:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2789190/original/034913400_1556260419-4dd9f53a-87b5-4305-8856-94776ede4722.jpg)
Di bagian tangan setang terdapat tombol pengaturan mode berkendara 1 (eco), 2 (urban) , dan 3 (sport). Di sebelah tombol starter terdapat tombol R yang berarti mundur. Ya, Anda tidak salah baca, motor ini dilengkapi dengan fungsi reverse. Lalu di bagian setang sebelah kiri terdapat tombol untuk pengaturan lampu depan dan lampu sein.
Untuk menyalakan motor ini tak jauh berbeda dibanding motor konvensional. Putar kunci ke arah On, lalu layar akan menyala. Setelah itu Anda tinggal menekan tombol starter dan logo Gesits akan memperlihatkan lambang On.
Setelah motor menyala, Liputan6.com mencoba mode Eco terlebih dahulu. Akselerasinya cukup memuaskan, meski tidak agresif tapi cukup untuk bermanuver di kemacetan.
Mode berkendara Urban dan Sport memberikan sensasi yang berbeda, mode ini berguna jika Anda terburu-buru atau sedang membonceng orang dewasa. Torsi puncak sebesar 30 Nm bisa Anda rasakan sejak memelintir handle gas.
Saat melewati rintangan slalom, motor ini terbilang cukup menyenangkan. Penempatan baterai dan motor listrik di bagian tengah membuat distribusi bobotnya ideal.
Gesits merupakan motor listrik brand lokal yang perlu diapresiasi. Banderol harga Rp24,95 juta berstatus off the road mungkin cukup mengejutkan. Terutama jika konsumen membandingkan dengan motor listrik yang sudah bermain terlebih dahulu di Indonesia seperti Viar Q1. Namun yang perlu diingat, Gesits dan Viar Q1 berada di kelas yang berbeda.
http://bit.ly/2IVpFbj
April 26, 2019 at 01:47PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2IVpFbj
via IFTTT
No comments:
Post a Comment