Pages

Showing posts with label March 03. Show all posts
Showing posts with label March 03. Show all posts

Sunday, March 3, 2019

Kenyamanan Tiada Tara yang Ditawarkan Tol Trans Jawa

Fahri Hamzah: PKS Lebih Dekat dengan Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) yang diinisiasi Fahri Hamzah menggelar deklarasi untuk cabang DKI Jakarta. Dalam kesempatan ini hadir sejumlah politikus seperti Ketua Umum dan Sekjen PAN, Zulkifli Hasan dan Eddy Soeparno serta Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Selain PAN dan Gerindra, Fahri Hamzah mengaku juga mengundang PKS namun Presiden PKS maupun petinggi lainnya tak terlihat hadir. Fahri pun menyinggung bahwa PKS sebenarnya lebih dekat dengan Jokowi.

"Semua diundang, PKS juga diundang. Tapi PKS ini kan menurut saya dengan Jokowi lebih dekat. Kenapa? Karena feodal, enggak terbuka, enggak berani apa adanya. Dan kalau saya boleh ngomong, PKS itu terutama pimpinannya lebih menginginkan Jokowi dari awal. Saya ini kan dipecat gara-gara mereka mulai masuk istana kan," kata dia di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (3/3).

Absennya PKS dalam acara ini menurutnya karena merasa tidak cocok dengan Garbi. Fahri juga menuding orang-orang PKS tak berani berdiskusi.

"Memang enggak cocok, mereka enggak terbuka. Karena mereka enggak berani diskusi, enggak berani terbuka, orangnya tertutup, enggak berani ngomong. Apa-apa nunggu perintah dari atas, ya enggak bisa. Ini zaman baru," jelasnya.

Dalam sambutannya saat deklarasi, Fahri juga menyinggung pihak-pihak yang membenci ormas bentukannya. Terkait siapa pihak yang disindir, Fahri membantah bahwa pihak pembenci tersebut adalah PKS.

"Bukan (PKS). Mereka tidak menganggap khazanah yang positif. Karena mereka enggak bisa. Orang-orang Garbi ini kan egaliter, terbuka, berani, enggak nunggu komando, orangnya inisiatif. Pokoknya kultur yang dibangun kultur yang lebih kosmopolitan lah. Tapi kalau pimpinannya itu feodal, enggak mau ngomong, enggak mau terbuka, ya enggak bisa cocok sama kita," tutup Fahri Hamzah.

Reporter: Hari Ariyanti

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TvPgNu
March 03, 2019 at 11:32PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2TvPgNu
via IFTTT

Bungkam Fulham, Chelsea Panaskan Persaingan 4 Besar Liga Inggris

Panglima TNI dan Waketum PSSI Promosikan Piala Presiden di Malang

Bungkam Fulham, Chelsea Panaskan Persaingan 4 Besar Liga Inggris

Warga Pesisir Kepri Tuntut Trayek Bus ke Pulau Utama

Liputan6.com, Batam - Warga pesisir yang tinggal di pulau-pulau penyangga berharap Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau membuka trayek bus menuju pulau utama, yang dihubungkan dengan rangkaian enam jembatan Barelang.

"Kami berharap ada bus langsung dari Sembulang (Pulau Galang) ke Jodoh," kata warga Sembulang, Gunawan dalam Musrenbang tingkat Kecamatan Galang di Pulau Galang, Kota Batam, Sabtu 2 Maret 2019.

Saat ini, baru terdapat Bus Trans Batam yang melayani trayek Sembulang-Tembesi, juga melalui enam rangkaian jembatan penghubung antar pulau. Menurut dia, itu belum cukup, karena banyak masyarakat pulau yang ingin bepergian ke pusat kota, Jodoh.

"Kami juga ingin merasakan bus ber-AC," kata dia.

Di tempat yang sama, anggota DPRD Kota Batam, Suardi Taherek mendukung keinginan warga untuk pengadaan bus baru yang melayani masyarakat pulau penyangga ke pulau utama, melalui jembatan penghubung antar pulau.

Ia berharap pemerintah mengalokasikan bantuan bus yang diterima dari Kementerian Perhubungan tahun lalu, untuk melayani trayek Sembulang-Jodoh.

"Kemarin ada tambahan bus 10 unit. Kami berharap dua sampai tiga unit untuk warga masyarakat, tanda pemerintah memperhatikan 'hinterland'," kata dia.

Selain membuka trayek baru, ia berharap pemerintah juga mengganti bus yang kini melayani masyarakat Pulau Sembulang.

Menurut dia, bus yang kini melayani transportasi masyarakat pulau penyangga sudah tidak layak pakai, dan membahayakan jika dipaksa mengantar warga.

"Karena bus yang ada sekarang tidak layak pakai. Saya sudah berulang kali sidak, itu bahaya. Dari pada masyarakat kami menjadi korban," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi belum bisa menjawab permintaan warga.

Ia mengatakan pemerintah telah memberikan bantuan kapal berkapasitas 40 orang untuk melayani transportasi masyarakat antarpulau. "Tahun ini ada hibah kapal," kata dia.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VAUIfM
March 03, 2019 at 11:00PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2VAUIfM
via IFTTT

Panglima TNI dan Waketum PSSI Promosikan Piala Presiden di Malang

Sambut FIFA eNations Cup, FA Bentuk Timnas Inggris Esports

Jakarta - Federasi Sepak Bola Inggris (FA) tidak mau tertinggal pada perkembangan e-sports. Mereka berniat membentuk Timnas Inggris e-sports yang diberi nama eLions.

Seperti dilansir BBC, FA tengah mencari 19 pemain untuk mewakili The Three Lions di turnamen FIFA eNations Cup pada April 2019. Nantinya, ke-19 pemain tersebut akan menjalani kualifikasi pada 9 sampai 10 Maret, sedangkan laga final dihelat di London pada 14 Maret 2019.

Game yang akan dimainkan adalah FIFA 19 di PlayStation 4 dan Xbox One. Para peserta seleksi harus berusia di atas 16 tahun. Jika jadi terbentuk, eLions akan menjadi tim e-sports pertama di Inggris.

"FA bangga menjadi organisasi modern dan inovatif yang berusaha untuk melibatkan dan menginspirasi semua generasi penggemar sepak bola," ujar Kepala komersial FA, Mark Bullingham.

"FIFA 19 dimainkan oleh ratusan juta pemain setiap hari dengan banyak pemain pria dan wanita yang memilih timnas Inggris, sehingga kami memiliki peluang besar," lanjutnya.

Turnamen FIFA eNations Cup akan diikuti 16 tim dari berbagai negara anggota FIFA, mulai dari 13 sampai 14 April 2019. Ajang ini menjadi awal sebelum dihelatnya edisi perdana FIFA eWorld Cup 2019.

Sumber: Bola.com

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TmQtqD
March 03, 2019 at 10:30PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2TmQtqD
via IFTTT

Jokowi: Berani Ganti Ideologi, Akan Berhadapan dengan Pemuda Pancasila

Liputan6.com, Jakarta - Calon Presiden nomor urut 01 Jokowi memperingatkan kepada semua pihak untuk tidak coba-coba mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi apa pun.

"Jangan sekali-kali, jangan ada yang coba mengganggu ideologi kita Pancasila. Jangan sampai ada yang berani mengganti ideologi kita Pancasila. Saya yakin, yang berani akan berhadapan dengan Pemuda Pancasila. Sekali layar berkembang, jangan main-main," kata Jokowi ketika menghadiri Deklarasi Relawan PP Untuk Jokowi-Ma'ruf di Istora Senayan Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Jokowi juga mengingatkan kepada semua yang hadir, jika ideologi Pancasila tidak dijaga dengan baik, Indonesia nasibnya akan sama dengan Afghanistan yang terus mengalami konflik berkepanjangan.

"Afghanistan punya tujuh suku di sana, dua suku berkonflik sudah 40 tahun belum selesai sampai sekarang. Sementara Indonesia punya 714 suku," ujar dia seperti dilansir Antara.

Jokowi menuturkan, Ibu Negara Afghanistan Rula Ghani menyampaikan, Afghanistan merupakan negara kaya. Setelah konflik dan perang, ada dua yang dirugikan, yaitu wanita dan anak-anak.

"Itulah mengapa Ibu Negara Afghanistan bilang, kalau ada konflik di Indonesia, apalagi konflik agama, segera diselesaikan," tegas Jokowi.

Karena itu, tak henti-hentinya Jokowi meminta semua pihak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di Pilpres 2019. Bahkan ia mengingatkan untuk terus menjaga tali silahturahmi persaudaraan meski pada pemilihan presiden, banyak yang berbeda pilihan.

Dalam acara deklarasi ini, Jokowi didampingi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, dan Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SGbec9
March 03, 2019 at 10:28PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2SGbec9
via IFTTT

Finalis Puteri Indonesia 2019 Dapat Pembekalan tentang Sosok Pemimpin Ideal

Liputan6.com, Jakarta - Finalis Puteri Indonesia 2019 terdiri dari 39 orang yang telah ditetapkan untuk mewakili 34 daerahnya masing-masing. Mereka siap memasuki masa karantina hingga malam Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) yang diselenggarakan pada 8 Maret 2019. Para finalis ini akan memperebutkan mahkota borobudur persembahan Hartono Wira Tanik (HWT).

Rangkaian kegiatan siap diikuti oleh para finalis selama masa karantina. Salah satunya adalah mengikuti pembekalan mengenai kecantikan dan pengetahuan. Tak hanya itu, pada Minggu (3/3/2019) mereka baru saja mendapatkan pembekalan mengenai Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan berlangsung pada 17 April 2019.

Pembekalan yang diselenggarakan di hotel Century Park Hotel Jakarta Indonesia ini menghadirkan pembicara yang ahli dalam bidangnya, dalam hal ini adalah Donny Gahral Adian, seorang ahli Filsafat dari Universitas Indonesia.

Para finalis diberikan materi dalam bentuk video maupun power point agar dapat memahami dengan lebih ringkas dan padat. Dalam materi tersebut juga memberikan fakta-fakta dari Presiden Joko Widodo selama menjabat dalam periode lima tahun ini.

Alasan diberikan materi tersebut karena Jokowi merupakan presiden yang sangat mengapresiasi karya dari anak muda, di antaranya karena terlihat sering memberikan contoh dengan memakai produk buatan anak bangsa.

"Puteri Indonesia mewakili anak-anak muda yang smart, kreatif dan optimis terhadap masa depannya, ini tentu saja menjadi perhatian Jokowi. Ini adalah hal-hal yang disukai dan didorong Presiden, yaitu agar anak-anak muda berkreasi dan optimis,” ujar Donny saat diwawancarai Liputan6.com.

Kegemaran Presiden dalam mendukung karya anak muda termasuk memberdayakan perempuan Indonesia juga dijadikan inspirasi oleh salah satu finalis Puteri Indonesia.

“Pak Jokowi sangat mengapresiasi perempuan untuk selalu berkarya dan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial. Beliau juga mendukung agar perempuan Indonesia tidak hanya di rumah tetapi juga bisa berkontribusi untuk kemajuan negaranya. Meski begitu, saya ingin semua perempuan yang berkarir agar tidak lupa dengan kodratnya,” tutur Pratiwi Hidayas finalis dari Jawa Tengah.

Kemajuan era digital juga menjadi pokok penting yang harus diperhatikan anak muda. Melalui pembekalan yang diberikan kepada para finalis Puteri Indonesia diharapkan dapat mengenal secara dalam seperti apa sosok ideal pemimpin Indonesia saat ini dan di masa mendatang. (Adinda Kurnia Islami)

Saksikan video pilihan di bawah:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GYCIZa
March 03, 2019 at 10:00PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2GYCIZa
via IFTTT

Orang Tanah Datar Harus Bangga Sebagai Luak Nan Tuo

Liputan6.com, Tanah Datar - Ustaz Abdul Somad (UAS) menyatakan, orang Tanah Datar harus bangga sebagai Luak Nan Tuo atau yang dituakan. Daerah ini memiliki nilai sejarah tinggi di mana dahulu dikenal dengan kerajaan Minangkabau yang berada di Pagaruyung.

"Pada masanya sebagai kerajaan terkuat, bahkan banyak mengirimkan wakilnya ke daerah di luar Minangkabau untuk menjadi raja di waktu itu," kata Abdul Somad di Batusangkar, Sabtu (2/3/2019) malam, dilansir Antara.

Ia mengatakan, menjadi orang Tanah Datar adalah menjadi orang yang tua, karena dia menjadi asal muasal bagi kerajaan lain dulu di Tanah Melayu.

Orang Tanah Datar, menurut dia, tidak menjadi sultan di kampung halamannya, tetapi di negeri orang lain mempunyai kekuasaan.

"Oleh sebab itu menjadi orang Tanah Datar adalah suatu kebanggaan, orangnya yang beradat dan bersuku. Sehingga turunannya itu dulu mencari asal-usulnya ke Tanah Datar ini," ujar ustaz.

Ia merasa tersanjung kehadirannya ke Batusangkar disambut dengan antusias oleh masyarakat Tanah Datar. Ia mengaku banyak belajar dari ulama Minangkabau yang telah dikenal hingga ke mancanegara.

"Semoga kedepannya akan senantiasa lahir tokoh dan ulama besar dari tanah Minang seperti Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi," katanya.

Bupati Kabupaten Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi mengatakan, merasa terharu atas kedatangan Ustaz Abdul Somad.

Meski dalam keadaan kurang sehat sang ustaz masih menyempatkan datang ke Tanah Datar.

"Saya terharu, dalam keadaan sedang tidak enak badan akhirnya bisa menyempatkan diri untuk berceramah di hadapan kita bersama," katanya.

Ia berterima kasih kehadiran UAS yang akan memberikan tausiah kepada masyarakat dalam rangka tiga tahun syukuran kepemimpinan Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma dalam memimpin Tanah Datar.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VxjRHV
March 03, 2019 at 10:00PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2VxjRHV
via IFTTT

Misbakhun Golkar Ajak Teman dan Konstituen Menangkan Jokowi

Live Streaming SCTV Sinetron Orang Ketiga Episode Minggu 3 Maret 2019

Liputan6.com, Jakarta Sinetron Orang Ketiga ditayangkan mulai pukul 22.00 WIB setiap hari.

Orang Ketiga dibintang sejumlah pesinetron top, di antaranya Dian Nitami.

Jangan lewatkan episode Orang Ketiga via live streaming di sini

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GXhX0c
March 03, 2019 at 09:30PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2GXhX0c
via IFTTT

AC Milan Kalahkan Sassuolo, Gattuso: Kami Bisa Lebih Baik

Juventus Bukan Hanya Cristiano Ronaldo

Airlangga Minta Kader Golkar Perjuangkan Visi Misi Nawacita Jilid II Jokowi

Gagal Eksekusi Penalti, Aubameyang Dihibur Sang Anak

Biaya Pembuatan Album Musik Termahal di Dunia, Milik Siapa?

Biaya Pembuatan Album Musik Termahal di Dunia, Milik Siapa?

Bentuk Alat Kelamin Wanita yang Normal Seperti Apa?

Liputan6.com, Jakarta Alat kelamin wanita macam-macam bentuknya layaknya wajah. Bahkan demi memiliki bentuk kelamin yang ideal, Kaum Hawa rela melakukan operasi kosmetik. Sebenarnya bentuk alat kelamin wanita yang normal itu seperti apa?

Maggie Kirkman, seorang peneliti senior di Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan, Monash University, mengatakan wanita mungkin belum terbiasa dengan penilaian pada vulva.

"Vulva termasuk bibir bagian dalam (labia minora) dan bibir luar (labia majora), klitoris, dan lubang vagina. Labia bisa panjang atau pendek, keriput atau mulus, gelap atau terang. Satu sisi seringkali lebih panjang daripada yang lain, konsisten asimetri dengan sebagian besar bagian tubuh. Bagian luar klitoris bisa seukuran kacang polong atau sebesar ibu jari," kata Kirkman seperti dikutip TheConversation.

Menurut Kirkman, wanita yang memilih operasi kosmetik pada alat kelaminnya agar bentuk vulvanya ideal.

Pada 2016, kata Kirkman, satu tim peneliti melakukan survei kepada beberapa dokter bedah dan lebih dari setengahnya melaporkan sedang memberi konsultasi bagi wanita dan gadis yang menginginkan operasi kosmetik genital.

Ketika ingin operasi kosmetik, menurut Kirkman, wanita mencarinya di iklan oline, yakni dokter yang menawarkan prosedur termasuk labiaplasty untuk mengurangi labia minora, mengurangi kap klitoris, dan memperbesar labia majora.

Sebenarnya, tujuan utama labiaplasty adalah mengurangi ukuran labia dengan cara mengangkat kulit berlebih dan membentuknya menjadi lebih muda dan menarik. 

Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Meneliti isi iklan web

Untuk penelitian tersebut, tim peneliti meneliti isi iklan dan dari 31 situs web pada 2016 itu memberi kesan kuat kalau alat kelamin wanita menyimpang dari bentuk ideal.

Meskipun sebagian besar situs web mengakui bahwa vulva secara alami beragam, mereka menggunakan bahasa yang secara patologis terlihat seperti boneka Barbie.

Situs web juga menekankan perlunya menjadi "feminin", dengan vulva yang "rapi". Para dokter seakan memperkuat gagasan perempuan harus terlihat perempuan, tanpa klitoris yang terlihat.

Sebuah situs menuliskan klitoris yang menonjol terasa dan tampak seperti penis yang sangat kecil, yang bisa menyebabkan rasa tidak aman dan kecemasan seksual.

"Labia Minora yang berlebihan, floppy, atau tidak rata" memberi alasan untuk operasi kosmetik, seperti halnya ketidaknyamanan psikologis, emosional, dan fisik. Ini sering digambarkan sebagai "gejala" yang membutuhkan pembedahan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan wanita," kata Kirkman.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ud81m9
March 03, 2019 at 09:00PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2Ud81m9
via IFTTT