Pages

Showing posts with label 2019 at 03:43PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:43PM. Show all posts

Wednesday, May 22, 2019

Temuan-Temuan Polisi di Balik Kerusuhan 22 Mei Dini Hari

Tidak hanya ada dugaan keterlibatan partai politik dari logo yang terdapat pada mobil ambulans, fakta lain yang terungkap di dalammya ditemukan sejumlah uang dan amplop.

"Setelah kami sita masih terdapat amplop dan uang di dalamnya," kata Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal di Kemenkoplhukam, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Ambulance tersebut saat ini berada di Polda Metro Jaya untuk kemudian di dalami keterkaitan dengan kerusuhan di Tanah Abang. Busur dan Baham Bakar

Sementara itu, pihak kepolisian kini telah mengamankan 99 orang dari massa yang terlibat kerusuhan di flyover Slipi, Jakarta Barat, dini hari tadi. Dalam operasi itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk berbuat rusuh.

"Para pelaku inisudah mempersiapkan untuk melakukan kerusuhan. Mereka membawa busur, dan bahan bakar untuk membakar," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/5/2019).

Massa yang diketahui berasal dari luar Jakarta itu juga diduga mengincar barang-barang milik warga dan petugas.

"Mereka mengincar properti-properti warga dan juga polisi. Tadi juga ada ribut antara warga yang propertinya dibakar, dirusak hingga terjadi bentrokan," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QiauL6
May 22, 2019 at 03:43PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2QiauL6
via IFTTT

Wednesday, May 8, 2019

KPU Undang Kemenkes dan IDI Terkait Banyak Petugas KPPS Meninggal

Liputan6.com, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan Aziz mengatakan, pihaknya akan mengundang Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Hal itu terkait banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dan sakit.

"Memang kami mengundang pihak terkait dari Kemenkes, IDI dan pihak terkait lainnya Ombudsman, termasuk Bawaslu untuk membahas bersama," kata Viryan di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

Dia menegaskan, KPU tidak ingin jajaran petugas KPPS, PPS, PPK meninggal dan sakit. KPU, kata Viryan telah berusaha mengurani beban petugas KPPS atau penyelenggara pemilu, dengan cara mengurangi jumlah pemilih di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Satu, upaya yang kami lakukan dari awal adalah dengan desain Pemilu yang di UU 7/2017 KPU sudah berikhtiar dengan mengurangi jumlah pemilih per TPS, itu langkah strategis dari 500 pemilih menjadi 300 pemilih per TPS," kata dia.

"Kemudian kita juga mendukung masyarakat sipil yang melakukan judicial review terhadap masa waktu pemungutan dan penghitungan suara di TPS yang harus selesai pada tanggal tersebut yaitu tanggal 17 April pukul 24.00 WIB. Kemudian MK memutuskan ditambah 12 jam sehingga dimungkinkan selesai tanggal 18 April pukul 12.00 WIB," sambungnya.

Menurutnya, dari segi durasi waktu ia nilai sudah cukup bagus. Meski begitu, banyak petugas KPPS yang sakit hingga meninggal dunia.

"Saya pikir dari segi durasi sudah cukup memadai, namun juga demikian petugas yang meninggal terjadi lagi dan memang ini hal yang tidak kita inginkan. Namun santunan kita percepat prosesnya dan kami melakukan audit medis terhadap rekan-rekan kami yang meninggal," ucap Viryan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JpVd9C
May 08, 2019 at 03:43PM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2JpVd9C
via IFTTT

Friday, May 3, 2019

Alasan Prabowo Batal Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

Liputan6.com, Jakarta - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto dijadwalkan akan menjenguk mantan ibu negara, Ani Yudhoyono ke Singapura hari ini. Namun rencana itu batal. Padahal, nama Prabowo telah tercatat sebagai salah satu pembesuk Ani yang kini dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura.

Badan Pemenangan Nasional BPN Prabowo-Sandi membantah batalnya Prabowo ke Singapura karena alasan politik. Anggota BPN, Ferry Juliantono menyampaikan, Prabowo hari ini harus berangkat ke Aceh untuk merayakan kemenangan di negeri serambi Mekah tersebut.

"Pak Prabowo hari ini harus ke Aceh," ujarnya dihubungi Jumat (3/5/2019).

Ferry mengatakan, Prabowo berangkat ke Aceh karena diundang para ulama. Sandiaga Uno telah lebih dulu berangkat untuk merayakan kemenangan pasangan 02. Pasangan Prabowo-Sandi menang telah di Aceh mengalahkan pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Dalam rangka memenuhi undangan ulama dan masyarakat Aceh," ujarnya.

Ferry juga mengaku belum tahu apakah kunjungan Prabowo ke Singapura akan diagendakan ulang. "Saya belum tahu," pungkasnya.

Reporter: Hari Ariyanti

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GUp3QE
May 03, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2GUp3QE
via IFTTT

Saturday, April 20, 2019

Ini Sebabnya Warga di Tegal Lakukan Pemungutan Suara Ulang

Liputan6SCTV, Tegal - Dua TPS di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menggelar pemungutan suara ulang, lantaran temuan tiga orang dengan KTP luar kota yang mencoblos tanpa formulir A-5. 

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Sabtu (20/4/2019), pemungutan suara ulang di Tegal digelar di TPS 24 Desa Dukuhwringi, dan TPS 04 di Desa Blubuk, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 20 April pagi tadi.

Pelaksanaan coblos ulang pemilu tersebut persis seperti suasana pada 17 April lalu. Pemilih mengulangi coblosan untuk lima jenis surat suara. Setiap surat suara, tercetak tulisan pemungutan suara ulang.

Tak berbeda dengan pencobolsan ulang di Tegal, warga Dusun Ciawitali, Desa Pusaka Ratu, Subang, Jawa Barat. Warga tetap antusias datang ke TPS 31 di RT19 RW 04. Setidaknya ada 278 pemilih yang terpaksa kembali datang ke TPS lantaran satu jenis surat suara yang tertukar.

Petugas pengepakan surat suara diduga kurang teliti sebelum pengiriman logistik Pemilihan Umum 17 April lalu. Kekeliruan tersebut diketahui saat hari pemungutan suara. (Galuh Garmabrata)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DsaCCl
April 20, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2DsaCCl
via IFTTT

Saturday, April 13, 2019

VIDEO: Gaya Berjingkrak Sandiaga Uno di Tangerang

[unable to retrieve full-text content]

Kampanye akbar cawapres no urut 02 digelar di alun-alun kota Tangerang hari Sabtu (13/2). Sandiaga Uno sempat berjingkrak di atas panggung bersama pendukungnya.
http://bit.ly/2KBbWZy
April 13, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2KBbWZy
via IFTTT

Tuesday, April 9, 2019

Hutama Karya Teken Proyek Tol Palembang-Bengkulu

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pembangunan jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.700 kilometer (km), yang terdiri dari 2.000 km merupakan lintas utama dan 700 km lintas penghubung.

Jalan tol ini ditargetkan tersambung sepenuhnya dari Lampung hingga Aceh pada 2024. Kehadirannya diharapkan untuk meningkatkan mobilitas, memacu pertumbuhan ekonomi kawasan dan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, setelah Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 8 Maret 2019, ruas tol selanjutnya yakni Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung-Palembang (189,2 km) ditargetkan bisa operasional pada Juni 2019.

"Tol ini terdiri atas dua seksi, yakni Seksi 1 Terbanggi Besar-Pematang Panggang (112,2 km) dengan progres konstruksi 89,06 persen dan Seksi 2 Pematang Panggang-Kayu Agung (77 km) dengan progres konstruksi 90,80 persen," jelasnya lewat keterangan tertulis, Jumat 15 Maret 2019.

Selain Tol Terbanggi Besar-Palembang, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menambahkan, terdapat 3 ruas Tol Trans Sumatera sepanjang 259 km yang ditargetkan operasional pada 2019 ini.

Antara lain, Tol Medan-Binjai Segmen Jalan Veteran-Tanjung Mulia sepanjang 3 km yang rencana selesai Desember 2019. Lalu Tol Kayu Agung-Palembang-Betung segmen Kayu Agung-Jakabaring sepanjang 34 km dengan target rampung Juni 2019, dan Tol Pekanbaru-Dumai segmen Pekanbaru-Petapahan sepanjang 33 km target beroperasi Desember 2019.

Adapun penyelesaian ruas Tol Trans Sumatera lainnya sepanjang 473 km terus dikejar. Seperti Tol Sigli-Banda Aceh (74 km) yang ditargetkan beroperasi 2021, dan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (144 km) yang ditargetkan beroperasi 2020.

Kemudian, Tol Indrapura-Kisaran (48 km), Tol Pekanbaru-Dumai segmen Petapahan-Duri (98 km) dan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung segmen Jakabaring-Betung (78 km) yang ketiganya ditargetkan beroperasi 2020, serta Tol Padang-Pekanbaru segmen Padang-Sicincin sepanjang 31 km yang diharapkan beroperasi pada 2020-2021.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WTPbl1
April 09, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2WTPbl1
via IFTTT

Monday, April 8, 2019

Menko Luhut: Utang Kita Paling Rendah Tapi Masih Digebuki

Menteri Keuangan Sri Mulyani angkat bicara soal utang pemerintah yang menyentuh Rp 4.418,3 triliun di tahun 2018. Menurutnya, rasio utang masih aman selama tidak sampai ke 60 persen PDB (Produk Domestik Bruto).

"Indonesia dengan GDP ratio 30 persen dan dengan defisit yang makin mengecil tentu kita ingin menyampaikan bahwa kita mengelola APBN, keuangan negara dan utang kita secara sangat hati-hati," kata dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (23/1/2019). 

Dalam masalah rasio, utang Indonesia juga terus menanjak sejak 2009, walau masih konsisten di bawah 30 persen. Lebih lengkapnya, berikut daftar utang pada akhir setiap pemerintahan, terhitung sejak 1998 ketika Soeharto lengser.

Era Soeharto: Rp 551,4 triliun (USD 68,7 miliar), setara 57,7 persen PDB.

Era BJ Habibie: USD 938,8 triliun (USD 132,2 miliar), setara 85,4 persen PDB.

Era Gus Dur: USD 1.271,4 triliun (USD 129,3 miliar), setara 77,2 persen PDB.

Era Megawati Soekarnoputri: Rp 1.298 triliun (USD 139,7 miliar), setara 56,5 persen.

Era Susilo Bambang Yudhoyono: Rp 2.608,8 triliun (USD 209,7 miliar), setara 24,7 persen.

Era Joko Widodo (saat ini): Rp 4.418,3 triliun (USD 312 miliar), setara 30 persen.

Pada daftar di atas, terlihat utang tertinggi adalah 85,4 persen, kemudian rasionya terus menurun sejak era Gus Dur, walau angkanya terus meningkat sampai saat ini.

Mengenai utang, Sri Mulyani menyebut utang bukanlah sesuatu yang kotor, apalagi dana dari instrumen utang digunakan sebagai anggaran pembangunan, seperti universitas.

"Utang itu bukan sesuatu yang najis," ujarnya pada acara rapat kerja nasional Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KfkdlH
April 08, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2KfkdlH
via IFTTT

Sunday, March 31, 2019

Tak Lagi Gratis, Begini Cara Beli Tiket MRT Jakarta

Liputan6.com, Jakarta Mass Rapit Transit (MRT) Jakarta tidak lagi bisa dinikmati secara gratis mulai 1 April 2019. Ini menyusul selesainya masa uji coba publik transportasi massal tersebut pada 31 Maret 2019.

Lantas apa saja metode pembayaran yang bisa dipakai masyarakat jika ingin menggunakan MRT?

Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, mulai 1 April 2019, masyarakat yang akan menggunakan layanan MRT Jakarta dapat memilih beberapa alternatif metode pembayaran. ‎

Pertama, menggunakan kartu MRT Jakarta Jelajah Single Trip, dapat diperoleh di mesin tiket otomatis (ticket vending ‎machine) atau loket tiket (ticket sales office) yang ada di seluruh Stasiun MRT Jakarta.‎

"Jadi bisa melalui vending machine maupun di loket," ujar dia di Jakarta, Minggu (31/3/2019).‎‎

Kedua, menggunakan kartu uang elektronik bank seperti JakLingko, E-Money Bank Mandiri, Brizzi Bank BRI, Tap ‎Cash Bank BNI, Flazz Bank BCA, dan JakartaOne Bank DKI yang dapat diperoleh dari‎masing-masing bank dimaksud. ‎

"Kartu [MRT Jakarta ]( 3930298 "")Jelajah Multi Trip belum diperjualbelikan karena dalam proses perizinan," kata dia.‎

Kamaluddin menyatakan, pada saat beroperasi secara komersial besok, layanan MRT Jakarta‎ dapat dinikmati masyarakat mulai pukul 05.30 WIB untuk pemberangkatan kereta pertama dari Stasiun Lebak Bulus dan untuk kereta terakhir pemberangkatan Stasiun Bundaran HI menuju Lebak Bulus pukul 22.01WIB.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WxHYH1
March 31, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2WxHYH1
via IFTTT

Sunday, March 24, 2019

Prabowo: yang Mau Ganti Pancasila, Berhadapan dengan Saya!

Prabowo juga menegaskan kehadirannya dalam kontestasi pemilihan presiden demi membuat Indonesia adil dan makmur. Menurut dia, Indonesia adalah bangsa pemenang yang dapat berdiri gagah.

"Saya ingin tegaskan beberapa hal, perjuangan kita adalah agar Indonesia menjadi bangsa pemenang bukan bangsa kalah. Kita ingin Indonesia menang, kita ingin Indonesia adil makmur," tegas Prabowo.

Perjuangannya kali ini, lanjut Prabowo, tidak dilakoninya sendiri. Menggandeng seorang wakil berlatar pengusaha muda sukses dan mantan wakil gubernur DKI Sandiaga Salahuddin Uno, ia juga dikelilingi tim koalisi partai dan praktisi, profesional yang menjadi kesatuan tim di Badan Pemenangan Nasional atau BPN.

"Saya memiliki tim yang terdiri dari para ahli dan pakar, mereka mengatakan rakyat Indonesia bisa makmur," ungkap Prabowo.

Selain memproklamirkan hal itu, Prabowo juga menyatakan siap memberantas korupsi di Indonesia. Menurut Danjen Kopassus ini, korupsi menjadi salah satu penyebab rakyat Indonesia belum bisa merasakan keadilan dan kemakmuran.

"Kita ingin berantas korupsi, kita tidak ingin rakyat kelaparan, kita tidak akan membiarkan rakyat kita tidak dapat pekerjaan," pungkas Prabowo.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Safari politik di Pekanbaru dan Batam, Prabowo Subianto janji turunkan harga BBM dan stabilkan harga sembako.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HMw4VC
March 24, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2HMw4VC
via IFTTT

Monday, March 11, 2019

Jenazah WNI Korban Kecelakaan Ethiopian Airlines Akan Dimakamkan di Roma

Liputan6.com, Roma - Kakak dari seorang warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines pada Minggu 10 Maret 2019 lalu angkat bicara soal kabar duka yang menimpa keluarganya.

Sebuah Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan oleh Ethiopian Airlines jatuh pada Minggu 10 Maret 2019 pagi waktu lokal, hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Addis Ababa. Semua orang di dalamnya, 157, tewas.

Satu orang WNI yang meninggal dalam targedi tersebut, telah dikonfirmasi sebagai Harina Hafitz, salah seorang staf pada Program Pangan Dunia (WFP) yang berbasis di Roma, Italia.

Dalam kutipan surat bela sungkawa yang diterima oleh Liputan6.com pada Senin 11 Maret, Direktur WFP David Beasley mengatakan bahwa terdapat 7 orang anak buahnya yang tewas dalam tragedi nahas pada Minggu pagi.

Kementerian Luar Negeri RI turut membenarkan laporan itu dan menambahkan bahwa pemerintah Indonesia, via KBRI Roma dan KBRI Addis Ababa, telah berkoordinasi dengan Ethiopian Airlines dan berbagai pihak guna memberikan bantuan yang diperlukan oleh keluarga korban.

Hari Lutfi, adik dari Harina Hafitz menjelaskan bahwa kecelakaan nahas tersebut terjadi ketika korban sedang dalam perjalanan pulang ke Roma usai menghadiri agenda di Afrika.

"Telah berpulang kakak kami yg tercinta si (red: di) Addis Abbeba (red: Ababa) pada kecelakaan pesawat Ethopian airlines 10Maret2019 dalam perjalanan tugas United Nation menuju pulang ke Roma," kata Hari Lutfi dalam unggahannya di Twitter pada 10 Maret 2019.

Ia juga menjelaskan bahwa almarhumah akan dimakamkan di Roma, di mana ia berdomisili sejak puluhan tahun. Mendiang meninggalkan seorang suami berkewarganegaraan Italia dan dua orang anak.

"Semoga kakak kami Harina binti Hafitz diberi kelancaran dalam pemakamannya di Roma ..... aamiin," lanjutnya.

Liputan6.com telah mencoba menghubungi Hari Lutfi, namun belum ada jawaban lebih lanjut.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Italia, Esti Andayani mengatakan, "KBRI Roma akan membantu semaksimal mungkin apapun keputusan keluarga. Namun hingga pagi ini (waktu lokal) belum ada keputusan final," ujarnya lewat pesan singkat kepada Liputan6.com, Senin 11 Maret 2019.

"Mereka (keluarga di Roma) masih menunggu kedatangan keluarga dari Jakarta dan informasi lebih lanjut secara protokoler dari Kantor WFP."

Dubes Esti mengatakan bahwa pihak KBRI Roma masih menunggu semua proses dan prosedur identifikasi serta evakuasi jenazah.

"Sementara KBRI Addis Ababa yang mengawal semua proses di Ethiopia," lanjutnya.

Sementara itu, Juru Bicara Kemlu RI Arrmanatha Nasir mengatakan, "Sampai hari ini, belum ada informasi terkait penemuan jenazah korban WNI tersebut."

Simak video pilihan berikut:

Kementerian Luar Negeri RI telah mengonfirmasi kebenaran satu warga Indonesia menjadi korban jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TsUPgB
March 11, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2TsUPgB
via IFTTT

Wednesday, March 6, 2019

VIDEO: Seperti Apa Hasil Tes Andi Arief di BNN?

Liputan6.com, Jakarta Andi Arief ikuti proses penilaian medis di BNN terkait kasus penyalahgunaan narkoba yang menjeratnya. Seperti apa hasilnya?

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2IUeWzi
March 06, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2IUeWzi
via IFTTT

Monday, March 4, 2019

FOTO: Mengolah Kulit Pisang Jadi Kerupuk

[unable to retrieve full-text content]

Bagi sebagian orang, kulit pisang mungkin hanyalah limbah yang tidak memiliki manfaat dan dibuang begitu saja.
https://ift.tt/2HeC89i
March 04, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2HeC89i
via IFTTT

Thursday, February 14, 2019

Satgas Tinombala Tangkap Kurir Logistik Kelompok Teroris Ali Kalora

Liputan6.com, Jakarta - Satgas Tinombala terus mengejar kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Pegunungan Biru, Sulawesi Tengah. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap seseorang yang dicurigai sebagai kurir logistik kelompok teroris Poso itu.

"Dilakukan penangkapan kurirnya dan dalam pemeriksaan. Ditangkap di Parigi Moutong (perbatasan Poso)," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Namun, Dedi tidak mengungkap identitas kurir tersebut. Dia diketahui sebagai simpatisan Ali Kalora yang bertugas mengirim logistik makanan.

"Logistik untuk kebutuhan, beras, mi, telor. (Dibawa pakai) karung, dipikul. Soalnya jalurnya terbatas, karena hutan," ucapnya.

Selain itu, Satgas gabungan Polri-TNI juga memutus jalur logistik di empat titik menuju tempat persembunyian Ali Kalora cs. Aparat secara teknis juga telah mempersiapkan pendeteksi jalur komunikasi yang dilakukan Ali Kalora cs.

Satgas juga meminta kerjasama masyarakat setempat, khususnya petani yang memasuki wilayah hutan Pegunungan Biru agar membawa perbekalan secukupnya. Satgas juga meminta kerjasama pihak keluarga untuk membujuk 14 kelompok teroris MIT yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buronan polisi untuk menyerahkan diri.

"Ini akan terus dilakukan oleh Satgas dalam rangka untuk mempersempit ruang gerak Ali Kalora cs," kata Dedi.

Sebelumnya, Polri telah mendeteksi adanya empat anggota baru yang bergabung dengan kelompok teroris pimpinan Ali Kalora. Dengan begitu, jumlah kelompok Ali Kalora cs yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kepolisian menjadi 14 orang.

Tak mau kalah, Satgas Tinombala juga mempertebal kekuatan untuk memburu kelompok teroris tersebut. Selain berkoordinasi dengan masyarakat setempat, aparat juga menyebarkan pamflet melalui udara agar kelompok Ali Kalora ini segera menyerahkan diri.

2 dari 2 halaman

Jadi Sorotan

Ali Kalora cs menjadi sorotan publik setelah aksinya membunuh dan memutilasi warga di Desa Salubanga, Sausu, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada Senin 31 Desember 2019. Diduga aksi tersebut untuk mengundang aparat kepolisian mendatangi lokasi.

Esoknya, mereka menembaki petugas kepolisian yang tengah olah TKP dan mengevakuasi jasad korban mutilasi. Dua anggota mengalami luka tembak akibat peristiwa tersebut.

Kontak tembak antara petugas dan kelompok teroris sempat berlangsung sekitar 30 menit. Mereka kemudian melarikan diri ke wilayah pegunungan di perbatasan Kabupaten Parigi Moutong dan Poso. Hingga saat ini, pengejaran terhadap mantan anak buah Santoso alias Abu Wardah itu terus berlanjut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EaFtEj
February 14, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2EaFtEj
via IFTTT

Thursday, February 7, 2019

FOTO: Polisi Bongkar Peredaran Obat Tanpa Izin di Jakarta

1/7

Barang bukti dalam kasus peredaran obat tanpa izin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/2). Polisi menyita 7.797 butir tramadol, 4.116 butir Hexymer, 20 butir alprazolam, 440 butir trihexphenidyl dan 630 butir double LL. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gu8coZ
February 07, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2Gu8coZ
via IFTTT

Wednesday, January 16, 2019

Ombudsman: Temuan Malaadministrasi Kasus Novel Sudah Ditangani Polri

Liputan6.com, Jakarta Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Adrianus Meliala, menyatakan temuan malaadministrasi saat penyelidikan kasus Novel Baswedan sudah tak ada lagi. Menurutnya, Polri sudah melakukan perbaikan setelah pihaknya melayangkan surat atas temuan tersebut.

"Mindik (administrasi penyidikan) menengarai ketidaktepatan penulisan, nomor, dan sebagainya sudah ada perbaikan. Tim pakar juga telah dibentuk Polri," ujarnya di Gedung ORI, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Adrianus menambahkan, temuan malaadministrasi setelah melihat empat aspek. Di antaranya penundaan berlarut penanganan perkara, efektivitas SDM, pengabaian petunjuk dari Novel, dan administrasi penyidikan.

Keempat aspek tersebut, kata Adrianus, sudah ditangani Polri dengan membentuk tim pakar untuk menindak lanjuti penanganan kasus. Dari pembentukan tersebut, dia berharap kasus teror yang menimpa Novel Baswedan bisa terungkap.

"Polri sudah benar, tetapi prosesnya harus bisa mengungkap kasus," ujarnya.

Selain itu, Adrianus menilai penetapan masa kasus perlu dilakukan untuk menciptakan penyelidikan yang progresif. Namun, dia tetap menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian.

"Walaupun masa tugas itu diakhiri dengan tertangkapnya tersangka, sebaiknya musti ada batas waktu. Namun, kami serahkan kepada kepolisian mengenai apa yang lebih bagusnya," katanya menandaskan.

Penyidik Perlu Bertemu dengan Novel Secara Formal

Sementara itu, Adrianus mengungkap, Polri sudah melakukan pemanggilan terhadap korban teror penyiraman air keras, Novel Baswedan secara formal. Namun yang bersangkutan belum bisa hadir yang kemudian menjadi pertimbangan Polri melakukan pendekatan informal.

"Tim pakar dibentuk dan mengadakan rapat. Secara informal juga mempersiapkan kondisi Pak Novel agar bertemu dengan penyidik, tapi belum terealisasi (pertemuannya)," ujar dia.

Adrianus menegaskan, pihaknya tidak mendesak Polri untuk melakukan tindakan atau kebijakan tertentu terkait kasus Novel. Dia menilai, seluruh langkah yang diambil Polri dilakukan atas pertimbangan dari isi berita acara. 

 Reporter: Rifqi Aufal Sutisna

Saksikan video pilihan di bawah ini

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CnvwRF
January 16, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2CnvwRF
via IFTTT

Saturday, January 5, 2019

FOTO: Keseruan Kontes Kaligrafi Tahun Baru di Tokyo

[unable to retrieve full-text content]

Menyambut tahun baru 2019, ada beberapa perayaan diadakan. Salah satunya sebuah kontes kaligrafi yang digelar di kota Tokyo, Jepang
http://bit.ly/2QqgS11
January 05, 2019 at 03:43PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2QqgS11
via IFTTT