Pages

Showing posts with label 2018 at 08:02PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:02PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Tantangan Polri Hadapi Hoaks di Tahun Politik

Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), Bursah Zarnubi menyesalkanbelakangan tahun politik ini menjadi tempat pemecah belah masyarakat. 

"Selama tahun 2018, sebagian besar energi masyarakat Indonesia terserap ke dalam atmosfir kampanye. Tapi faktanya sepanjang tahun politik ini, kita menyaksikan narasi kampanye dipenuhi ujaran kebencian, hoaks, fitnah, kampanye hitam, dan perdebatan minim data," kata Bursah dalam diskusi.

"Kita merasa risau dengan itu, ujaran kebencian dan narasi negatif tersebar dengan massif di media sosial," sambung Bursah.

Dia mengakui, masyarakat kini terfokus dalam pilkada serentak dan persiapan pilpres 2019. Menurutnya, jargon dan kampanye politik bukan lagi bersifat adu program, tapi lebih menonjolkan politik identitas dan SARA.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh masyarakat dapat menjalankan Pemilu 2019 tanpa adanya unsur untuk memecah bela bangsa.

"Terutama generasi muda, harus memperteguh komitmen kebangsaan di tahun politik ini. Pemilu 2019 adalah kontestasi menuju Indonesia yang lebih baik, bukan memecah belah," pungkas dia.

Reporter: Ronald

Sumber: Merdeka.com

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rYMT6N
December 30, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2rYMT6N
via IFTTT

Pohon Jati Roboh Menimpa Rumah di Magelang, Satu Orang Tewas

Liputan6.com, Magelang - Angin kencang yang terjadi di Dusun Kelontong, Desa Jambewangi, Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (30/12/2018), mengakibatkan sebuah pohon jati roboh menimpa rumah milik Ny. Medi.

Selain mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan rumah nonpermanen tersebut, pada kejadian itu mengakibatkan seorang warga meninggal dunia atas nama Sentut (30) dan dua orang luka-luka yakni Serli dan Ajeng (24).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan, angin kencang terjadi di wilayah Kecamatan Secang, sekitar pukul 12.30 WIB mengakibatkan pohon jati berdiameter 80 centimeter roboh.

Ia menuturkan, dalam musibah tersebut mengakibatkan Sentut anak dari Ny Medi meninggal. Sentut sebenarnya tinggal di Yogyakarta dan ke Magelang dalam rangka berkunjung ke rumah ibunya, dilansir Antara.

Ia menuturkan saat kejadian berlangsung satu keluarga tersebut sedang berkumpul di ruang tamu. Rumah nonpermanen tersebut menempati area tanah irigasi. Saat ini Ny Medi mengungsi di rumah tetangganya Heri Suprapto.

Tim Satgas BPBD Kabupaten Magelang setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut langsung menuju tempat kejadian bencana untuk melakukan evakuasi.

Evakuasi korban dilakukan tim gabungan dari unsur BPBD, TNI, Polri, PMI, relawan, dan masyarakat. Menurut dia penanganan lapangan dengan menyingkirkan pohon yang roboh telah selesai dilakukan tim gabungan.

"Semua korban baik yang meninggal dunia maupun yang luka kemudian dibawa ke RSI Kota Magelang," katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Angin puting beliung terjadi di Lombok Utara. Puluhan warga berhamburan menyelamatkan diri. Pusaran angin merobohkan beberapa tenda dan hunian sementara pengungsi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SxmDMw
December 30, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2SxmDMw
via IFTTT

Friday, December 28, 2018

4 Kendala BNPB Evakuasi Korban Tsunami Selat Sunda

Selain itu, daerah terdampak tsunami Selat Sunda akibat Gunung Anak Krakatau ini menyebar, yaitu Pandeglang dan Serang di Provinsi Banten serta Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus di Provinsi Lampung.

"Luasnya wilayah yang dampak tsunami menyebabkan kesulitan dalam penanganan secara bersamaan serta jalan berlumpur pasca tsunami dan cuaca hujan," papar Sutopo.

Menurut dia, tanpa terkena tsunami pun, sejumlah ruas jalan di wilayah Pandeglang, Banten rusak. Apalagi setelah diterjang air laut, kondisinya semakin menyulitkan untuk evakuasi dan penyaluran bantuan.

Pencarian korban tsunami Selat Sunda di perairan yang dilakukan tim SAR bersama TNI, juga terkadang harus menghadapi kendala cuaca.

Meski demikian, tim SAR gabungan mulai berhasil menembus Kecamatan Sumur di Pandeglang, Banten, yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

Tim SAR menyusuri kecamatan paling ujung di Banten ini untuk melakukan evakuasi, droppinglogistik dan mengangkut masyarakat yang sakit ke rumah sakit di Pandeglang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CDD4B2
December 28, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2CDD4B2
via IFTTT

Thursday, December 27, 2018

Permintaan Warga Pinggir Rel di Balik Reaktivasi Kereta Cibatu-Garut

Liputan6.com, Garut - Ratusan masyarakat korban reaktivasi Kereta Api Cibatu-Garut Kota meminta pemerintah provinsi Jawa Barat dan Pemda Garut untuk menyediakan lahan untuk warga yang terkena gusuran pembangunan proyek itu.

"Mohon pak bupati bisa menganggarkan untuk masyarakat terdampak ini," ujar Alimudian, Sekretaris Paguyuban Masyarakat Bantaran Rel, Kamis (27/12/2018).

Menurutnya, pendataan dan pembayaran uang kerohiman yang tengah diberikan PT KAI tidak membuat mereka nyaman, para korban gusuran di sepanjang jalur Cibatu-Garut Kota ini berharap, ada perhatian pemerintah untuk memikirkan nasib mereka.

"Minimal dibuatkan masterplan, seperti halnya bencana, pak Gubernur kan seorang arsitek, dia membuat banyak keindahan, kenapa tidak (membuatkan) untuk masyarakat terdampak ini," kata dia.

Ia berharap pemerintah provinsi Jawa Barat bisa memikirkan nasib mereka, dengan membuat satu kawasan baru yang diperuntukan untuk lahan relokasi seluruh korban gusuran reaktivasi rel kereta ini.

Untuk itu, masyarakat meminta agar PT KAI menghentikan dulu upaya penataan dan pemberian uang kerohiman sebelum tuntutan mereka dikabulkan.

"Nah uang kerohiman itu tetap dilakukan, tapi kita minta (bantuan lahan relokasi) dari pemda dan pemprov (Jawa Barat)," kata dia.

Bupati Garut Rudy Gunawan yang menerima audiensi dari perwakilan paguyuban mengatakan, melihat sisi sosial yang ditimbulkan program reaktivasi itu dan berupaya mencari solusi dengan pemberian bantuan rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni). "Tapi kan mereka (warga terdampak) tidak punya tanah," jelasnya.

Untuk mendukung upaya itu, lembaganya akan segera menyurati pemerintah provinsi Jawa Barat, agar bahu membahu mencari solusi dari persoalan yang dihadapi warganya. "Kami akan ajak warga bertemu pak Ridwan Kamil (gubernur)," ujarnya.

Saat disinggung soal tanggung jawab yang diberikan PT KAI, lembaganya tidak bisa menyalahkan secara langsung minimnya bantuan uang kerohiman yang diberikan perusahaan BUMN itu.

"Kami paham tugas mereka kan mengamankan aset, mereka memegang perjanjian itu, dan dalam perjanjian kan sewaktu-waktu dibutuhkan, harus keluar," papar dia.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Bahkan hari ini, PT Kereta Api Indonesia memberangkatkan 24 kereta dengan berbagai tujuan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RkClwV
December 27, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2RkClwV
via IFTTT

Saturday, December 22, 2018

Presiden Jokowi Ungkap Strategi Hapus Angka Kemiskinan di Indonesia

Liputan6.com, Makassar - Presiden Joko Widodo mengingatkan Kepala Desa dan para pendamping desa yang hadir dalam kegiatan Jambore Desa Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tahun 2018 di Makassar, Sabtu (22/12/2018), semaksimal mungkin mempergunakan anggaran dana desa dengan baik.

"Hati-hati dalam penggunaan dana karena jumlahnya sangat besar dan harus tepat sasaran dalam pemanfaatannya," kata Jokowi dalam sambutannya mengingatkan.

Dia menyebutkan, dalam penggunaan dana desa yang hingga tahun keempat ini sudah mencapai Rp 187 triliun.

Jokowi mengatakan, kedepannya anggaran dana desa akan ditingkatkan lagi jumlahnya sebesar Rp 70 triliun. Hal itu tak lepas dari harapan pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan di Indonesia dengan mengawali memakmuran masyarakat di tingkat desa.

"Kita ingin menurunkan angka kemiskinan di Indonesia dan titik akhirnya kita harap tak ada lagi masyarakat desa yang miskin," ucap kakek Jan Ethes itu.

Ia pun membeberkan sebuah teori ekonomi yang sifatnya sederhana kepada para Kepala Desa yang hadir khususnya terkait pelaksanaan pemanfaatan anggaran dana desa yang diberikan.

Kata Jokowi, perlu memikirkan efisiensi anggaran. Diantaranya jika ingin membangun sebuah jembatan desa atau jalan desa. Maka sebaiknya membeli material atau bahan yang digunakan di lingkungan desa itu sendiri agar tidak mengeluarkan biaya yang besar.

"Di desa itu kan semua yang dibutuhkan ada. Mulai dari pasir, batu-batuan atau material lainnya. Jadi sebaiknya manfaatkan itu untuk efisiensi anggaran," jelas Jokowi.

Ketika bahan material yang dibutuhkan tidak ditemukan di lingkup desanya, bisa membeli di Desa tetangganya. Dan jika tetap tak ada, maka baru melangkah mencari ke lingkup Kecamatan.

"Jadi manfaatkan semua yang ada di Desa. Jangan uangnya justru kembali ke Kota," terang Jokowi.

Selain mengenai material bangunan, ia juga berharap Kepala Desa memanfaatkan tenaga kerja yang ada di Desanya masing-masing untuk ikut dalam pengerjaan infrastrukur Desa menggunakan dana desa yang diberikan.

"Jadi dana desa itu diberikan untuk dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat Desa dengan baik. Manfaatkanlah semua potensi yang ada di Desanya masing-masing," tutur Jokowi.

Jokowi intruksikan kepala daerah agar dana desa tepat sasaran

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PTY3mI
December 22, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2PTY3mI
via IFTTT

Friday, December 21, 2018

Material Urukan Jalan Raya Gubeng Butuh Diangkut Ribuan Truk

Liputan6.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyatakan pengurukan Jalan Raya Gubeng, Kota Pahlawan, Jatim, yang ambles pada Selasa, 18 Desember 2018, membutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat hari.

"Kami menargetkan dalam tiap hari mendatangkan 400 dump truk pengangkut sirtu (pasir dan batu)," katanya saat memantau di lokasi jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jumat (21/12/2018).

Menurut dia, dari hasil perhitungan untuk pengurukan keseluruhan jalan yang ambles, dibutuhkan sebanyak 1.800 dump truk atau setara dengan 36 ribu meter kubik sirtu.

"Jadi kalau sehari 400 truk, maka kita butuh tiga-empat hari. Setelah itu overlay, mungkin cuman dua hari," lanjutnya dilansir Antara.

Untuk memperlancar proses distribusi pengiriman sirtu, ia mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.

Sebab menurutnya, kendaraan dump truk dilarang melintas kawasan kota pada saat jam kerja. "Karena kan ini mengambil sirtu dari luar kota, jadi agak jauh. Tapi sudah dikasih bantuan Polda untuk truk-truk bisa masuk ke Surabaya selama 24 jam," sebutnya.

Risma berharap agar "recovery" atau pemulihan di Jalan Raya Gubeng yang ambles itu bisa selesai dalam kurung waktu satu pekan. Oleh karena itu, pemulihan jalan ini akan dilakukan selama 24 jam nonstop. "Kami usahakan satu pekan kelar, mudah-mudah tidak ada aral melintang apa pun," ujarnya.

Diketahui sudah dua hari ini, Risma memantau dan memimpin langsung proses "recovery" atau pemulihan Jalan Raya Gubeng yang ambles.

Mulai Kamis (20/12/2018) malam hingga Jumat sore ini, terlihat sudah ratusan dump truk datang untuk mengirim sirtu dan beberapa material pengurukan ke Jalan Raya Gubeng.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Pengeboran dilakukan Tim Geologi dari Institut Teknologi Sepuluh November sedalam 30 meter untuk mengambil sample lapisan tanah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2A9YRi6
December 21, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2A9YRi6
via IFTTT

Sunday, December 16, 2018

Perangi Hoaks, Kiai Banten Ajak Warga Ingat Nasihat Syekh Nawawi al-Bantani

Liputan6.com, Pandeglang - Puluhan Kiai dan ustazah kampung mengaku prihatin akan kondisi bangsa yang terus dijejali hoaks yang menyebar melalui media sosial (medsos).

Mereka berkumpul, mengaji kembali dalam berbagai kitab, seperti Sulamu al-Taufiq, karya Habib Syekh Abdullah Bin Al Husain Ba'lawi yang membahas kewajiban hati dan lurus dalam menjalankan agama.

Lalu ada juga kitab Mirqotu Shu'udi al-Tashdiqi, karya Syekh Nawawi al-Bantani, buyut dari Kiai Ma'ruf Amien, yang pernah menjadi imam besar Masjidil Haram.

Dalam kitabnya, Syekh Nawawi al-Bantani membahas bagaimana seharusnya perilaku umat muslim yang dianggap saleh. Yang jelas, menyebar kebencian, apalagi kebohongan atau hoaks bukan perilaku muslim yang saleh.

"Balad mengaji dilakukan berdasarkan keresahan maraknya isu hoaks di medsos yang mengurangi silaturahmi kita," kata Kiai Hamdan Suhaemi, pimpinan Balad Mengaji, saat ditemui di Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (16/12/2018).

Balad Mengaji merupakan gerakan dari Kiai dan ustazah yang biasa memberikan ceramah dari kampung ke kampung, mushola ke mushola hingga majelis taklim ke majelis taklim.

Mereka ingin, masyarakat tidak terputus silaturahminya jelang Pemilu 2019 dan tidak mudah percaya hoaks yang beredar luas di medsos.

"Balad mengaji, bagaimana menguatkan kembali bhineka kebangsaan, karena kita punya tanggung jawab menjaga agama dan menjaga negara," terangnya.

Para Kiai dan ustazah kampung ini berharap masyarakat seluruh Indonesia, terutama di Banten, tidak lagi terpecah dan memutuskan tali silaturahmi jelang Pemilu 2019.

Keutuhan NKRI menjadi hal utama melebihi pertarungan pilpres 2019. Kedua pasang capres dan cawapres juga diminta menggunakan kampanye sejuk, damai, dan tidak menyebar hoaks. Tidak saling menghina dan menjatuhkan satu sama lain.

"Balad mengaji sebagai lokomotif untuk kesadaran umat, bahwa NKRI harus di jaga dan itu harga mati. Karena negara kita merupakan negara kesepakatan, bukan hanya ideologinya saja, tapi juga kultur nya," jelasnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Hadiri deklarasi dukungan keluarga besar Tubagus Chasan Sochib di Banten, Jokowi-Ma’ruf Amin akui perolehan suara di Banten tertinggal 9 persen.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PFAH3X
December 16, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2PFAH3X
via IFTTT

Saturday, December 15, 2018

Menelusuri Aliran Uang Hasil Penipuan Program Rumah Tidak Layak Huni di Garut

Liputan6.com, Garut - Komando Resor Militer (Kodim) 0611/Garut, Jawa Barat mengaku ketiban getah soal dugaan penipuan program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang dilakukan AR, oknum ormas Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI).

Komandan Kodim 0611 Garut Letkol Inf Asyraf Aziz mengatakan, praktek penipuan atas nama program Rutilahu yang dilakukan oknum AR terbilang rapih. Untuk mengelabui korban, AR sengaja menghadirkan orang dari Jakarta yang diklaim perwakilan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Pernah ada acara di Bayongbong, kami diundang sebagai peserta, terus setelah itu  perwakilan dari kami difoto sama mereka, akhirnya disebar, dikatakan itu pencairan bantuan Rutilahu," ujarnya Kamis 13 Desember 2018.

Berdasarkan cerita salah satu korban, oknum AR berhasil menggondol uang hingga Rp 800 juta, dari praktek penipuan program Rutilahu tersebut.

"Saya sempat panggil pemborongnya, ternyata dia pun korban, karena uangnya dipakai buat akomodasi," kata dia.

Dengan adanya temuan ini, lembaganya meminta pihak kepolisian Resort Garut mengungkap sejauh mana keterlibatan oknum AR, termasuk dugaan aliran uang yang dikeluarkan pelaku.

"Kalau perlu kami akan turut melaporkan atas pencemaran institusi Kodim 0611/ Garut," ujarnya.

Hal senada disampaikan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0611 Garut D Kurniawan. Menurutnya, Kodim 0611 tidak tahu menahu mengenai program Rutilahu yang disampaikan oknum AR.

Oknum AR juga sengaja memposting foto dirinya yang tengah bertemu dengan anggota Kodim dengan penjelasan dengan mencairkan program Rutilahu. "Banyak korban tertipu, padahal kami tidak menggulirkan Rutilahu," ujarnya.

Kurniawan mengaku pernah menerima uang yang diberikan panitia, saat menghadiri undangan sosialisasi rutilasi yang digelar oknum AR, namun jumlahnya tidak seberapa.

"Itu kan istilahnya uang duduk tidak benar kami menerima uang sebesar itu, lagi kapasitasnya kan sebagai peserta,” ungkap dia.

Niko Lasdiat, Sekretaris Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Garut menyatakan pengakuan AR disampaikan dalam tekanan pemeriksaan saat penangkapan oleh warga.

"Dia (AR) ngelantur, saya tegaskan bahwa pasiter tidak menerima uang sepeser pun, dan tidak ada hubungannya sama Kodim," ujarnya.

Bukan hanya itu, AR juga menyebut dirinya telah menerima uang hingga Rp 25 juta yang diperuntukan untuk Kepala Dinas Sosial Garut Elka Nurhakim. "Dibilang saya terima uang, padahal uangnya dari mana," kata dia.

AR, oknum pengurus GM FKPPI Garut membuat pengakuan setelah ditangkap warga, soal dugaan aliran sejumlah uang program Rutilahu pemerintah pusat, yang dinikmati pejabat Pemda Garut dan perwira Kodim 0611. Pengakuannya pun tersebar lewat video berdurasi 1.31 detik di WhatsApp.

Dalam pengakuannya, ia memberikan uang Rp 25 juta yang diberikan melalui Niko Lasdiat, Sekretaris GM FKPPI Garut untuk Kepala Dinas Sosial kabupaten Garut Elka Nurhakimah, dan Kasiter Kodim 0611 Garut. Namun dalam prakteknya tidak ada aliran uang yang dituduhkan oknum itu.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Usai dilakukan Operasi Tangkap Tangan oleh tim Saber Pungli Polda Jabar, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Garut Jawa Barat Kamis siang berjalan normal, sementara penanganan perkara OTT pungli dilimpah ke Mapolres Garut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PDmvJ2
December 15, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2PDmvJ2
via IFTTT

Friday, December 14, 2018

Warga Sekitar Homestay yang Jadi Lokasi Pesta Seks di Sleman Tutup Mata?

Liputan6.com, Sleman - Homestay AW, tempak kejadian perkara (TKP) pesta seks masuk di wilayah RT 05 RW 12 Dusun Karangasem, Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman.

Ketua RT Ngadimin (65) justru terkejut ketika para wartawan menyambangi kediamannya dan bertanya soal kejadian penangkapan peserta pesta seks di wilayahnya.

"Saya malah kaget, baru tahu dari teman-teman (wartawan)," ujar Ngadimin, Jumat (14/12/2018).

Ia mengaku tidak tahu menahu soal penggrebekan pesta seks di Homestay AW. Sebab, pengelola Homestay juga tidak melaporkan atau meminta izin kepadanya ketika mengoperasikan rumah sebagai Homestay.

Selain itu, aparat polisi juga tidak melaporkan atau mengajak perangkat warga untuk mendampingi saat penggrebekan pesta seks.

"Beberapa tahun lalu ada penggrebekan sabu-sabu, kami diberi tahu dan ikut mendampingi," tuturnya.

Setelah mengetahui kejadian penggrebekan pesta seks di wilayahnya, Ngadimin berencana untuk memberitahu warga lainnya. Meskipun, ia sadar pemilik homestay belum tentu warga di wilayahnya.

"Tetapi kejadiannya kan di wilayah kami," kata Ngadimin.

Ia berharap pengelola homestay di wilayahnya melaporkan kegiatan kepada RT dan RW. Tujuannya, meminimalkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti kejadian pesta seks atau narkoba.

Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto memberi konfirmasi, tidak semua kasus harus didampingi ketua RT atau perangkat wilayah setempat.

"Apabila aparat tidak memerlukan pendampingan yang tidak apa-apa," kata Yulianto.

Yuli menegaskan, sampai saat ini pemilik Homestay belum diperiksa. Sebelumnya, Polda DIY menangkap 12 orang terduga pelaku pesta seks, Selasa (11/12/2018) malam. Dua orang dari mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Saksikan video pilihan berikut ini:

fenomena pesta seks di Indonesia

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EmJ6Hx
December 14, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2EmJ6Hx
via IFTTT

Wednesday, December 12, 2018

Jembatan Penghubung Roboh, Aktivitas 2 Desa di Aceh Barat Lumpuh

Liputan6.com, Aceh Barat - Jembatan penghubung antar Desa Babah Lhung dan Desa Alue Keumang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat roboh dan ambruk terseret derasnya arus Krueng Sungai Meureubo.

Kepala Desa Alue Keumang, Zulkifli yang dihubungi dari Meulaboh, Rabu, mengatakan tidak ada korban jiwa saat peristiwa tersebut, karena tidak ada warga yang melintas serta kejadiannya pada Selasa (11/12) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Akibatnya jembatan roboh dan kerangkanya hanyut dibawa arus. Saat ini kami terisolir dan listrik padam karena di jembatan itu ada kabel listrik untuk dialiri ke masyarakat dari desa seberang," jelasnya seperti dikutip dari Antara.

Dalam dua desa itu terdapat 120 kepala keluarga (KK) dengan 575 jiwa, jembatan tersebut terhubung dari Desa Menuang Kinco tujuan Desa Alue Keumang dan Desa Babah Lhung, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.

Bencana tersebut sudah berdampak terhadap aktivitas sosial ekonomi serta pendidikan anak-anak warga dari dua desa seberang, meski pun ada jalan alternatif lain tetapi harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk menuju desa seberang.

Jembatan gantung tersebut dibangun 2015, berukuran panjang 1,2 meter dengan lebar 1,5 meter, kontruksi terbuat dari bahan besi, baja dan lantainya terbuat dari papan kayu, selama ini menjadi jalan penghubung antardesa menyeberangi sungai.

"Permasalahan yang sangat krusial saat ini adalah tidak ada listrik, bagaimana warga bisa tinggal dalam gelap saat malam nanti. Aktivitas kantor desa tidak bisa berjalan dan guru sekolah dari desa seberang akan sulit datang ke SD Alu Keumang," keluhnya.

Kejadian tersebut telah dilaporkan kepada pemerintah atasan untuk ditindak lanjuti, sebab masyarakat di kawasan pedalaman tersebut sudah sangat letih hidup dalam ancaman bencana, terutama banjir hingga akses jalan yang masih terbatas.

Zulkifli menyebutkan saat ini aktivitas masyarakat dari dua desa yang hendak ke pusat pemerintahan kecamatan mau pun ke Meulaboh, Ibu Kota Kabupaten sangat terganggu, warga berharap segara adanya penanganan dari pemerintah.

"Kami berharap dibangun jembatan yang permanen dengan kontruksi yang lebih baik. Demikian juga jaringan listrik, jangan sampai lama-lama diperbaiki karena masyarakat sudah sangat terganggu karena bencana ini," terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Bukhari yang dikonfirmasi menyampaikan telah melaporkan peristiwa itu kepada pimpinan dan segera ditindak lanjuti. 

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lebih dari 200 warga di Padang Pariaman, Sumbar, terisolir lantaran jembatan ambruk diterjang banjir.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2C7WKNk
December 12, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2C7WKNk
via IFTTT

Tuesday, December 11, 2018

PWNU Jabar Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Ma'ruf yang menerima dukungan tersebut pun memberikan sejumlah pesan terkait Pilpres 2019, terutama agar kontestasi berjalan kondusif.

"Tetapi seperti sering kali saya sampaikan, bahwa di samping kita harus menang, kita juga harus menjaga suasana yang kondusif. Dilakukan cara beradab santun, jangan menggunakan cara-cara yang tidak beradab, fitnah, hoaks, ujaran kebencian, dan hal-hal yang tidak terpuji," ujar Ma’ruf.

Dia meminta para pendukungnya tidak terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang membuat suasana gaduh.

"Kita tetap menjaga kondusivitas dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara," ucap Ma'ruf.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Eowy3q
December 11, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2Eowy3q
via IFTTT

Hyundai Santa Fe Punya Standar Keselamatan Tinggi

Liputan6.com, Jakarta - Hyundai Santa Fe membuktikan memiliki tingkat keamanan dan keselamatan yang tinggi dalam melindungi penumpangnya. Hal itu dibuktikan lewat serangkaian uji tabrak yang dilakukan Euro NCAP (New Car Assessment Program).

Santa Fe harus rela disiksa untuk membuktikan seberapa amannya ia. Saat diuji frontal kategori penumpang dewasa, dari arah depan, kompartemen penumpang tetap stabil.

Dari dummy yang terpasang, bisa dilihat bahwa mobil ini bisa memberikan perlindungan yang baik pada bagian lutut dan fermurs, baik pengemudi dan penumpang. Tabrakan dari depan ini juga tak memberikan efek fatal pada bagian kepala.

Sedangkan tes tabrak dari arah samping, perlindungan yang baik juga diberikan untuk pengemudi. Tapi airbag samping (tirai) tidak bisa mengembang maksimal. Namun, penilaian geometrik menunjukkan perlindungan kursi belakang yang buruk.

Sistem pengereman darurat, berfungsi dengan baik dalam tes fungsional saat kecepatan rendah, khas mengemudi di kota, yang mana risiko berbenturan dengan kendaraan lain tinggi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Edug6d
December 11, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2Edug6d
via IFTTT

Sunday, December 9, 2018

Duet Maut Napi Rutan Jepara Melarikan Diri Lewat Kamar Mandi

Liputan6.com, Semarang - Seorang narapidana Rumah Tahanan Negara Klas II Jepara dilaporkan melarikan diri dengan cara memotong teralis besi kamar mandi di tempat tersebut.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Jawa Tengah, Heni Yuwono membenarkan kaburnya satu dari dua napi pada Sabtu 8 Desember 2018 dini hari.

"Kami sudah perintahkan kepala rutan untuk segera berkoordinasi dengan Polres dan melakukan pencarian," katanya di Semarang, Minggu (9/12/2018) dilansir Antara.

Dua napi, masing-masing Muhammad Syukur dan Ahmad Syaifudi tersebut berusaha kabur dengan memotong besi teralis kamar mandi.

Namun, Syaifidin dapat ditangkap kembali ketika masih bersembunyi di sekitar kompleks rutan tersebut.

Sementara Syukur yang merupakan napi kasus penggelapan berhasil lolos dan masih dalam pengejaran.

Yeni sudah memerintahkan penyelidikan tentang dari mana kedua napi tersebut memperoleh alat potong.

"Sudah diperintahkan untuk mencari akar masalahnya, apakah ada kemungkinan unsur kelalaian," katanya.

Seluruh lapas dan rutan di seluruh Jawa Tengah, lanjut dia, juga sudah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang.

Saksikan video pilihan berikut ini:

KPK menetapkan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein sebagai tersangka dalam dugaan suap jual fasilitas napi korupsi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RRrOGN
December 09, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2RRrOGN
via IFTTT

Saturday, December 8, 2018

Alasan Habib Bahar Belum Berniat Ajukan Praperadilan

Liputan6.com, Jakarta - Pendiri Majelis Pembela Rasulullah, Habib Bahar bin Smith telah ditetapkan sebagai tersangka terkait isi ceramahnya yang dianggap rasis. Meski begitu, pihak Habib Bahar belum berniat menggugat polisi melalui praperadilan.

"Belum ada (rencana mengajukan praperadilan). Kenapa, karena Habib nggak ditahan," ujar salah satu pengacara Habib Bahar, Azis Yanuar saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (8/12/2018).

Selain itu, Azis juga mengklaim bahwa penetapan tersangka tidak terlalu berpengaruh terhadap aktivitas kliennya. Menurut Azis, Habib Bahar telah siap menghadapi berbagai risiko yang akan terjadi akibat sikap dan pernyataannya.

"Sama sekali nggak ada perbedaan raut dan respons antara dia dapat masalah ini dengan sebelumnya. Sama sekali nggak berubah, tenang saja," ucapnya.

Sejauh ini, tidak ada langkah apa-apa yang tengah dipersiapkan Habib Bahar maupun tim hukumnya setelah penetapan tersangka. Mereka menunggu tindak lanjut dari penyidik Bareskrim Polri yang menangani perkara tersebut.

"Belum ada, nunggu dari penyidik aja. (Seandainya dipanggil lagi untuk melengkapi BAP), ya nggak masalah, akan datang kalau memungkinkan ya. (Habib Bahar) kooperatif selalu," kata Azis Yanuar memungkasi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PqpX9v
December 08, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2PqpX9v
via IFTTT

Wednesday, December 5, 2018

Setelah Thailand dan Vietnam, Indonesia Jadi Tujuan Yamaha Grand Filano Hybrid?

Liputan6.com, Jakarta - Setelah dirilis di Thailand, Yamaha Grand Filano Hybrid menyapa pasar Vietnam. Mengutip dari Motosaigon.vn, skutik ini mengusung nama Yamaha Grande Hybrid.

Tampilannya pun sama seperti Yamaha Grand Filano Hybrid Thailand, dibekali LED headlight, instrumen panel kombinasi analog dan digital lengkap dengan layar TFT.

Menariknya, Yamaha Grande Hybrid telah memiliki sistem pengereman ABS (anti-lock brake system). Biasanya, teknologi tersebut hanya disematkan pada motor premium atau pun sport. Fitur menarik lainnya ialah power-socket charger, keyless, dan lubang pengisian bahan bakar di dek depan, mirip Yamaha FreeGo.

Selain menghadirkan versi hybrid, Yamaha Vietnam juga merilis model terbaru dari Yamaha Grande. Karena bersifat penyegaran untuk tahun 2019, pabrikan berlogo garpu tala itu hanya menyematkan warna baru, yaitu Purple, Blue, Titanium, Pearl White, Black, Red, White, dan Green.

Sementara itu, dapur pacunya tetap mengandalkan model sebelumnya, 1-silinder SOHC 125 cc dan tentunya berteknologi BlueCore. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 8,2 hp dengan torsi maksimum mencapai 10,4 Nm.

Untuk urusan kaki-kaki, Yamaha Grande 2019 dibekali suspensi depan teleskopik dan single-sided monoshock di belakang, layaknya skutik pada umumnya. Sementara itu, bannya sudah tak menggunakan ban dalam alias tubeless berukuran sama depan-belakang, 110/70-12.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zCZm4f
December 05, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2zCZm4f
via IFTTT

Tuesday, December 4, 2018

VIDEO: Nh Dini Meninggal Pada Usia 82 Tahun

[unable to retrieve full-text content]

Sastrawan Nh Dini meninggal pada usia 82 tahun
https://ift.tt/2zIQ9Yh
December 04, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2zIQ9Yh
via IFTTT

Sunday, December 2, 2018

Misteri Kematian Wanita Asal Magelang di Tengah Ladang

Liputan6.com, Boyolali - Satuan Reskrim Polres Boyolali masih melakukan penyelidikan penemuan mayat perempuan diduga korban pembunuhan tergeletak di tengah ladang di Dukuh Banjar Sari, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Minggu (2/12/2018).

Mayat korban yang diketahui bernama Eka Rahma Apriyanti Ivada (24) warga Desa Ngadigunung, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, dan ditemukan pertama kali oleh seorang warga desa setempat, Nardi (60) saat melintas untuk pergi berladang, sekitar pukul 05.30 WIB.

Korban saat ditemukan tergeletak di tengah ladang dengan mengenakan jaket, celana panjang warna hitam, dan berjilbab warna merah, serta masih menggunakan helm di kepalanya.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mojosongo, Polres Boyolali seperti dilansir Antara.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi diwakili Kasat Reskrim AKP Willy Budiyanto, setelah mendapat laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara ke lokasi. Dari tubuh korban tidak ditemukan identitasnya.

Namun, setelah melakukan pengecekan data administrasi melalui identifikasi sidik jari oleh petugas kepolisian itu, diketahui korban bernama Eka Rahma Apriyanti Ivada (24) warga Magelang.

Polisi melakukan pengembangan, dan korban bekerja sebagai kasir di toko bangunan dekat indekosnya, di Kampung Surowedanan, Kelurahan Pulisen, Boyolali Kota. Dari tubuh korban tidak ditemukan adanya luka, tetapi jasadnya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

"Untuk mengetahui penyebab kematian korban harus menunggu hasil autopsi dari dokter forensik di rumah sakit," kata Kasat Reskrim AKP Willy Budiyanto.

Menurut Willy dari pemeriksaan sementara memang ada dugaan perempuan tersebut menjadi korban pembunuhan. Indikasinya korban ditemukan di tengah ladang, dengan posisi korban masih memakai pakaian lengkap serta memakai helm, tetapi tidak menggunakan alas kaki.

Polisi sudah menyisir di lokasi ditemukan mayat itu, tidak ditemukan alas kaki milik korban. Ada dugaan korban dibunuh di tempat lain, kemudian mayatnya dibuang di ladang itu.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dengan memeriksa tempat indekos korban mengungkap kasus dugaan pembunuhan itu.

Selain itu, rekaman CCTV di tempat indekos korban juga diperiksa. Berdasarkan keterangan saksi, korban ini diketahui juga tidak bisa mengendarai sepeda motor.

"Kami masih menyelidiki kasus itu, dan diharapkan dari keterangan saksi dan barang bukti bisa mengetahui penyebab kematian korban," kata Willy pula.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Petugas dari unit Reskrim Polsek Talun yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan bekas jeratan di leher dan tusukan di tubuh korban.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rg10nC
December 02, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2rg10nC
via IFTTT

Saturday, December 1, 2018

Menyambung Silaturahmi dengan Joglosemarkerto

Menurut dia, untuk melintasi jalur trans Jawa Tengah dan Yogyakarta itu menyediakan tiga trainset atau rangkaian kereta. Masing-masing kereta itu berangkat dari Solo, Purwokerto dan Semarang. Kereta yang digunakan untuk melayani jalur tersebut merupakan gabungan dari rangkaian kereta yang sebelumnya melayani jalur lokal di wilayah tersebut.

"Kereta ini memang gabungan dari rangkaian KA Joglokerto dan KA Kamandaka. Selain di Solo, pemberangkatan rangkaian KA Joglosemarkerto juga dilakukan di Purwokerto dan Semarang," ucapnya.

Bambang menyebutkan rangkaian kereta KA Joglosemarkerto terdiri dari rangkaian kereta eksekutif dan ekonomi. Jumlah kapasitas tempat duduk untuk penumpang kereta tersebut mencapai 560 penumpang.

"Rangkaian kereta itu terdiri dari dua kereta eksekutif dengan jumlah 100 penumpang dan sisanya sebanyak tujuh gerbong kereta ekonomi," kata dia.

Sementara itu salah satu anggota komunitas pecinta kereta api, Ilham mengaku senang dengan beroperasinya KA Joglosemarketo, sebab jalur selatan dan utara sekarang sudah tergabung dalam satu rangkaian kereta.

"Ini sangat membantu untuk masyarakat yang akan bepergian via selatan dan utara karena sudah tidak perlu dioper-oper lagi, jadi langsung satu kereta langsung," ujarnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tim pengawas dari Dirjen Perkereta Apian Kementrian Perhubungan, berasama pihak len industri dan woujin, terus melakukan tahap ujicoba sert

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E6FytT
December 01, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2E6FytT
via IFTTT

Tuesday, November 27, 2018

Berkat Hobi Membaca, Siswa SD Juarai Kompetisi Bahasa Inggris Tingkat Nasional

Liputan6.com, Jakarta - Berkat hobi membaca buku dan menonton video berbahasa Indonesia maupun Inggris sejak umur dua tahun, seorang bocah 10 tahun berhasil menjuarai EF Spelling Bee Competition 2018 tingkat nasional.

Meski umurnya masih bocah, tapi Arda Achmad Sandya Mudarso sangat lancar berbahasa Inggris. Maka tak heran jika dirinya berhasil menyabet juara pertama dari grup C (kategori kelas 5-6 SD) EF Spelling Bee Competition 2018.

Yusuf Muhyidin, Direktur Pembinaan Pendidikan Kursus dan Pelatihan (Dit. Bindik Suslat) Ditjen PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada sambutannya, mengucapkan rasa terima kasih serta dukungannya kepada EF English First yang telah menyelenggarakan EF Spelling Bee Competition.

“Kegiatan ini sangat berharga dan sangat penting khususnya bagi anak-anak untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Mereka adalah generasi emas Indonesia yang akan menentukan Indonesia ke depannya. Di era globalisasi sekarang, bahasa Inggris adalah penting untuk berbagai hal, termasuk untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, dan sebagai bekal bekerja, berkarir, di berbagai bidang.”

Kompetisi ini menjadi salah satu kegiatan yang selalu ditunggu para siswa dan orang tua setiap tahunnya. Selain membantu anak untuk lebih berani tampil di depan umum, para siswa juga mendapatkan pengalaman berharga yang bisa memacu mereka untuk terus mengasah kemampuan mereka demi menggapai cita-citanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qi3nVl
November 27, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2Qi3nVl
via IFTTT

Monday, November 26, 2018

Harimau Sumatera Nongol di Jalan dan Kebun Warga di Aceh

Liputan6.com, Aceh - Dua harimau sumatera muncul di jalan dan kebun wilayah Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, dari pantawau menggunakan kamera trap yang dipasang dilokasi, dua ekor harimau tersebut muncul, jantan dewasa dan betina remaja.

"Dalam sebulan terekam 11 kali," ungkap Sapto Aji seperti dikutip laman Antara, Senin (26/11/2018) .

Tim BKSDA Aceh bersama TNI, Polri dan warga sekitar sudah tiga hari ini melakukan penjagaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, serta berupaya menghalau harimau sumatera itu agar kembali ke hutan.

Sapto mengatakan belum dapat dipastikan pasangan satwa dilindungi tersebut menetap atau tidak di lokasi pedalaman Aceh Selatan itu, pihaknya mengindikasikan keberadaan kedua satwa itu karena sedang dalam reproduksi.

"Ini indikasinya harimau betina sedang awal birahi, dibuntuti harimau jantan dewasa yang tertarik. Makanya kami upayakan penghalauan menggunakan petasan agar bisa kembali ke hutan," katanya lagi melalui pesan singkat (SMS).

Ia mengimbau masyarakat setempat untuk tidak beraktivitas sendirian di kawasan perkebunan titik lokasi yang disebutkan itu, kemudian juga tidak melepas ternak di kebun serta sudah harus kembali dari kebun pukul 16.00 WIB.

Hal tersebut perlu dilakukan sebagai upaya bersama menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang berakibat fatal bagi masyarakat setempat, kemudian untuk keberhasilan proses pengusiran kedua harimau sumatera itu dapat dilakukan bersama pihak terkait.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Populasi harimau sumatera di Provinsi Riau terus menurun, karena berbagai faktor diantaranya perburuan liar dan konlflik dengan manusia. Belakangan ini pihak BKSDA Riau merilis penampakan 3 ekor anak harimau Sumatera.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zrbtkA
November 26, 2018 at 08:02PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2zrbtkA
via IFTTT