:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2759515/original/003328200_1553352385-politisi-nasdem-mencegah-stunting-sejak-kandungan-bukan-setelah-tak-minum-asi.jpg)
Sebelumnya, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, masalah stunting di Indonesia sudah memasuki tahap yang gawat darurat.
Pasalnya 1/3 anak-anak di Indonesia mengalami kekurangan asupan gizi. Untuk itu, Sandiaga menjelaskan, akan menggunakan program Indonesia Emas untuk mengurangi angka stunting di Indonesia.
"Program tersebut bisa mengurangi stunting lima tahun ke depan," katanya di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, 17 Maret 2019.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan, dalam program Indonesia Emas terdapat gerakan sedekah putih. Gerakan ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama mencegah stunting. Dimana bantuan tersebut diberikan sejak perempuan mengandung hingga melahirkan.
"Siapa ingin menyumbangkan susu tablet kacang hijau silakan ini bagian dari partisipasi kolaboratif. Harus melibatkan pihak lain yaitu dunia usaha," jelas dia.
Sementara itu, calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengungkapkan, untuk mencegah stunting perlu adanya pelatihan bagi mereka yang baru saja menikah. Pasalnya stunting tidak hanya terjadi lantaran kekurangan gizi, tetapi juga kondisi lingkungan.
"Sejak dia mulai hamil sampai disusui anaknya diberikan asupan yang cukup, sanitasi dan air bersih, dan susu ibu selama dua tahun," kata dia.
Ketua MUI ini mengungkapkan, pemerintah telah berupaya menurunkan angka stunting di Indonesia. Selama 4 tahun pemerintahan Jokowi, stunting berhasil ditekan sebanyak 7 persen.
"Ke depan akan kita bisa menurunkan sampai 10 persen," tutupnya.
Reporter: Muhamad Agil Aliansyah
Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:
Demi meningkatkan tenaga kerja Indonesia, Sandiaga Uno akan luncurkan Rumah Siap Kerja untuk anak muda.
https://ift.tt/2U3fbg1
March 23, 2019 at 10:04PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2U3fbg1
via IFTTT
No comments:
Post a Comment