwis saja, akan tetapi juga masyarakat setempat merasakannya,” ulas Yohanes.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah menjaga kawasan Batu Posok agar tetap alami. Wakil Bupati berharap pengembangan destinasi ini tidak merusak atau menebang pohon-pohon yang ada. Justru, masyarakat berupaya untuk bisa menanam pohon kembali. Serta, memperkaya jenis-jenis pohon.

Yohanes Ontot juga meminta promosi Batu Posok dilakukan. Bahkan, masyarakat diminta terlibat aktif dalam menyampaikan destinasi ini.

“Untuk mempromosikan objek wisata ini, perlu gerakan masyarakat sebagai agen promosi. Wisata Alam Batu Posok harus terus dikembangkan, dijaga dan dilestarikan. Hari ini menjadi langkah awal kita, agar kedepan wisata alam Batu Posok ini menjadi destinasi wisata Kabupaten Sanggau yang dikenal oleh masyarakat luas,” harapnya.

Sedangkan Kadis Porapar Kabupaten Sanggau Fransiskus Meron menilai kehadiran Batu Posok akan berdampak positif buat Desa Penyeladi.

“Destinasi ini memang measih baru. Tapi jika nanti semakin wisatawan yang mengetahuinya, maka semakin banyak yang akan berkunjung. Dan ini akan berdampak positif buat Desa Penyeladi sebagai desa wisata,” paparnya.

Menurutnya Meron, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran wisatawan dengan menjual makanan atau souvenir khas lainnya.

Hal senada disampaikan Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung.

“Destinasi Batu Posok berada di kawasan Desa Wisata Penyeladi. Hal ini sangat bagus. Karena, bukan hanya destinasinya saja yang bisa terangkat. Desa Wisata Penyeladi juga akan terkena dampak positif. Oleh karena itu, masyarakat pun harus menjaga destinasi Batu Posok sebagai sumber penghasilan mereka,” kata Adella.

Acungan jempol diberikan Menteri Pariwisata Arief Yahya terhadap Sanggau. Karena, daerah ini mulai memperlihatkan eksistensinya di sektor pariwisata.

“Sanggau adalah wilayah crossborder. Wilayah yang setiap hari dilintasi wisatawan perbatasan kehadiran destinasi seperti Batu Posok tentu bagus untuk menggoda wisatawan. Namun, promosi harus dilakukan dengan benar agar dampaknya bisa cepat terasa,” katanya.

(*)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VD1wty
April 10, 2019 at 02:12PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2VD1wty
via IFTTT

Friday, April 5, 2019

Honda Hadirkan Africa Twin Terbaru, Harganya?

Liputan6.com, New Delhi - Honda secara resmi membuka pemesanan Africa Twin terbaru di India. Hanya menerima 50 pelanggan untuk kloter pertama, pengiriman akan mulai dilakukan bulan depan.

Seperti dilansir Motorbeam, Africa Twin terbaru ditawarkan dalam skema warna glint wave blue metallic, aksen emas pada setang dan pelek jari-jari.

Memiliki sistem throttle-by-wire dan sistem Honda Selectable Torque Control (HSTC) tujuh tingkat, motor ini diklaim lebih mudah dikontrol.

Tak hanya itu, Africa Twin juga mendapatkan tiga level tenaga, dan empat mode berkendara yakni urban, touring, gravel, dan user.

Untuk dapur pacu, motor pabrikan otomotif Jepang ini ditenagai mesin 998cc, liquid-cooled, parallel-twin yang mampu menghasilkan tenaga hingga 87,7 Tk pada 7500 RPM dan torsi 93,1 Nm pada 6000 RPM.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UvN8pz
April 05, 2019 at 02:12PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2UvN8pz
via IFTTT

Thursday, March 21, 2019

Penelusuran Polisi soal Mobil yang di Sewa Pengemis Tajir di Bogor

Patroli Indosiar, Bogor - Aparat Satpol PP Bogor menjaring seorang pengemis berusia lanjut yang diduga punya penghasilan jutaan rupiah. Pengemis itu bahkan menggunakan mobil minibus lengkap dengan sopirnya.  

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Kamis (21/3/2019), pengemis lanjut usia bernama Suherman digiring Satpol PP dari Jalan Raya Abdullah bin Nuh Yasmin, Kota Bogor.

Pria berusia 80 tahun tersebut mengemis ternyata dengan diantar sebuah mobil dengan sopirnya. Kemudian Suherman bersama mobil dan sopirnya dibawa ke Kantor Dinas Sosial Kota Bogor untuk dimintai keterangan.  

Saat diperiksa, dari saku Suherman petugas mendapati telepon genggam dan uang hasil mengemis sebesar Rp 120 ribu. Suherman ditenggarai punya penghasilan dari hasil mengemis.  

“Dari hasil pengecekan, Suherman dapat Rp 1,2 juta dalam sehari,” ucap Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Azrin Syamsudin.  

Kini petugas Dinas Sosial masih menelusuri soal kepemilikan mobil yang digunakan Suherman untuk mengemis. Petugas juga masih mempertimbangkan apakah Suherman akan dibina di panti sosial atau dikembalikan ke pihak keluarga. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FtrJ7d
March 21, 2019 at 02:12PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2FtrJ7d
via IFTTT

Monday, March 11, 2019

China Larang Maskapai Pakai Boeing 737 Max 8, Bagaimana Indonesia?

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan duka yang mendalam atas musibah jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines tujuan Nairobi pada Minggu 10 Maret 2019.

Terkait musibah jatuhnya pesawat berjenis Boeing 737-8 Max  yang terbang dari  Bandara Bole di Addis Ababa, Ditjen Hubud akan terus melakukan pengawasan terhadap maskapai yang masih mengoperasikan pesawat berjenis yang sama di Indonesia. Pengawasan  untuk pesawat  Boeing 737-8 Max ini sudah dilakukan sejak Oktober 2018. 

"Hingga saat ini kami terus  melakukan langkah-langkah perbaikan mulai dari prosedur operasional maupun additional training serta menindaklanjuti Airworthiness Directive yang dikeluarkan Federal Aviation Administration," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti, di Jakarta, Senin, 11 Maret 2019.

Selain pengawasan terhadap pengoperasian pesawat  Boeing 737-8 Max,  Polana menambahkan, pihaknya juga tetap bekerjasama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Boeing maupun lembaga penerbangan dunia seperti FAA untuk terus melakukan evaluasi terkait kecelakaan pesawat jenis Boeing 737-8 Max.

Kerja sama ini dibutuhkan dalam peningkatan teknik operasional ataupun tindak lanjut Ditjen Hubud terhadap operasional pesawat jenis Boeing 737-8 Max selanjutnya. 

"Kami juga akan melakukan komunikasi dan pemantauan proses investigasi pesawat jenis Boeing 737-8 Max yang jatuh di Ethiopia serta berkoordinasi dengan FAA untuk memutuskan langkah lanjut dalam perbaikan operasional Boeing 737-8 Max," kata dia. 

Atas kejadian ini, Polana mengimbau kepada seluruh maskapai di Indonesia untuk mematuhi prinsip 3S + 1 C dalam penerbangan yaitu Safety, Security, Service dan Compliance (kepatuhan pada aturan yang berlaku). Ini karena keselamatan harus menjadi hal yang utama dalam penerbangan. 

Selain itu, para penumpang pesawat udara juga diimbau untuk turut serta dalam menjaga dan meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Karena penumpang pesawat juga mempunyai andil dalam menciptakan keselamatan dan keamanan penerbangan mulai sejak di area terminal bandara, dalam pesawat hingga bandara tujuan. (Yas)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kementerian Luar Negeri RI telah mengonfirmasi kebenaran satu warga Indonesia menjadi korban jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HrcbTU
March 11, 2019 at 02:12PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2HrcbTU
via IFTTT